SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK : GERAKAN PEDULI LINGKUNGAN MELALUI BIOPORI DI SMAN 1 MEUREUBO, KABUPATEN ACEH BARAT

Andi Mustari, Hilma Erliana, Intan Wulan Sari, Luthfi Luthfi, Farthur Ahkyat, Riza Hasan

Abstract


ABSTRAK

Kabupaten Aceh Barat, SMAN 1 Meureubo menghadapi permasalahan lingkungan berupa penumpukan sampah organik (sisa kantin dan dedaunan) serta genangan air akibat daya serap tanah yang rendah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian lingkungan siswa melalui penerapan teknologi biopori sekaligus mengelola sampah organik menjadi kompos dan mengurangi genangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan tahapan: penyuluhan, pelatihan praktik (learning by doing), pendampingan, dan evaluasi keberhasilah kegiatan. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan April 2025 selama 2 bulan (60 hari) : penyuluhan (sosialisasi) pada hari ke-1, pelatihan praktik pada hari ke-2, pendampingan dan pemantauan setiap 3–5 hari sekali, serta evaluasi akhir pada hari ke-60. Mitra kegiatan adalah 58 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Meureubo. Hasil yang dicapai menunjukkan rata-rata capaian aspek pengetahuan (84,8%), keterampilan (83,2%), dan sikap kepedulian lingkungan (85,0%) dengan kategori sangat tinggi. Terpasang 12 unit lubang biopori yang terbukti mengurangi genangan air hingga 70% (metode pengukuran kedalaman genangan di titik yang sama sebelum dan sesudah pemasangan biopori) dan menyusutkan volume sampah organik sebesar 40–50% dalam 2 minggu. Terbentuk tim lingkungan siswa untuk perawatan rutin, dan sekolah berkomitmen melanjutkan program menuju predikat Adiwiyata. Kegiatan ini berhasil membangun karakter peduli lingkungan dan keterampilan praktis siswa secara berkelanjutan.

Kata kunci: Biopori; Sampah Organik; Genangan Air; Kepedulian Lingkungan; Sekolah Adiwiyata.

 

ABSTRACT

West Aceh Regency, SMAN 1 Meureubo faces environmental problems of organic waste accumulation (canteen leftovers and fallen leaves) and waterlogging due to low soil permeability. This activity aims to enhance students' environmental awareness through the application of biopore technology while managing organic waste into compost and reducing waterlogging. The method used is an educational-participatory approach consisting of counseling, hands-on training (learning by doing), mentoring, and evaluation of activity success. The activity was carried out starting in April 2025 for 2 months (60 days), with details: counseling (socialization) on day 4, hands-on training on day 5, mentoring and monitoring every 3–5 days until day 56, and final evaluation on day 60. The activity partners were 58 students from grades X and XI of SMAN 1 Meureubo. The results showed average achievement in the knowledge aspect (84.8%), skills (83.2%), and environmental awareness attitude (85.0%) in the very high category. Twelve biopore holes were installed, proven to reduce waterlogging by up to 70% (using the method of measuring water depth at the same point before and after biopore installation) and to reduce organic waste volume by 40–50% within 2 weeks. A student environmental team was formed for routine maintenance, and the school is committed to continuing the program towards the Adiwiyata predicate. This activity successfully built students' environmental awareness and practical skills in a sustainable manner.

Keywords: Biopore; Organic Waste; Waterlogging; Environmental Awareness; Adiwiyata School.


Keywords


Biopore; Organic Waste; Waterlogging; Environmental Awareness; Adiwiyata School.

Full Text:

PDF

References


Afriziz, A., Yuniarti, R., & Darmi, Y. (2025). Edukasi Dan Penerapan Biopori Sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik di SDN 38 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA), 5(3), 111–116.

Akhmad, A. S., Ikhtisholiyah, I., Suprihatin, H., Sa’idah, N., & Mantovani, M. D. E. (2025). Edukasi dan Implementasi Lubang Resapan Biopori untuk Mitigasi Banjir dan Pengelolaan Sampah Organik. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 32–56.

Ardianti, Y. R., Amizera, S., & Susanti, R. (2024). Partisipasi Peserta Didik pada Program Adiwiyata Melalui Kegiatan Pengelolaan Sampah di Sekolah. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 12(1), 712–721.

Baguna, F. L., Tamnge, F., & Tamrin, M. (2021). Pembuatan lubang resapan biopori (lrb) sebagai upaya edukasi lingkungan. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 131–136.

Bhakti, W. S., Ni’am, A. C., Nurbia, N., & Prasetyaningtyas, D. (2024). Analysis of Waste Management and Greenhouse Gas Emission Reduction (Case Study: Adiwiyata School SMPN 18 Surabaya and Non-Adiwiyata School SMPN 31 Surabaya). Journal of Earth and Marine Technology (JEMT), 4(2), 149–157.

Fetiawati, V. N., Dewi, N. C., Ningtyas, H. F., Lalla, H. N. F., Alifah, F. A., Amalia, F., Putra, M. A. M., Ramadhani, W. H., & Sya’bani, N. N. (2023). Madrasahku Berseri (Bersih Sehat dan Rindang). Nizamia Learning Center.

Firmiana, M. E., Imawati, R., & Prasetya, M. R. (2012). “Go Green “Pelatihan Untuk Mendorong Perilaku Konservasi dan Pro Lingkungan bagi Santri Al Ghazali, Kota Bogor. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 1(3), 125–135.

Hasan, P., Hidayat, A. A., Ersa, N. S., & Maulana, R. (2025). Analisis Pengaruh Lubang Resapan Biopori Dalam Upaya Konservasi Air Terhadap Genagan Air Minimal Di Gampong Rayeuk Kareung. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 15(1), 88–99.

Joga, N. (2013). RTH 30 persen resolusi kota hijau. Gramedia Pustaka Utama.

Murniati, N., Irawati, M. H., & Rohman, F. (2021). Edukasi metode kompos Takakura sebagai upaya penanganan sampah basah rumah tangga. Dharma Raflesia Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 19(2), 372–388.

Nana Misrochah, Noor Amalia Chusna, N. P. C. (2024). Pengolahan Sampah Organik di Sekolah. Papua, Jurnal Pengabdian, 8(3), 174–180.

Purwanto, P., Amalik, A. F. I., Rizqy, N. S. A., Ningrum, D. W., Rasyid, H., & Agustin, S. (2025). Pelatihan Kesadaran Lingkungan melalui Pemanfaatan Biopori dan Komposter bagi Jenjang SMK X Bungah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(5), 2413–2424.

Rahmayanti, H., & Feryl Ilyasa, S. K. M. (2022). Pendidikan lingkungan dan perubahan iklim. Selat Media.

Ramdani, S. S., Haris, M., Nisa, Z., Amalia, S. N., Rafansyah, M., & Swardana, A. (2025). Pengenalan Teknologi Biopori untuk Sekolah Bebas Genangan: Studi Kasus di SMKN 12 Garut. Laksanapadma, 2(1), 10–17.

Ratna, S. D. (2024). Analisis Kualitas Tanah di Sekitar Lubang Resapan Biopori di Desa Ciputri. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

Santoso, S., Soekendarsi, E., Hassan, M. S., Fahruddin, F., Litaay, M., & Priosambodo, D. (2018). Biopori dan biogranul kompos sebagai upaya peningkatan peduli lingkungan di SMAN 4 Kabupaten Soppeng. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 3.

Sudrajat, H. R. (2006). Mengelola sampah kota. Niaga Swadaya.

Swadaya, P. (2008). Penanganan dan pengolahan sampah. (No Title).

Tresnani, L. D. (2020). Penanaman Karakter Peduli Lingkungan melalui Kegiatan Pembiasaan di SMP Negeri 6 Pekalongan. AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan Dan Pendidikan Agama Islam), 2(1), 108–117.

Tumpu, M., Tamim, T., Ahmad, S. N., Sriwati, M., Safar, A., Ismail, M. S., Bungin, E. R., Jamal, M., & Tanje, H. W. (2021). Sumur Resapan. Tohar Media.

Utami, A. P., Pane, N. N. A., & Hasibuan, A. (2023). Analisis dampak limbah/sampah rumah tangga terhadap pencemaran lingkungan hidup. Cross-Border, 6(2), 1107–1112.

Virgota, A., Farista, B., Kurnianingsih, R., Sari, B. M. P., & Iskandar, I. A. (2021). Penerapan Lubang Resapan Biopori Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan di Desa Darmaji. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2).

Wardana, B., & Sucipto, E. (2024). Program Edukasi Lingkungan: Mengajarkan Praktik Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang di Sekolah. JIPITI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 23–28.

Wina, M. N. I. P. (2024). Penanaman pendidikan karakter melalui pengelolaan bank sampah di lingkungan sekolah. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin : Jayapangus Press, 4(1), 126–139.

Wulandari, W., Darnoto, S., Asyfiradayati, R., Indriyani, Y., & Estu, K. (2025). Optimalisasi Peran Siswa Dalam Pengelolaan Sampah Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Wonosari Klaten. 14(2), 2266–2275.




DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i2.39349

Refbacks

  • There are currently no refbacks.