PENDAMPINGAN PROMOSI WISATA DAN PENGEMBANGAN PRODUK LOKAL PADA LOKASI WISATA TITIAN MANGROVE PESINGHONG
Abstract
ABSTRAK
Salah satu wisata pantai yang sementara bergeliat di Kabupaten Alor adalah wisata pantai Titian Mangrove Pesinghong yang terletak di sekitar Kota Kalabahi dan berada di Kelurahan Mutiara. Usaha wisata ini dikelola kelompok nelayan peduli mangrove namun dalam proses pengelolaan mereka kesulitan untuk melakukan promosi melalui media sosial maupun media digital lainnya, belum adanya penyediaan produk-produk khas wisata mangrove yang bisa dijual untuk mendatangkan pendapatan kelompok. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam aspek produksi dan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan praktik langsung untuk penyediaan produk-produk di Lokasi wisata dan pemasaran serta promosi wisata. Evaluasi dilakukan diawal (pre test) dan dilakukan diakhir kegiatan (post test) untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok wisata dalam mengikuti kegiatan pengabdian ini. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman dari mitra tentang pentingnya melakukan promosi wisata sebesar 71,4%, peningkatan keterampilan untuk mengedit foto dan video promosi wisata menggunakan aplikasi Potoshop CS dan Movavi Video Editor Plus sebesar 68%, serta peningkatan keterampilan mitra tentang pembuatan produk buah mangrove menjadi sirup, kerupuk dan dodol sebesar 65%. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan tingkat pemahaman dan keterampilan kelompok wisata dalam pengelolaan wisata pada aspek produksi dan pemasaran.
Kata kunci: Mangrove; Pesinghong; Wisata; Promosi; Produk
ABSTRACT
One of the beach tourism that is currently growing in Alor Regency is the Titian Mangrove Pesinghong beach tourism, located around Kalabahi City and in Mutiara Village. This tourism business is managed by a group of fishermen who care about mangroves, but in the management process, they have difficulty promoting through social media or other digital media, and there is no provision of typical mangrove tourism products that can be sold to generate group income. This community service activity aims to improve the capabilities of partners in production and marketing aspects. The method of implementation of the activity is carried out through stages of socialization, training, and direct practice for the provision of products at tourist locations and marketing and tourism promotion. Evaluations are carried out at the beginning (pre-test) and at the end of the activity (post-test) to measure the increase in knowledge and skills of the tourism group members in participating in this community service activity. The results of this community service activity show an increase in understanding of the importance of tourism promotion from partners by 71,4%, an increase in skills in editing photos and videos of tourism promotions using the Photoshop CS and Movavi Video Editor Plus applications by 68%, and an increase in skills in making mangrove fruit products into syrup, crackers and dodol by 65%. This community service activity successfully increased the tourism group's understanding and skills in tourism management, particularly in terms of production and marketing.
Keywords: Mangrove; Pesinghong; Tourism; Promotion; Product
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adiatma, D., Susilawati, W., & Muminin, R. S. (n.d.). Menuju Branding Pariwisata Berkelanjutan: Integrasi AR, Pemasaran Influencer, dan Partisipasi Komunitas dalam Promosi Destinasi. 14(4), 2025.
Bandung, K. (n.d.). http://dx.doi.org/10.30656/ka.v2i2.2066.
David Adi Saputra, I. P. (2023). Pemanfaatan Digital Marketing dalam Mempromosikan Destinasi Pariwisata. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(1), 345–353. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.3621
Dredge, D., Phi, G., Mahadevan, R., Meehan, E., & Popescu, E. (2019). Digitalisation in tourism: In-depth analysis of challenges and opportunities. Tourism Management Perspectives, 30, 100–115
Dredge, D., Phi, G., Mahadevan, R., Meehan, E., & Popescu, E. S. (2018). Digitalisation in Tourism In-depth analysis of challenges and opportunities.
Dwiratna, S. H. S. N. P. (2016). Proses saponifikasi terjadi karena reaksi antara trigliserida dengan alkali , sedangkan proses netralisasi terjadi karena reaksi asal lemak bebas dengan alkali…. 5(1), 29–33.
