Implementasi Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Inklusif di Sekolah Dasar: Tantangan dan Strategi Guru
Abstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi asesmen diagnostik dalam pembelajaran inklusif di sekolah dasar, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru, serta mendeskripsikan strategi yang diterapkan dalam mengoptimalkan pelaksanaan asesmen diagnostik. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain convergent parallel. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran angket kepada guru sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif. Data kualitatif dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sementara data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi asesmen diagnostik berada pada kategori baik, ditandai dengan pelaksanaan identifikasi kemampuan awal, karakteristik, dan kebutuhan belajar peserta didik sebagai dasar penyusunan pembelajaran. Tantangan utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, kesulitan menyusun instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, serta terbatasnya pelatihan mengenai asesmen diagnostik. Strategi yang dilakukan guru meliputi observasi berkelanjutan, pemanfaatan hasil asesmen dalam pembelajaran berdiferensiasi, serta kolaborasi dengan orang tua dan guru pendamping khusus. Temuan penelitian menegaskan bahwa asesmen diagnostik berperan penting dalam mendukung pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Abstract: This study aims to analyze the implementation of diagnostic assessment in inclusive learning at elementary schools, identify the challenges faced by teachers, and describe the strategies employed to optimize diagnostic assessment practices. The study employed a mixed-methods approach using a convergent parallel design. Qualitative data were collected through observations, interviews, and document analysis, while quantitative data were obtained through questionnaires administered to teachers in inclusive elementary schools. Qualitative data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, whereas quantitative data were analyzed descriptively using mean scores and percentages. The findings indicate that the implementation of diagnostic assessment was categorized as good, as reflected in teachers' efforts to identify students' initial abilities, characteristics, and learning needs prior to instruction. The major challenges included limited time, difficulties in developing assessment instruments tailored to diverse student characteristics, and limited professional training on diagnostic assessment. Teachers addressed these challenges by conducting continuous classroom observations, utilizing assessment results to design differentiated instruction, and strengthening collaboration with parents and special education teachers. The findings highlight the significant role of diagnostic assessment in supporting adaptive, inclusive, and student-centered learning in elementary schools.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andiani, D. (2026). Strategi Guru Dalam Mewujudkan Pembelajaran Ramah Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah PAUD. 1(1), 51–55.
Ayuningrum, S., & Hua, M. H. L. (2025). Implementasi Pendekatan Berdiferensiasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus di SD Mardi Waluya: Implementasi Pendekatan Berdiferensiasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus di SD Mardi Waluya. SIPENDAS: Jurnal Kreasi Dan Inovasi Pendidikan Dasar, 1(2), 11–18.
Budiono, A. N., & Hatip, M. (2023). Asesmen pembelajaran pada kurikulum merdeka. Jurnal Axioma: Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 8(1), 109–123.
Chantika, H., Hanim, W., & Hasanah, U. (2024). Teori Pembelajaran Berdiferensiasi dan Pengaruhnya dalam Mengidentifikasi Gaya Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3), 13896–13907.
Fajrina, S., Takdir, S., & Listyasari, W. D. (2026). Kompetensi Profesional Guru dalam Mendukung Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar Ringan dalam Pendidikan Inklusif: A Systematic Literature Review. Media Manajemen Pendidikan, 8(3), 533–547.
Fitriah, U. L., Dewi, R. S. I., & Ekawati, R. (2025). Menyelami Kesiapan Guru Kelas Dasar dalam Adopsi Asesmen Diagnostik di Kurikulum Merdeka. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 94–101.
Gunadi, T., & Matulessy, A. (2026). Membongkar Spektrum Kebutuhan Khusus di Kelas Reguler: Analisis Fungsional ADHD dan Autisme dalam Konteks Pendidikan Inklusif. Miftahul Ulum, 4(1), 1–17.
Gustaman, R. F., Gandi, A., & Ratnaningsih, N. (2025). Implementasi pendidikan inklusif dalam mewujudkan sekolah ramah anak. Jurnal Education and Development, 13(1), 660–666.
Herwina, W. (2021). Optimalisasi kebutuhan murid dan hasil belajar dengan pembelajaran berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175–182.
Hidayat, A. D. W., Akbar, M. A., Azib, M., Zakiyah, H. Q., Ramadhani, R. S., & Asitah, N. (2025). Kompetensi Guru dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Sistematis. Nusantara Educational Review, 3(1), 69–77.
Huda, I. C., & Kumalasari, M. R. (2024). Strategi Efektif dalam Pengajaran di Sekolah Dasar melalui Pemetaan Karakteristik Peserta Didik. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Educational Journal, 5(2), 72–82.
Madihah, H., & Susanto, D. (2026). Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 8(1), 9–21.
Mais, A., Yaum, L. A., Adi, P. N., Wirawan, O. L. W., Pramurdiasti, O., Dwi, R., Chandra, A., Ali, A. Z., ST Fanatus Syamsiyah, P. R., & Wijaya, A. I. N. (n.d.). Pendekatan Pembelajaran Universal Design For Learning Bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus.
