KEDATANGAN BANGSA PORTUGIS: BERDAGANG DAN MENYEBARKAN AGAMA KATOLIK DI NUSA TENGGARA TIMUR
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Azis, Wachid, and Widya Nayati. 2014. “Pelabuhan Wini Nusa Tenggara Timur Dari Masa Ke Masa: Studi Etnoarkeologi,†57–66.
Gottschalk, Louis. 2008. Mengerti Sejarah. Jakarta: UI-Press.
Murtadlo, Muhamad. 2015. “Pesantren Walisanga Ende, Membangun Asa Di Antara Kerasnya Alam: Pesantren Pertama Di Nusa Tenggara Timur (NTT),†December. https://doi.org/10.5281/ZENODO.4278091.
Ngarsih, Wakhyuning. 2019. “Pengaruh Perdagangan Cendana Terhadap Multikulturalisme Di Solor Pada Abad X-Xvi.†FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah 8 (2): 247–60. https://doi.org/10.17509/factum.v8i2.22151.
Pradjoko, Didik. 2017. “Perebutan Pulau Dan Laut: Portugis, Belanda Dan Kekuatan Pribumi Di Laut Sawu Abad XVII-XIX.†Journal of Chemical Information and Modeling 110 (9): 1689–99.
Pramuditya, Astaeka Febriani & Budiman, Arif. 2013. “Bangsa Portugis ..., Febriani Astaeka Pramuditya, FIB UI, 2013,†1–9.
Robin A. Donkin. 2003. East and West The Moluccas and the Traffic in Spices Up to The Arrival of Europeans. Philadelphia: American Philosophical Society.
Sahaka, Fadliani. 2017. “Menengok Primadona Dagang Pelabuhan Kupang, 1850-1870.†Lensa Budaya: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Budaya 12 (2): 72–83. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.34050/jlb.v12i2.3051.
Sumerata, I Wayan. 2018. “Harumnya Cendana Solor | Balai Arkeologi Bali.†Balai Arkeologi Bali, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. 2018. http://balaiarkeologibali.kemdikbud.go.id/id/informasi/berita/harumnya-cendana-solor.
Sutherland, Heather. 2014. Kontinuitas Dan Perubahan Dalam Sejarah Makassar: Perdagangan Dan Kota Di Abad Ke-18. Yogyakarta: Ombak.
Widiyatmika, Munandjar. 2014. Cendana Dan Dinamika Masyarakat Nusa Tenggara Timur. Yogyakarta: Ombak.
DOI: https://doi.org/10.31764/historis.v6i1.4441
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ALAMAT REDAKSI:
Program Studi Pendidikan Sejarah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Universitas Muhammadiyah Mataram






