Sosialisasi Pentingnya Konsumsi Protein Hewani Sejak Usia Dini Dalam Rangka Memperingati Hari Telur Sedunia Di TK Negeri Pembina Majene, Kec. Banggae Timur, Kab. Majene, Prov. Sulawesi Barat.
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman tentang pentingnya konsumsi protein hewani sejak usia dini, yang berdampak pada masalah gizi seperti stunting serta rendahnya daya tahan tubuh dan kemampuan kognitif anak. Kondisi ini ditemukan pada peserta didik di TK Negeri Pembina Majene, dimana masih terdapat anak yang sering sakit dan kurang optimal dalam menerima pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa serta pihak sekolah mengenai pentingnya konsumsi protein hewani, khususnya telur, sebagai sumber gizi utama. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif melalui penyampaian materi menggunakan media power point, video animasi, banner, serta diskusi interaktif dan tanya jawab. Kegiatan juga dilengkapi dengan pembagian telur sebagai bentuk edukasi langsung kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap pentingnya konsumsi protein hewani untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, yang terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi . Selain itu, telur dikenalkan sebagai sumber protein yang mudah diperoleh, bernilai gizi tinggi, dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan konsumsi gizi seimbang sejak dini sebagai upaya pencegahan masalah gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Keywords
Animal Protein, Early Childhood, Eggs, Nutrition Education, Stunting
DOI: https://doi.org/10.31764/jadm.v7i1.38958
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ruth Dameria Haloho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