Munaroh, N. L. (2024). Asesmen dalam Pendidikan: Memahami Konsep, Fungsi dan Penerapannya. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 281–297.
Ningrum, P., Maulidi Arsih Umaroh Islamiah, S. P., Sugiarti, T., Sos, S., & Habia, J. (2026). Implementasi Asesmen Kurikulum Merdeka: Dari Diagnostik hingga Rapor Pendidikan. Penerbit P4I.
Pujiaty, E., & Kartika, I. (2024). Strategi pengelolaan pendidikan inklusif untuk meningkatkan aksesibilitas di sekolah dasar. Jurnal Tahsinia, 5(2), 241–252.
Purnawanto, A. T. (2022). Perencanakan pembelajaran bermakna dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 15(1), 75–94.
Purnawanto, A. T. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Pedagogy, 16(1), 34–54.
Rahmad, M. (2025). Pendidikan Inklusif Berkelanjutan: Analisis Studi Literatur tentang Praktik Terbaik dalam Mendukung Peserta Didik Berkebutuhan Khusus. Educational Multidisciplinary Approaches in Research, 29–38.
Rahman, R., Sirajuddin, S., Zulkarnain, Z., & Suradi, S. (2023). Prinsip, Implementasi dan Kompetensi Guru dalam Pendidikan Inklusi. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(2), 1075–1082.
Samsiskan, D., Khairiyah, N. U., & OK, A. H. (2026). Inklusif Dan Layanan Anak Berkebutuhan Khusus. Kognisi: Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Konseling, 2(2), 20–30.
Saragih, D. E., Fitriani, Y., & Rochyadi, E. (2024). Asesmen pendidikan pada anak dengan slow learner. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(3), 363–370.
Seffi, S., & Perseveranda, M. E. (2025). Tantangan Pelaksanaan Asesmen Diagnostik dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di SMAN 2 Fatuleu Barat. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(4), 3581–3588.
Setyo, B., Andini, E. O., & Dini, H. A. (n.d.). Asesmen Diagnostik terhadap Keberhasilan Pendidikan Inklusi bagi Children with Special Needs Ainul Yakin.
Shofi, A., Padilah, C. K., Laborahima, M. J., Nurhalimah, S., & Azis, A. (2025). Pendidikan inklusi sebagai wujud keadilan pendidikan. Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi Dan Humaniora, 2(1), 267–276.
Shunhajir, A., & Saifullah, I. (2025). Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menjaga Kualitas Belajar Peserta Didik Di SD Insan Cendekia Madani Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 212–222.
Triani, R., & Mariyani, M. (2025). Penerapan Asesmen Diagnostik Non Kognitif Sebagai Upaya Analisis Kebutuhan Siswa. Journal of Moral and Civic Education, 9(2), 222–232.
Ulfha, M., Sumarni, W., & Isdaryanti, B. (2025). Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Sistematik Tahun (2021-2025). Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1115–1125.
Ummah, K., Al-Fatih, M. L., Remiswal, R., & Khadijah, K. (2026). Evaluation of Islamic Religious Education Learning through Diagnostic Assessment: Opportunities and Challenges. TOFEDU: The Future of Education Journal, 5(2), 3318–3323.
Widiastuti, A., MR, M. I. F., Azizah, P. I., Kurniawan, S., Rohmah, Y. L., & Andjasmara, A. E. (2025). Optimalisasi Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui Implementasi Asesmen Diagnostik Di SMP. Jurnal Wawasan Pendidikan, 5(2), 794–806.
Wijaya, N. C. M., & Ridha, A. R. (2024). Pentingnya Asesmen Dalam Menyusun Program Pembelajaran Di Sekolah Inklusi Sd Al Firdaus Surakarta. Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 88–98.
Yahya, M., & Martha, A. (2025). Guru profesional dengan tantangan tugas, fungsi, serta perannya dalam meningkatkan kompetensi pendidikan. Jurnal Edumatika, 1(2), 60–70.
Yogi, Y. I. (2025). Analisis kesulitan guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas inklusif. Jurnal Ilmiah El Makrifah PGMI, 2(1), 97–108.
Yuda, F. J., & Sesmiarni, Z. (2025). Bukan Cuma Tanggung Jawab Sekolah: Keterlibatan Orang Tua Kunci Sukses Pendidikan Inklusif. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 23(4), 101–112.
Zainuddin, A. H. (2025). Peran guru sekolah dasar dalam pembelajaran inklusif: sebuah tinjauan literatur. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 5(3), 186–196.
DOI: https://doi.org/10.31764/telaah.v11i2.40733
Refbacks
- There are currently no refbacks.
_________________________________________________________
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN (Online) 2620-6226 | ISSN (Print) 2477-2429
Email: [email protected]
Tel / fax : (0370)-633723 / (0370)-641906

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








