PERAN GURU PKn DALAM MODEL PENGAJARAN ADVOKASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISU-ISU SOSIAL PADA SISWA

Nurwahidah Nurwahidah, Zedi Muttaqin

Abstract


Model pembelajaran advokasi ini menuntut para siswa fokus topik yang diperdebatkan adalah isu-isu sosial sesuai kebutuhan siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru dalam model pengajaran advokasi untuk meningkatkan pemahaman isu-isu sosial pada siswa kelas VIII di MTs Nahdlatul Mujahidin NW Jempong Mataram. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, tehnik penentuan subjek penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan tehnik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data yang  digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PKn dalam mengajar mengutamakan membina sikap sesuai nilai-nilai pancasila, melakukan pendekatan emosional. Memberi contoh perilaku teladan yang baik, membiasakan datang tepat waktu, disiplin, membina siswa melakukan belajar kelompok, melakukan penilaian sikap, memberikan motivasi, atau nasehat, rutin melakukan kegiatan sosial dan keagamaaan, seperti sholat duha, sholat dzuhur dan sholawatan/ yasinan setiap jum,at serta aktif dalam kegiatan hari besar keagamaan islam lainnya, pembinaan sikap juga melalui upacara bendera dengan memberi motifasi dan nasehat dan sikap siswa.

 

This advocacy learning model requires students to focus on the topic being debated are social issues according to student needs. The purpose of this study was to determine the role of teachers in using an advocacy teaching model to improve understanding of social issues in class VIII students at MTs Nahdlatul Mujahidin NW Jempong Mataram. This research method uses a qualitative method with a descriptive approach, the technique of determining the subject of this study using purposive sampling with data collection techniques namely observation, interviews and documentation, data analysis used is data reduction, data presentation and conclusions or data verification. The results showed that PKn teachers in teaching prioritized developing attitudes according to Pancasila values, taking an emotional approach. Give examples of good exemplary behavior, get used to arriving on time, discipline, foster students to do group learning, conduct attitude assessments, provide motivation, or advice, routinely carry out social and religious activities, such as duha prayer, midday prayer and prayer / prayer every Friday, and also active in other Islamic religious holidays, attitude building also through flag ceremonies by giving motivation and advice and attitudes of students.


Keywords


Peran Guru; Pengajaran; Advokasi; Pemahaman; Isu Sosial

Full Text:

PDF

References


M. Unwakoly, “Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Model Pembelajaran Advokasi Bagi Siswa Kelas III SDN Bendo 2 Kota Blitar,” SKRIPSI Jur. Kependidikan Sekol. Dasar Prasekolah-Fakultas Ilmu Pendidik. UM, 2013.

E. Tandililing, “Pengembangan Kemampuan Koneksi Matematissiswa Melalui Pendekatan Advokasi Dengan Penyajian Masalah Open-Ended Pada Pembelajaran Matematika,” in Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY, 2013, vol. 9.

Y. Benamen, “Penggunaan Model Pembelajaran Advokasi Untuk Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas III SDN Madyopuro 1 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.,” SKRIPSI Jur. Kependidikan Sekol. Dasar Prasekolah-Fakultas Ilmu Pendidik. UM, 2011.

P. D. Sugiyono, “Metode Penelitian dan Pengembangan,” Res. Dev. D, 2015.

Sugiyono, “Metode penelitian kombinasi (mixed methods),” Bandung Alf., 2015.

P. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 2013.

P. Sugiyono, “Dr. 2010,” Metod. Penelit. Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung CV Alf.

N. Sudjana, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. 2010.

M. B. Milles, “Huberman. 1984. Qualitative Data Analysis.” London: Sage Publication.

F. Y. Fauzi, I. Arianto, and E. Solihatin, “Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Upaya Pembentukan Karakter Peserta Didik,” J. PPKN UNJ Online,(Online), vol. 1, no. 2, 2013.

S. Budiarti, “Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Mencegah Terjadinya Bullying Pada Siswa (Studi kasus di SMK Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun 2013).” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2013.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_________________________________________________________

Jurnal Civicus
ISSN 2614-509X (Online) | ISSN 2338-9680 (Cetak)
Email: [email protected] | Contact: 085238445360
Tel / fax : (0370)-633723 / (0370)-641906

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.