Tradisi Belis dalam Perkawinan Adat Suku Weelewo

Maria Lede, Zaini Bidaya, Zakaria Anshori

Abstract


Abstrak

Belis merupakan tradisi yang memiliki nilai-nilai luhur dan bentuk penghargaan terhadap perempuan.Permasalahan proses tradisi belis dalam perkawinan Adat Suku Weelewo.Mengapa masyarakat Desa Sangu Ate masih mempertahankan tradisi belis dalam perkawinan. Tujuan penelitian yang peneliti kemukan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan proeses tradisi belis dalam perkawinan Adat Suku Weelewo pada masyarakat Desa Sangu Ate. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Metode pengumpulan data yang digunakan ini adalah observasi, wawancara,dokumentasi yang terstruktur.Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melalui reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan sehingga tersusun rangkaian sistematika. Hasil penelitian ini dapat  disimpulkan bahwa tradisi belis dalam perkawinana Adat Suku Weelewo pada masyarakat Desa Sangu Ate, ini terbagi yang mahal  sangat mahal dan keberlakuannya tetap wajib bagi siapa saja yang ingin menikah dengan putri-putri  yang ada dimasyarakat  Desa  Sangu Ate. Karena dengan Belis ini, mereka menganggap sebagai kesungguhan dari pria yang ingin menikahi putri-putri mereka. Masyarakat Desa  Sangu Ate masih mempertahankan Belis dalam perkawinan Suku Weelewo,selain itu Belis ini menciptakan keluarga yang kukuh hingga akhir hayat dalam ikatan keluarga yang kuat.

 

Kata Kunci: Tradisi Belis; Perkawinan Adat Weelewo

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_________________________________________________________

Jurnal Civicus
ISSN 2614-509X (Online)
Email: [email protected]
Tel / fax : (0370)-633723 / (0370)-641906

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.