Pendampingan perikanan budidaya berkelanjutan melalui aplikasi biomonitoring Caulerpa sp. pada kelompok pembudidaya ikan Sipodalle’ Kecamatan Tinambung

Fauzia Nur, Adiara Firdhita Alam Nasyrah, Chairul Rusyd Mahfud, Rahmat Januar Noor, Dian Lestari, Istyqamah Muslimin

Abstract


Abstrak

Keluhan paling umum terjadi tingginya kandungan limbah organik dan nutrien dari buangan air tambak menyebabkan adanya penurunan kualitas lingkungan perairan. Berdasarkan hasil pemantauan kondisi eksisting ditemukan bahwa selama ini yang dilakukan oleh POKDAKAN Sipodalle’ dalam mengelola limbah hasil kegiatan budidaya ikannya terbilang kurang tepat dikarenakan buangannya langsung ke laut atau perairan sekitar tambak karena tidak adanya pemahaman mengenai dampak pencemaran air dan juga sebuah penggunaan biomonitoring yang diketahui dalam pengelolaan limbah cair. Pengabdian bertujuan adanya peningkatan pemahaman pembudidaya akan dampak pencemaran air dan Adanya pengaplikasian biomonitoring menggunakan Caulerpa sp. di lokasi budidaya Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Sipodalle’ beranggotakan 10 orang. Metode pelaksanaan berawal dari kegiatan edukasi terkait dampak pencemaran perairan khususnya pada lokasi budidaya dilakukan sebanyak 1 (kali). Kegiatan edukasi dilaksanakan dengan metode penyuluhan dengan melibatkan narasumber yang memiliki pengetahuan dan pengalaman praktik terkait pencemaran perairan. Mitra terlibat sebagai peserta pada kegiatan edukasi serta mengundang komunitas serta jaringan kelompok budidaya ikan lainnya dan untuk menggiatkan informasi terkait pentingnya menjaga kualitas air perairan maka diadakan instalasi biomonitoring Caulerpa sp. di lokasi budidaya mitra dan akan dilibatkan bersama mahasiswa dalam proses pengadaan instalasi tersebut serta penggunaan Caulerpa sp. diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu penghasilan tambahan dari budidaya ikan yang dilakukan mitra dalam kegitan tersebut akan dilaksanakan secara kolaboratif antara tim pengusul, mitra, dan mahasiswa. Hasil yang didapatkan Adanya kesadaran pembudidaya ikan untuk lebih memperhatikan lingkungan perairan dan tersedianya biomonitoring yang dapat mengelola limbah hasil budidaya perikanan yang dikelola oleh mitra.

 

Kata kunci: biomonitoring; caulerpa sp.; limbah; mitra; pencemaran.

 

Abstract

The most common complaint is that the high content of organic waste and nutrients from pond waste causes a decrease in the quality of the aquatic environment. Based on the results of monitoring existing conditions, it was found that so far what POKDAKAN Sipodalle’ has done in managing waste from its fish farming activities is somewhat inappropriate because the waste goes directly into the sea or waters around the pond because there is no understanding of the impact of water pollution and also the use of biomonitoring which is known in liquid waste management. The service aims to increase farmers’ understanding of the impact of water pollution and the application of biomonitoring using Caulerpa sp. at the Sipodalle’ Fish Farmers Group (POKDAKAN) cultivation location, there are 10 members. The implementation method begins with educational activities related to the impact of water pollution, especially at cultivation location, carried out 1 (time). Educational activities are carried out using the outreach method involving resource persons who have practical knowledge and experience related to water pollution. Pantners are involved as participants in educational activities and invite communities and network of other fish farming group and to increase information regarding the importance of maintaining water quality, a Caulerpa sp. biomonitoring installation will be held at partner cultivation locations and students will be involved in the process of procuring the installation and the of Caulerpa sp. it is hope that it can be used as an additional income from fish farming carrier out by partners. This activity will be carried out collaboratively between the proposing team, partners and students. Result obtained there is awareness of fish farmers to pay more attention to the aquatic environment and the availability of biomonitoring which can manage waste from fish farming managed by partners.

 

Keywords: biomonitoring; caulerpa sp.; partner; pollution; waste


Keywords


biomonitoring; caulerpa sp.; partner; pollution; waste

Full Text:

PDF

References


Amin, A., & Purnomo, T. (2021). Biomonitoring Kualitas Perairan Pesisir Pantai Lembung, Pamekasan Menggunakan Bioindikator Fitoplankton. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 10(1), 106–114.

Arizuna, M., Suprapto, D., & Muskanonfola, M. R. (2014). Kandungan nitrat dan fosfat dalam air pori sedimen di Sungai dan Muara Sungai Wedung Demak. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(1), 7–16.

Bui, T. D., Luong-Van, J., & Austin, C. (2012). Impact of shrimp farm effluent on water quality in coastal areas of the world heritage-listed Ha Long Bay.

Dwitasari, E. L., & Mulasari, S. A. (2017). Tinjauan Kandungan BOD5 (Biologycal Oxygen Demand), Fosfat dan Amonia di Laguna Trisik. The 5TH Flurecol Proceeding, 1439–1449.

Harianja, R. S. M., Anita, S., & Mubarak, M. (2018). Analisis beban pencemaran tambak udang di sekitar Sungai Kembung Kecamatan Bantan Bengkalis. Dinamika Lingkungan Indonesia, 5(1), 12–19.

Herawati, O. S. (2016). Potensi dan zonasi kawasan wisata muara sungai Progo. Skripsi. Fakultas Pertanian, UMY. Yogyakarta.

Komarawidjaja, W. (2005). Rumput Laut Gracilaria sp. sebagai fitoremedian bahan organik perairan tambak budidaya. Jurnal Teknologi Lingkungan, 6(2).

Lisnawati, L., & Azzahra, S. D. (2018). Gracilaria for tadang: pemanfaatan rumput laut Gracilaria sp. untuk biofilter tambak udang di Pantai Trisik. Jurnal Ilmiah Penalaran Dan Penelitian Mahasiswa, 2(1), 1–9.

Majid, P. N. (2018). Hubungan Rasio N/P Terhadap Kelimpahan Fitoplankton Pada Tambak Tradisional Dinas Perikanan Mayangan.

Mangampa, M., Selatan, S., & Selatan, S. (2014). Uji Lapang Teknologi Polikultur Udang Windu ( Penaeus monodon Fabr .), Ikan Bandeng ( Chanos chanos Forskal ) Dan Rumput Laut ( Gracilaria verrucosa ) DI TAMBAK. 10(1), 30–36.

Nur, F., Lestari, D., Mahfud, C. R., & Yuniati, D. (2022). Analisis Serapan Nitrogen dan Fosfor Rumput Laut Codium sp. Pada Limbah Cair Tambak Udang Super Intensif. SIGANUS: Journal of Fisheries and Marine Science, 4(1), 256–260.

Paena, M., Syamsuddin, R., Rani, C., & Tandipayuk, H. (2020). Estimasi Beban Limbah Organik Dari Tambak Udang Superintensif Yang Terbuang Di Perairan Teluk Labuange. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 12, 509–518. https://doi.org/10.29244/jitkt.v12i2.27738

Romadhona, B., Yulianto, B., & Sudarno, S. (2016). No Title. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology; Vol 11, No 2 (2016): SAINTEK PERIKANANDO - 10.14710/Ijfst.11.2.84-93 .

Royan, M. R., Solim, M. H., & Santanumurti, M. B. (2019). Ammonia-eliminating potential of Gracilaria sp. And zeolite: a preliminary study of the efficient ammonia eliminator in aquatic environment. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 236(1), 12002.

Stowel, R. R., Ludwig, J. C., & Thobanoglous, G. (2000). Towad the Rational Design of Aquatic Treatments of Wastewater. California: University of California.

Suwoyo, H. S., Nirmala, K., Djokosetiyanto, D., & Mulyaningrum, R. H. (2015). Faktor dominan yang berpengaruh pada tingkat konsumsi oksigen sedimen di tambak intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 7(2), 639–654.

Syah, R., Fahrur, M., Suwoyo, H. S., & Makmur, M. (2017). Performansi Instalasi Pengolah Air Limbah Tambak Superintensif. Media Akuakultur, 12(2), 95–103.

Syamsuddin, R. (2014). Pengelolaan Kualitas Air Teori dan Aplikasi di Sektor Perikanan. Cetakan Pertama. Pijar Press. Katalog Dalam Terbitan.

Wandira, A. W., & Sedjati, S. (2018). Rumput Laut Gracilaria sp . Sebagai Bioremedian Dalam Sistem Budidaya Polikultur Dengan Kepiting Bakau ( Scylla serrata ). 7(2), 113–124.

Widigdo, B., & Wardiatno, Y. (2013). Dinamika komunitas fitoplankton dan kualitas perairan di lingkungan perairan tambak udang intensif: sebuah analisis korelasi. Jurnal Biologi Tropis.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v8i4.26788

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: