DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN BERBASIS FORTIFIKASI EKSTRAK JAMUR TIRAM SEBAGAI UPAYA ZERO STUNTING BAGI KELOMPOK IBU SADAR GIZI MINAESA
Abstract
ABSTRAK
Permasalahan gizi kronis yang ditandai dengan tingginya angka stunting di Desa Minaesa, Kabupaten Minahasa Utara, menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini. Desa Minaesa memiliki potensi hasil laut yang tinggi, namun masyarakat masih sering mengonsumsi ikan “suak” dengan kualitas gizi rendah akibat penyimpanan yang tidak tepat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting serta keterampilan mengolah ikan menjadi produk makanan bergizi melalui konsep zero waste dengan fortifikasi ekstrak jamur tiram, sekaligus membuka peluang usaha pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi survei dan observasi, rencana tindakan, sosialisasi pencegahan stunting kepada 30 orang masyarakat, pelatihan pembuatan dan pengemasan produk olahan ikan kepada 10 orang kader posyandu, serta pemberian alat penyimpanan, alat produksi, dan alat kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman terkait stunting dari 63% masyarakat belum memahami menjadi 98% telah memahami secara komprehensif. Selain itu, mitra mampu menghasilkan berbagai produk olahan ikan bergizi dan bernilai ekonomi seperti nugget, bakso, tahu bakso, dimsum, dan eggroll yang dimanfaatkan sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak stunting serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Kegiatan ini mendukung upaya awal terwujudnya “Desa Minaesa Zero Stunting”.
Kata kunci: diversifikasi; ikan suak; jamur tiram; desa minaesa; zero stunting.
ABSTRACT
Chronic malnutrition, characterized by high rates of stunting in Minaesa Village, North Minahasa Regency, is the basis for this Community Service (PKM) activity. Minaesa Village has high marine potential, but the community still often consumes “suak” fish, which is low in nutritional quality due to improper storage. This activity aims to increase community knowledge about stunting prevention and skills in processing fish into nutritious food products through a zero-waste concept with oyster mushroom extract fortification, while also opening up opportunities for local food businesses. The implementation methods included surveys and observations, action plans, socialization of stunting prevention to 30 community members, training in the production and packaging of processed fish products to 10 posyandu cadres, and the provision of storage equipment, production equipment, and medical equipment. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed an increase in understanding of stunting from 63% of the community who did not understand to 98% who understood comprehensively. In addition, the partners were able to produce various nutritious and economically valuable processed fish products such as nuggets, meatballs, tofu meatballs, dim sum, and egg rolls, which were used as Supplementary Feeding (PMT) for stunted children and had the potential to be developed as a home business. This activity supports the initial efforts to realize the “Zero Stunting Minaesa Village”.
Keywords: diversification; suak fish; oyster mushrooms; minaesa village; zero stunting.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amar, I. M., Martana, B., Rizal, R., & Hidayati, N. A. (2022). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat tentang Pengolahan Hasil Budidaya Ikan Lele melalui Diversifikasi pada Olahan Ikan Lele. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)., 6(2), 1340–1348. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v6i2.7204
Ardhan, M. M., Nurokhman, L. W., Mulyani, S., Handayani, I., Umroini, S., Sholiha, R., Halisa, T. N., Syafa, D., Pradana, A., & Ningsih, W. P. (2025). Optimalisasi Peran Kader Posyandu Dalam Penyediaan Makanan Tambahan Untuk Gizi Seimbang Dan Penurunan Stunting. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 1489–1503. https://doi.org/https://doi.org/10.31571/gervasi.v9i2.8380
Astuti, F. P., & Purwaningsih, H. (2019). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Stunting dan Gizi Balita di Desa Rogomulyo Kecamatan Kaliwungu. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 1(2), 19–24. https://doi.org/https://doi.org/10.35473/ijce.v1i2.320
Baharuddin, N. H., Amran, F. D., & Islamiah, N. (2024). Pemanfaatan Pangan Lokal Jamur Tiram sebagai Intervensi Gizi Sensitif Pencegahan Stunting di Kecamatan Barru Kabupaten Barru. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1850–1858. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/ag.v6i2.15643
Dwisetyo, B. (2021). Pengaruh Pendididikan Kesehatan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Orang Tua Mencegah Stunting Pada Balita Di Desa Minahasa Utara. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya., 2(1), 122–130. https://doi.org/https://doi.org/10.37304/enggang.v2i1.10691
Fitrah, M. A., Taufiq Thahir, M., & Utami, H. H. (2024). Pengenalan Teknologi Tepat Guna: Pemilihan Bahan Stainless Steel dalam Pembuatan Alat Pangan untuk Meningkatkan Keamanan dan Kualitas Produk. AKSELERASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 130–135. https://doi.org/https://doi.org/10.70210/ajpm.v2i2.82
Hendayana, H. (2023). Minahasa Utara Menuju Bebas Stunting. Mimb Adm FISIP UNTAG Semarang.
Kusmiati, A. (2022). Pemberdayaan UMKM Olahan Ikan Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 256–264. https://doi.org/https://doi.org/10.54259/pakmas.v2i2.879
Lahama, C. M., Pangemanan, P. A., & Kumaat, R. M. (2019). Analisis Keuntungan Usaha Jamur Tiram (Pleurotus Sp) Pada Bella Farm Di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. AGRI-SOSIOEKONOMI, 15(1), 185–192. https://doi.org/10.35791/agrsosek.15.1.2019.23596
Manuhutu, A., & Manuhutu, M. A. (2025). Perancangan Prototipe Teknologi Cold Box Portable Berbasis Panel Surya Guna Meningkatkan Mutu Hasil Tangkapan Nelayan. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 2595–2600. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.915
Panggabean, S. I., & Aprinawati. (2025). Analisis Pengaruh Ketersediaan Bahan Baku serta Mutu Produk Ikan Asin terhadap Keberlangsungan UMKM di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. JUMBIWIRA : Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan, 4(3), 348–373. https://doi.org/https://doi.org/10.56910/jumbiwira.v4i3.3232
Prodyanatasari, A., Purwasih, Y., Putri, M. P., & Purnadianti, M. (2024). Evaluasi Penggunaan Antropometri Untuk Meningkatkan Akurasi Pengukuran Sebagai Indikator Deteksi Dini Stunting. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains Dan Kesehatan, 11(1), 25–35.
Rahmuniyati, M. E., Fitriani, A., Rusyani, Y. Y., Soekardi, R., Trisnowati, H., Triwinarni, C., Saputri, M. N., & Nurhayati. (2023). Edukasi Kesehatan Pencegahan Stunting Bagi Masyarakat. Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE), 5(2), 21–31. https://doi.org/https://doi.org/10.32504/hjce.v5i2.880
Sarapil, I. C., Kumaseh, I. E., & Ikhtiagung, N. G. (2022). Pengemasan Produk Olahan Ikan Julung-julung (Hemiramphus sp) untuk Peningkatan Ekonomi Kelompok Nelayan di Kampung Palareng. Madani : Indonesian Journal of Civil Society, 4(2), 42–49. https://doi.org/10.35970/madani.v4i2.1275
Suwarno, A., Moerid, M., & Wulandari. (2021). Buku Profil Desa Minaesa. Pemerintah MInaesa. https://issuu.com/pemerintah/docs/profil_desa_cetak_3_compressed%0A%0A
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v4i3.36422
Refbacks
- There are currently no refbacks.
