Pengaruh Literasi Digital terhadap Pencegahan Penyebaran Hoaks Politik melalui Perilaku Fact-Checking pada Generasi Z: A Systematic Literature Review

Inda Inda, Hafsah Hafsah, Abdu Sakban, Isnaini Isnaini, Almaidah Purnamasari Arif, Rosmini Rosmini

Abstract


Meningkatnya penyebaran hoaks politik melalui media sosial menjadi tantangan serius bagi kualitas demokrasi, khususnya pada Generasi Z yang merupakan kelompok pengguna media digital terbesar saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap pencegahan penyebaran hoaks politik melalui perilaku fact-checking pada Generasi Z, mengidentifikasi tren penelitian, serta memetakan kesenjangan penelitian yang masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari Google Scholar, Scopus, DOAJ, Elicit, SciSpace, dan Scite.ai. Artikel yang dianalisis memenuhi kriteria kelayakan, yaitu dipublikasikan pada periode 2016–2026, membahas literasi digital, fact-checking, hoaks politik, atau Generasi Z, tersedia dalam teks lengkap, dan telah melalui proses peer-review. Proses seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan penetapan artikel akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam meningkatkan kemampuan evaluasi informasi, sedangkan perilaku fact-checking menjadi mekanisme utama yang menekan penyebaran hoaks politik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi literasi digital dan budaya fact-checking mampu memperkuat ketahanan informasi Generasi Z. Temuan ini dapat diimplementasikan sebagai dasar pengembangan program literasi digital, pendidikan kewarganegaraan digital, dan strategi pencegahan hoaks politik yang lebih efektif di era digital.

Keywords


Literasi digital, Fack-Checking, Hoaks Politik, Generasi Z, Systematic Literature Review.

Full Text:

PDF

References


Agma Raisha Asty. (2025). Hoaks dan Disinformasi di Media Sosial: Strategi Literasi Digital untuk Meningkatkan Kesadaran Publik. Jurnal Komunikasi Dan Media, 01(1), 30–36. https://doi.org/https://jurnal.samudrailmu.com/index.php/jkomed

Aliyah, D. Z. hibbatul, Rafi, A., & Razaq, A. (2025). Peran Literasi Digital Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Generasi Z. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 311–320. https://doi.org/10.54065/jld.5.3.2025.794

Anggraini, S. I. (2025). Tantangan Demokrasi Pancasila di era digital: Menganalisis dampak penyebaran hoaks, disinformasi, dan polarisasi di media sosial terhadap nilai-nilai Pancasila seperti persatuan dan keadilan sosial. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) EISSN, 3, 221–231. https://doi.org/eISSN: 3024-8140 Volume 3, Issue November, 2025 pp. 221-231 http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/inde

Asyahidda, F. N., & Azis, A. (2024). Konformitas dan Penyimpangan: Perspektif Sosiologis tentang Pengalaman FoMO di Kalangan Generasi Z pada Media Sosial TikTok. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 11(2), 120–132. https://doi.org/10.24036/scs.v11i2.708

Aziz, Z. A. (2025). Peran Literasi Media dalam Menangkal Penyebaran Hoaks di Era Digital. Iqtida : Journal of Da’wah and Communication, 5(02), 248–264. https://doi.org/10.28918/iqtida.v5i02.11593

Azmi, M. R., Dibah, N. F., Arizona, R., Maheri, A., Hukum, F., & Riau, U. I. (2025). ARSY : Aplikasi Riset kepada Masyarakat Pelatihan Literasi Digital Untuk Jurnalis Dalam Filterisasi Penyebaran Informasi Hoax Digital https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Literasi

Felizka Salsabila, Tasya Putri Daviza, Kurnia Istiqomah, Zilzian Ibadillah, Muhammad Ikhsan, Eva Iryani, & Helty Asafri. (2025). Membangun Kecakapan Literasi Digital Di Era Disinformasi: Telaah Teoritis dan Implikasinya Pada Perguruan Tinggi. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(5), 7116–7135. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i5.10074

Ilham Lucky Alamsyah, Nur Aulya, & Siti Handayani Satriya. (2024). Transformasi Media Dan Dinamika Komunikasi Dalam Era Digital : Tantangan Dan Peluang Ilmu Komunikasi. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 168–181. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jirs.v1i3.554

Katili, A. Y., Gobel, S. A. M., & Usman, I. (2025). Komunikasi Politik di Era Post-Truth: Tantangan Kredibilitas Informasi Publik di Indonesia. Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi, 1(3), 130–145. https://doi.org/10.69623/j-dikumsi.v1i3.178

Kumalasari, A. Al, Wahyusari, A., & Habibah, S. (2024). Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 13 No 1, Maret 2024. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 13(1), 1–68. doi: http://dx.doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.756

Muhammad Zikrullah Hasan, & Ratri Rizki Kusumalestari. (2025). Potret Literasi Berita Generasi X pada Platform TikTok. Bandung Conference Series: Communication Management, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i2.20681

Nugraha, M. R., Novie, ;, Suseno, S., Rosanti, ;, Dewi, U., & Yatnosaputra, S. (2025). Pola Konsumsi Berita Dan Tingkat Literasi Media Pada Generasi Z Di Kota Garut. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 10(3), 669–683. http://jurnalilmukomunikasi.uho.ac.id/index.php/journal/indexDOI:http://dx.doi.org/10.52423/jikuho.v10i3.1694

Nugroho, W. A., Miftachul, A., & Universitas, I. (2017). Proses Filterisasi Kognitif dalam Menghadapi Pemilihan Calon Pemimpimpin : Studi Literatur Penguatan Nasionalisme pada Remaja Generasi Z. 319–329. https://doi.org/:/Users/HP/Downloads/Wisnu+Aji+Nugroho_+Universitas+Negri+Semarang%20

Prayuti, Y., Yeni Nuraeni, L. Alfies Sihombing, Mia Rasmiaty, & Elis Herlina. (2024). 5394-Article Text-38828-2-10-20250331. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(4), 6567–6575. https://doi.org/http://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.5394

Publik, O., Era, D. I., Dan, A., Politik, B., & Indonesia, D. I. (2025). JP : JURNAL POLAHI POTRET ECHO CHAMBER DIGITAL DAN KRISIS DEMOKRASI : DISTORSI. 3(3), 180–199. https://doi.org/https://jp.iregway.com/index.php/polahi

Purnomo, D., & Mansur, A. (2024). Jurnal jendela pendidikan. Jendelaedukasi.Id, 01(02), 260. https://www.ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/6

Rusdiyanti, S., Hutagalung, B., Afandi, R., Firmansyah, S. M., & Radianto, D. O. (2023). Pentingnya Literasi Informasi dalam Menghadapi Tantangan Informasi Palsu (Hoaks). Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE), 2(3), 395–400. https://doi.org/10.37676/mude.v2i3.4321

Sari, H., Syahputra, A., Sitorus, N., & Tri, I. (2026). Strategi Literasi Digital Generasi Z dalam Menyaring Hoaks Keagamaan di Media Sosial : Perspektif Moderasi Beragama Pendahuluan. x(x), 233–250. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.59944/jipsi.v5i2.938

Selan, M., Sanadi, E. A. W., Sari, W. K., & Fazil, M. (2026). Peningkatan Kualitas SDM Masyarakat Melalui Pelatihan Literasi Digital dan Anti Hoaks. 4(3), 19252–19262.

Suardi. (2024). Meningkatkan Kredibilitas Media Di Indonesia Dalam Era Disrupsi Informasi: Strategi Menghadapi Misinformasi Digital. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 10(1), 249–258. http://jurnalilmukomunikasi.uho.ac.id/index.php/journal/indexDOI:http://dx.doi.org/10.52423/jikuho.v10i1.1488


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Prosiding Seminar Nasional Paedagoria telah terindeks:

Google Scholar