PENGUATAN LITERASI PERBANKAN SYARIAH PADA REMAJA ISLAM MUSALA HIKMATUL IMAN KOTA DEPOK

Adhis Darussalam Pamungkas, Harmi Ibnu Dja’far, Nur Rizkiyah, Ahmad Fahrudin, Loecita Sandiar

Abstract


ABSTRAK

Pelaksanaan PKM bertujuan untuk mensosialisasikan tentang literasi perbankan syariah kepada remaja Musala Hikmatul Iman. Lokasi mitra pengabdian masyarakat berada di jalan Kembang Lio, RT/RW 4/13, Kecamatan Pancoran Mas, Kelurahan Depok, Kota Depok. Remaja Islam adalah komunitas yang rutin mengadakan kegiatan keagamaan seperti kajian dan panitia hari raya Islam. Remaja merupakan bibit penting dalam regenerasi umat Islam, sehingga tim PKM merasa perlu memberikan ilmu pengetahuan mengenai literasi perbankan syariah. Pokok bahasan PKM  yang disampaikan kepada adalah konsep perbankan syariah dan produk-produk bank syariah. Luaran kegiatan adalah peningkatan pengetahuan para peserta mengenai literasi perbankan syariah. Indikator literasi perbankan syariah berdasarkan pemahaman dasar finansial, pemamahaman pembiayaan, wawasan mengenai penanaman modal, dan Pemahaman asuransi. Setelah tim PKM bermusyawarah dengan para pengurus Musala, maka diputuskan pemberian wawasan dan keterampilan disampaikan kepada para peserta dengan cara daring melalui aplikasi Zoom, hal itu disebabkan karena lonjakan kasus pandemi Covid-19 yang harus diwaspadai pada penghujung tahun 2021. Peserta yang mengikuti kegiatan PKM berjumlah 20 orang, yang terdiri dari usia sekolah SMP – SMA. Hasil dari kegiatan PKM adalah, sebanyak 16 orang dari 20 orang peserta berhasil meraih nilai 76 – 100 (kategori baik), dan sisanya 4 peserta mendapat nilai 60 – 75 (kategori cukup).

 

Kata kunci: literasi perbankan syariah; musala; PKM; remaja islam.

 

ABSTRACT

The implementation of PKM aims to socialize Islamic banking literacy to young people at Musala Hikmatul Iman. The location of community service partners is on Jalan Kembang Lio, RT/RW 4/13, Pancoran Mas District, Depok Village, Depok City. Islamic youth is a community that regularly holds religious activities such as studies and committees for Islamic holidays. Teenagers are important seeds in the regeneration of Muslims, so the PKM team feels the need to provide knowledge about Islamic banking literacy. The subject of the PKM discussion that was conveyed to the participants was the concept of Islamic banking and Islamic bank products. The output of the activity is an increase in participants' knowledge about Islamic banking literacy. Islamic banking literacy indicators are based on a basic understanding of finance, understanding of financing, insight into investment, and understanding of insurance. After the PKM team consulted with the Musala management, it was decided that the provision of insight and skills would be conveyed to the participants online via the Zoom application, this was due to the spike in cases of the Covid-19 pandemic that had to be watched out for at the end of 2021. Participants who took part in the PKM activities amounted to 20 people, consisting of junior high school - high school age. The results of the PKM activity were, as many as 16 of the 20 participants managed to get a score of 76-100 (good category), and the remaining 4 participants got a score of 60-75 (enough category).

 

Keywords: islamic banking literacy; musala; PKM; islamic youth.


Keywords


islamic banking literacy; musala; PKM; islamic youth.

Full Text:

PDF

References


Alifah, Siti., Pamungkas, A. D. (2020). Pengenalan Literasi Keuangan Pada Yayasan Tahfidzul Qur’an Ar-Rahmani. Community Development Journal: Universitas Pahlawan, 1(2). Retrieved from https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/view/704

Arifin, D. (2016). Substansi Akad dalam Transaksi Syariah. Al-Amwal : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syari’ah, 6(1), 165–183. Retrieved from http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/amwal/article/view/256

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa Akad Jual Beli Murabahah . 111/DSN-MUI/IX/2017.

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. (2019). Literasi dan Edukasi Keuangan Syariah Akan di Dorong dengan Implementasi MEKSI. Kneks: 2019.

Marlina L. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Non Muslim Menjadi Nasabah Bank Syariah Di Tasikmalaya. Eqien Jurnal Ekonomi dan Bisnis . 7. 33–40.

OECD P. (2015). Assessment and analytical framework: science. 24–25 p.

OJK. (2019). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2019. Surv. Rep.: 1–26.

Pamungkas, A, D. et al. (2021). Pengenalan Literasi Keuangan di SMA/K Driewanti Bekasi. Proceedings of Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPM-3). Retrieved from https://repository.ummetro.ac.id/files/artikel/3264.pdf

Panghayo, N, A, Musdholifah, M. (2018). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pemilihan Layanan Keuangan Syariah. Al-Uqud Journal of Islamic Economics. 2. 152–167.

Rapih, S. (2016). Pendidikan Literasi Keuangan Pada Anak: Mengapa dan Bagaimana?. Scholaria. 6(2), 14–28.

SASKIA, S. (2020). Analisis Perbandingan kinerja keuangan perbankan Syariah dengan perbankan Konvensional (Doctoral dissertation, Institut agama islam Negeri (IAIN Palopo)).

Wahyu R. (2019). Analisis Tingkat Literasi Keuangan Syariah Masyarakat Kota Banda Aceh. Univ. Islam Negeri Ar Raniry 8: 55.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i3.10440

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: