PELATIHAN DAPUR BERSIH ANTI STUNTING MELALUI PENYEDIAAN MAKANAN BERGIZI UNTUK KELUARGA
Abstract
ABSTRAK
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis dan lingkungan rumah tangga yang kurang higienis, khususnya dapur sebagai pusat pengolahan makanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku ibu rumah tangga dalam menyediakan makanan bergizi dan menjaga dapur bersih. Program dilaksanakan di Desa Jiken, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo dengan peserta sebanyak 53 ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi edukasi gizi, pelatihan penyusunan menu seimbang berbasis pangan lokal, demonstrasi memasak sehat, serta pendampingan kebersihan dapur rumah tangga. Pengabdian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode campuran. Evaluasi kuantitatif dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Evaluasi kualitatif dilakukan melalui observasi langsung pada saat demonstrasi memasak dan kunjungan dapur. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan gizi hingga rata-rata 57,08%, keterampilan menyusun menu seimbang berbasis pangan lokal, serta perubahan perilaku mayoritas peserta dalam menjaga kebersihan dapur. Program ini dapat direplikasi sebagai model intervensi pencegahan stunting berbasis keluarga.
Kata kunci: Dapur Bersih; Gizi Seimbang; Stunting; Pengabdian Masyrakat.
ABSTRACT
Stunting remains a public health issue affecting the quality of human resources in Indonesia. The primary causes of stunting are chronic malnutrition and poor household hygiene, particularly in the kitchen as the center of food preparation. This community service program aimed to improve the knowledge, skills, and behaviors of housewives in providing nutritious food and maintaining kitchen cleanliness. The program was implemented in Jiken Village, Tulangan District, Sidoarjo Regency, involving 53 housewives. The methods included nutrition education, training on balanced menu planning using local food ingredients, healthy cooking demonstrations, and household kitchen hygiene assistance. The program was conducted in three stages: planning, implementation, and evaluation. A mixed-method evaluation was employed. Quantitative evaluation was carried out through pre-test and post-test using a questionnaire. Qualitative evaluation was conducted through direct observation during cooking demonstrations and kitchen visits. The results showed a significant increase in nutritional knowledge by an average of 57.08%, improved skills in preparing balanced menus based on local food, and positive behavioral changes among the majority of participants in maintaining kitchen cleanliness. This program can be replicated as a family-based stunting prevention intervention model.
Keywords: Clean Kitchen; Balanced Nutrition; Stunting; Community Service.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Emma, S., Jatmika, D., Findriany, A., Masyarakat, K., Dahlan, A., Prof, J., & Seopomo, S. H. (2021). Pelatihan Dan Pendampingan Higiene Sanitasi Pengolahan Pangan Industri Rumah Tangga. 5(1).
FAO, F. and A. O. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture 2022: Towards Blue Transformation. FAO.
Halawa, E. J., Suaib, F., & Fanny, L. (2025). Hygiene Ibu dan Sanitasi Dapur Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting pada Balita: Pendekatan Cross-Sectional Maternal Hygiene and Household Kitchen Sanitation with the Incidence of Stunting in Toddlers: A Cross-Sectional Approach Cara Sitasi (IEEE Citation Style). Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan, 6(2), 125–136. https://doi.org/10.30812/nutriology.v6i2
Heluq, D. Z., & Mundiastuti, L. (2018). Daya Terima Dan Zat Gizi Pancake Substitusi Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L) Dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Alternatif Jajanan Anak Sekolah[Acceptability and Nutrient Content of pancake Substituted with Red Bean (Phaseolus vulgaris L) and Mo. Media Gizi Indonesia, 13(2 SE-Articles), 133–140. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i2.133-140
Januarti, L. F., Abdillah, A., & Priyanto, A. (2020). Family empowerment model in stunting prevention based on family centered nursing. STRADA: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1797–1806.
Kharisma Ramadhani, C., Suwarni, L., Nolia, H., & Kesehatan Kementrian Kesehatan medan, P. (2025). Penerapan Hygiene Sanitasi Makanan Pada Dapur Mbg Di Kabupaten X.
Lutpi, S., Suparman, N., & Miharja, S. (2022). Optimalisasi Program Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat di Kota Bandung dalam Perspektif Smart City. Ministrate: Jurnal Birokrasi Dan Pemerintahan Daerah, 4, 119–131. https://doi.org/10.15575/jbpd.v4i2.18410
Muhaimin, A., Fahrudin, T. M., Alamiyah, S., Arviani, H., Kusuma, A., Sari, A., & Lisanthoni, A. (2023). Social Media Analysis and Topic Modeling: Case Study of Stunting in Indonesia. Telematika, 20, 406. https://doi.org/10.31315/telematika.v20i3.10797
Muslihah, N., Fahmi, I., Maulidiana, A. R., & Habibie, I. Y. (2021). Prinsip dan Aplikasi Metodologi Penelitian Gizi. Universitas Brawijaya Press.
Pertiwi, A., Dwinata, I., Qurniyawati, E., & Rismayanti, R. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Kabupaten Bone Dan Enrekang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23, 101–110. https://doi.org/10.14710/jkli.23.1.101-110
Rahayu, M. S., & Rushadiyati, R. (2021). Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Karyawan SMK Kartini. Jurnal Administrasi Dan Manajemen, 11(2), 136–145. https://doi.org/10.52643/jam.v11i2.1880
Ronitawati, P., Ayupradinda, B. F., Sitoayu, L., Sa’pang, M., & Nuzrina, R. (2022). Perencanaan Menu, Preferensi Menu, Terhadap Biaya Sisa Makanan dan Zat Gizi Yang Hilang. JURNAL NUTRISIA, 24(1), 21–28. https://doi.org/10.29238/jnutri.v24i1.245
Sairah, S., Nurcahyani, M., & Chandra, A. (2023). Analisis Penyebab Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7, 3840–3849. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4717
Saleh, A., Syahrul, S., Hadju, V., Andriani, I., & Restika, I. (2021). Role of maternal in preventing stunting: a systematic review. Gaceta Sanitaria, 35, S576–S582.
Shrestha, A., Six, J., Dahal, D., Marks, S., & Meierhofer, R. (2020). Association of nutrition, water, sanitation and hygiene practices with children’s nutritional status, intestinal parasitic infections and diarrhoea in rural Nepal: a cross-sectional study. BMC Public Health, 20(1), 1241.
Suryana, E. A., & Azis, M. (2025). Program makan bergizi: membangun manusia unggul untuk indonesia emas 2045. Kebijakan Publik Berkelanjutan Untuk Tata Kelola Yang Lebih Baik, 33.
Ulfah, F., Muttaqien, F., Marjawan, H., Maulana, I., Huldani, H., Yasmina, A., Anastasya, V., Maharani, K., & Ismiyah, N. (2025). Empowering parents with “Isi Piringku” nutrition education: A strategy to combat malnutrition in school-aged children. Community Empowerment, 10, 1915–1923. https://doi.org/10.31603/ce.14755
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i1.38259
Refbacks
- There are currently no refbacks.

5.png)
