PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI MAKANAN BERGIZI PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI DAN BALITA DI DI RW 1 LEMBAH SARI RUMBAI KOTA PEKANBARU

Tengku Hartian SN, Siska Mulyani, Mustika Hana Harahap, Andriani Andriani, Hamidah Sari Batubara

Abstract


Abstrak: Gizi yang optimal sangat penting untuk pertumbuhan normal serta perkembangan fisik dan kecerdasan bayi, anak-anak, serta seluruh kelompok umur. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dengan melakukan promosi kedsehatan salah satunya edukasi. Pemberian edukasi memberikan efek positif terhadap pengetahuan dan prilaku seseorang dalam merubah pola pikir dan sikap. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini agar ibu-ibu bayi dan balita tahu dan mengerti bagaimana memilih, megolah dan menyajikan makanan yang bergizi dalam usaha pencegahan stunting sedini mungkin. Metode pelaksanaan kegiatan secara garis besar meliputi tahapan Penyuluhan dan evaluasi. Sebelum pemberian sedukasi terlebih dahulu dilakuakan pretest untuk menilai pengetahuan ibu dan membandingkan hasil posttest setelah pemaparan materi dan tanyajawab, terdapat peningkatan pengetahuan ibu bayi dan balita tentang pemenuhan makanan bergizi dalam usaha pencegahan stunting. Perlu dilakukan edukasi, pengawasan dan pemantauan secara terus menerus mengenai status gizi anak karena hal ini dapat berdampak kepada penurunan daya tahan tubuh yang dapat mengakibatkan mudah terserang penyakit, dengan dilakukannya pemantauan dan edukasi secara berkala dan terjadwal di Posyandu RW 1 Lembah Sari Rumbai dapat terdeteksinya sedini mungkin masalah kesehatan pada anak.

Abstract: Optimal nutrition is essential for normal growth and physical and intellectual development in infants, children and all age groups. Efforts that can be made to improve public health status by promoting health, one of which is education. Providing education has a positive effect on a person's knowledge and behavior in changing mindsets and attitudes. The purpose of this community service is so that mothers of babies and toddlers know and understand how to choose, process and serve nutritious food in an effort to prevent stunting as early as possible. The method of implementing activities in general includes the stages of counseling and evaluation. Prior to providing education, a pretest was carried out to assess the mother's knowledge and compare the results of the posttest. After the presentation of the material and questions and answers, there was an increase in the knowledge of mothers of infants and toddlers about fulfilling nutritious food in an effort to prevent stunting. It is necessary to carry out continuous education, supervision and monitoring regarding the nutritional status of children because this can have an impact on decreasing body resistance which can result in being susceptible to disease, by carrying out periodic and scheduled monitoring and education at Posyandu RW 1 Lembah Sari Rumbai it can be detected as early as possible health problems in children.


Keywords


Edukasi; Makanan Bergizi; Stunting.

Full Text:

PDF

References


Candarmaweni, & Rahayu, A. Y. S. (2020). Tantangan Pencegahan Stunting Pada Era Adaptasi Baru “New Normal” Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 9, 136–146.

Kemenkes RI. (2014a). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta

Kemenkes RI. (2014b). Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta.

Kementrian Kesehatan RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta.

Maulana. (2007). Promosi Kesehatan. (P. B. K. EGC, Ed.). Jakarta.

Muslihah, N., Winarsih, S., Soemardini, Zakaria, A., & Zainudiin. (2013). Kualitas Diet dan Hubungannya dengan Pengetahuan Gizi, Status Sosial Ekonomi dan Status Gizi. Gizi Dan Pangan, 8, (1): 71-76.

Nurmala, & Dkk. (2018). Promosi Kesehatan. (U. Press, Ed.). Surabaya.

Oktaviani, N. P. W., & Et.all. (2022). Siaga Stunting Di Indonesia. (Abdul Karim, Ed.). Yayasan Kita Menulis.

Portal Resmi. (2022). Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Pekanbaru.Go.Id. Retrieved from https://www.pekanbaru.go.id/p/news/pemko-pekanbaru-targetkan-prevalensi-stunting-634-persen-di-2024

Rahmawati, & Hamzah. (2020). Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Edukasi pada Masyarakat di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(4), 229-235 e-ISSN: 2721-026X. https://doi.org/https://doi.org/10.36596/jpkmi.v1i4.95

Rahmawati, I., Sudargo, T., & Pramastri, I. (2007). Pengaruh Penyuluhan dengan Media Audiovisual terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu Balita Gizi Kurang dan Buruk di Kabupaten Kotawaringin Barat Propinsi Kalimantan Tengah. Gizi Klinik Indonesia, 4(2), 69-76.

RI. (2013). Pedoman Perencanaan Program “Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Jakarta. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Rosmalina, Y., Luciasari, E., Aditianti, & Ernawati, F. (2017). Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Batita Stunting: Systematic Review. Journal of the Indonesian Nutrition Association, 41(1), 14. Retrieved from http://ejournal.persagi.org/index.php/Gizi_Indon

Sarman, & Darmin. (2021). Epidemiologi Stunting. Kab.Pidie Provinsi Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Ulfani, D., Martianto, D., & Baliwati, Y. (2011). Faktor- Faktor Sosial Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Kaitannya dengan Masalah Gizi Underweight, Stunted, dan Wasted di Indonesia. Pendekatan Ekologi Gizi. Jurnal Gizi Dan Pangan, 6(1), 63-4.




DOI: https://doi.org/10.31764/jces.v6i1.12898

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


=======================

JCES (Journal of Character Education Society)
Universitas Muhammadiyah Mataram

Contact Admin: 
Email: [email protected]
WhatsApp: +62 852-3764-1341

=======================

======================= 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

JCES (Journal of Character Education Society) already indexed:

            

  

EDITORIAL OFFICE: