IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN NETIKET DALAM MASYARAKAT DIGITAL DI SMK PARIWISATA HARAPAN DENPASAR

Ketut Queena Fredlina

Abstract


ABSTRAK

Teknologi digital yang canggih telah membawa perubahan besar dalam cara komunikasi masyarakat. Dengan adanya internet, media sosial, dan aplikasi chatting, masyarakat dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan mudah dan cepat dengan orang-orang dari berbagai negara dan budaya yang berbeda. Berkembangnya teknologi ini menimbulkan berbagi permasalahan salah satunya adalah orang dapat berbicara dan bertindak semaunya di dunia maya dengan komentar kasar, menyudutkan, sampai menyinggung SARA. Oleh karena itu, segala aktivitas digital membutuhkan etika digital yang harus diterapkan agar dapat berjalan dengan baik dan benar. Setiap individu harus memahami dan menerapkan etika yang baik dalam setiap aktivitas di dunia digital sehingga dibutuhkan sebuah pelatihan mengenai tantangan netiket serta bagaimana implementasinya agar dapat menjaga keharmonisan dan kesejahteraan dalam masyarakat. Pada kegiatan kali ini dilaksanakan di SMK Pariwisata Harapan Denpasar karena masih banyak siswa di SMK Pariwisata Harapan Denpasar belum mengetahui dampak negatif dari penggunaan teknologi yang tidak bertanggung jawab. Remaja merupakan generasi yang akan menentukan masa depan teknologi dan memainkan peran penting dalam bagaimana teknologi digunakan dan diterima dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan pelatihan. Menyediakan mereka dengan pelatihan tentang etika digital adalah sangat penting untuk memastikan bahwa mereka menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab dan bijak. Dengan dilaksanakannya pengabdian ini, tujuan pengabdian seperti mengedukasi siswa, meningkatkan kesadaran netiket, mendorong penerapan netiket, serta membangun kesadaran tentang dampak negative dari pelanggaran netiket dapat tercapai.

 

Kata kunci: etika digital; literasi, netiket.

 

ABSTRACT

The advancement of digital technology has brought about significant changes in the way society communicates. With the internet, social media, and messaging applications, people can easily and quickly interact and communicate with individuals from different countries and cultures. However, the development of this technology has also given rise to various issues, and one of them is the freedom for individuals to speak and act as they please in the online world, using offensive language, engaging in cyberbullying, or making discriminatory remarks. Therefore, every digital activity requires digital ethics that need to be applied to ensure smooth and responsible conduct. Each individual must understand and practice good ethics in every digital activity, making it crucial to provide training on the challenges of netiquette and its implementation in order to maintain harmony and well-being in society. The chosen venue for this activity is SMK Pariwisata Harapan Denpasar as many students in the school are still unaware of the negative impacts of irresponsible technology use. Teenagers represent the generation that will determine the future of technology and play a vital role in how technology is utilized and accepted in society. The method employed in this community service is through training. Providing them with training on digital ethics is essential to ensure that they become responsible and wise technology users. By implementing this community service, the objectives of educating students, raising awareness of netiquette, promoting its implementation, and building awareness of the negative consequences of netiquette violations can be achieved.

 

Keywords: digital ethics; literacy; netiquette.


Keywords


digital ethics; literacy; netiquette.

Full Text:

PDF

References


Alinurdin, A. (2019). Etika Penggunaan Internet (Digital Etiquette) di Lingkungan Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(2), 123. https://doi.org/10.32493/jpkn.v6i2.y2019.p123-142

Astajaya, I. K. M. (2020). ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL. WIDYA DUTA, 15(1), 81–95.

Kurnia Azzahra, F., Muti, T., & Budiarto, S. (2022). KONTROL DIRI DALAM MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI ETIKA DIGITAL. In Jurnal Spirits (Vol. 12).

Kusumastuti, F., Santi, &, Astuti, I., Santi, I., Astuti, Y. D., Astuti, M. A., Birowo, L., Esti, P., Hartanti, N. M., Ras, A., & Kurnia, N. (2021). Etis Bermedia Digital.

Queena Fredlina, K., Werthi, K. T., Astuti, H. W., Primakara, S., Bumi, U. S., & Jurai, R. (2021). LITERASI DIGITAL BAGI PENDIDIK INDONESIA DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PASCA PANDEMI. In Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS) (Vol. 2, Issue 2). Oktober.

Ratulangi, A. G., Kairupan, B. H. R., & Dundu, A. E. (2021). Adiksi Internet Sebagai Salah Satu Dampak Negatif Pembelajaran Jarak Jauh Selama Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Biomedik:JBM, 13(3), 251. https://doi.org/10.35790/jbm.13.3.2021.31957

Rianto, P., Studi, P., Komunikasi, I., Psikologi, F., & Budaya, S. (2019). LITERASI DIGITAL DAN ETIKA MEDIA SOSIAL DI ERA POST-TRUTH. In Jurnal Ilmu Komunikasi (Vol. 8, Issue 2).

Setiawan Saputra, T. (2022). LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN ETIKA BERDIGITAL BAGI PELAJAR DI KOTA PALEMBANG. 6(3). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.8203

Ulya Ahyati, I., & Sya’rawi, H. (2022). ETIKA BERINTERNET (NETIKET) DALAM KOMUNIKASI DARING DI POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN Inayatul Ulya Ahyati (1) , Huda Sya’rawi (2). In Print) Jurnal INTEKNA (Vol. 22, Issue 1). Online. http://ejurnal.poliban.ac.id/index.php/intekna/issue/archive

Yora Turnip, E., & Siahaan, C. (2021). EZRA YORA TURNIP, CHONTINA SIAHAAN 38 ETIKA BERKOMUNIKASI DALAM ERA MEDIA DIGITAL.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.15410

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: