Editorial Policies

Focus and Scope

Jurnal yang diterbitkan adalah Karya asli yang belum dipublikasikan dan berkaitan dengan pendidikan bahasa indonesia, linguistik, dan sastra.  

 

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Paper yang masuk akan direview oleh editor. Apabila paper memenuhi syarat, akan dilanjutkan kepada reviewer. Paper yang terbit adalah paper yang lolos dari reviewer.

 

Open Access Policy

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.

 

Archiving

This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. More...

 

periode terbit

Jurnal Ilmiah Telaah terbit dua kali setahun yakni bulan Januari dan Juli.

 

etika publikasi

Tanggung jawab Penulis
  
1.Standar Pelaporan:
 Penulis yang menulis laporan penelitian harus menyajikan laporan akurat dari pekerjaan yang telah dilakukan serta membahas mengenai tujuan dari signifikansi penelitian. Data yang mendasari harus diterangkan secara akurat pada naskah laporan penelitian. Laporan penelitian harus memuat detil dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain untuk meniru pekerjaan. Laporan yang berisikan kecurangan atau kesengajaan mengenai data yang tidak akurat merupakan perilaku tidak etis dan tidak dapat diterima.
2.Akses Data dan Retensi:
 Apabila diperlukan penulis diminta untuk memberikan data mentah yang berhubungan dengan keperluan editorial. Penulis harus siap untuk menyediakan data tersebut dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.
3.Orisinalitas dan Plagiasi:
 Para penulis harus memastikan bahwa karya yang ditulis sepenuhnya asli dan apabila penulis menggunakan pekerjaan dan atau kalimat dari orang lain maka harus menggunakan sitasi atau dikutip dengan benar.
4.Penerbitan ganda atau kesamaan konten:
 Seorang penulis tidak seharusnya mempublikasikan naskah yang menggambarkan intisari penelitian yang sama pada lebih dari satu jurnal atau penerbit. Mengirimkan naskah yang sama kepada lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan tidak etis dan tidak dapat diterima.
5.Pengakuan Sumber:
 Pengakuan yang tepat atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi atau ide yang berpengaruh dalam menentukan hakikat dari pekerjaan yang dilaporkan.
6.Penyusun Laporan:
 Nama penulis yang dicantumkan harus dibatasi kepada mereka yang telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap konsep, desain, pelaksanaan, atau interpretasi penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah berkontribusi secara signifikan harus terdaftar sebagai co-author. Pihak yang telah berpartisipasi dalam aspek-aspek substantif tertentu dari proyek penelitian harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis utama harus memastikan bahwa co-author yang namanya tercantum dalam laporan adalah yang benar-benar layak untuk dicantumkan, dan bahwa semua co-author telah melihat dan menyetujui versi final laporan dan telah sepakat untuk mempublikasikan laporan tersebut.
7.Pengungkapan dan Konflik Kepentingan:
 Semua penulis harus mengungkapkan dalam naskah laporan mengenai setiap konflik keuangan atau konflik substantif kepentingan yang mungkin diperkirakan dapat mempengaruhi hasil atau interpretasi naskah laporan.
8.Kesalahan mendasar dalam karya yang diterbitkan:
 Ketika penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam karya yang diterbitkan, penulis berkewajiban untuk segera memberitahukan kepada editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki karya tersebut.
9.Risiko dan Manusia atau Hewan sebagai Subjek:
 Jika penelitian melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang berisiko tinggi dalam penggunaannya, penulis harus menyebutkan hal tersebut dalam naskah laporan.

 

kebijakan mengakses (open acces policy)