Isnaeni, F., & Yucha, N. (2025). Strategi Branding Digital Untuk Desa Wisata Di Banyuwangi Berbasis Pendekatan Partisipatif Dan Inovasi Lokal. Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 188–196. https://doi.org/10.55499/semeru.v2i1.1548
Kamalaveni, M. S., Suriya, A., Sakthivel, P., & Vignesh, S. (n.d.). Issue 4 (I). In International Journal of Advance and Innovative Research (Vol. 8). www.googleimages.com
Klaten, K. (2019). Efektivitas Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Promosi Wisata Umbul. 17(1), 13–27.
Lelloltery, Y., Kanety, D. H., Nanulaita, M., Warsoy, L., Gideon, J., Mauday, F., Mehmorliay, B., Porloy, C., Pooroe, D. F., Kilikily, C., Ma, R. K., & Sugiarto, S. (2023). Pengabdian Mahasiswa Melalui Program Bimbingan Belajar Pada Siswa SD Inpres Werwaru. 2(3), 221–227.
Mubarak, F., Nauval Fazrur Rohman, M., Nur Rahmad, A., Munir, S., Maya Julianti, D., Raya Telang, J., Telang, D., Kamal, K., Bangkalan, K., Jawa Timur, P., & Penulis, K. (2025). PT. Media Akademik Publisher Transformasi Promosi Wisata Lokal Melalui Platihan Branding Digital Marketing: Studi Pada Pokdarwis Desa Kramat, Kabupaten Bangkalan. JMA), 3, 3031–5220. https://doi.org/10.62281
Prasetyo, H., Irawati, N., & Satriawati, Z. (2023). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Pemasaran Desa Wisata. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(2), 515. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i2.1281
Salampessy, M. L., Widhyastini, I. G. A. M., Sonani, N., & Lidiawati, I. (2024). Sosialisasi Peluang Promosi Digital Produk Olahan Mangrove di Desa Pantai Bahagia Bekasi. 5, 186–192.
Saputra, C., & Ramansyah, A. (2023). Strategi Promosi Pariwisata melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Pengunjung di Desa Wisata. 10, 52–60.
Setiawan, A. P., Wardhana, D. I., Aulia, A. N., Priyandana, D. A., & Muchta, A. M. (2025). Peningkatan kapasitas kelompok wanita tani nawasena melalui pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan baku bunga mawar. 4(September).
Sutanto, H., Ika Supryadi, D., & Handika Putra, T. (n.d.). Strategi Marketing Dan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Digital Di Kabupaten Lombok Utara.
Syafa Aziz Syaputra, Hasbullah Azis, & Rahmat Wisudawanto. (2024). Integrated Marketing Communication dalam Mempromosikan Wisata Waduk Gajah Mungkur di Era Digital. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 2(4), 212–238. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i4.1304
Syaiful, S., Tinggi, S., & Riau, P. (n.d.). KOMUNIKASI PARIWISATA DI ERA DIGITAL.
Syawaldipa, A., Yosse, S., Meri, R., Fryonanda, H., & Laia, B. (2024). Pelatihan Editing Foto dan Video Bagi Karang Taruna Limau Manis Peningkatan Promosi Potensi Desa Melalui Media Visual. 4(6). https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.989
Tanjung, R., & Arifudin, O. (2023). Pendampingan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis jurnal ilmiah. 1(1), 1–2.
Tuahuns, F., Pinoa, S., Partini, D., & Sephnath Pinoa, W. (2025). Pengembangan Obyek Wisata Pantai Gumumae di Kota Bula Melalui Promosi Media Sosial (Vol. 1).
Upaya, D., & Literasi, M. (2025). Jurnal Pengabdian Masyarakat Pengabdian Masyarakat : Pelatihan Penggunaan Microsoft Word Pada Siswa / I Sd Gmit Belemana. 2(1), 21–26.
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v4i3.36681
Refbacks
- There are currently no refbacks.
