Optimalisasi marketing mix dalam peningkatan penjualan kerajinan bambu di Desa Bawuran
Abstract
Abstrak
Pengerajin Bambu, yang terletak di Desa Bawuran, Kabupaten Bantul, memiliki potensi industri yang besar namun belum sepenuhnya dimanfaatkan. Kurangnya pemasaran secara digital yang memadai menjadi salah satu kendala utama dalam menarik pembeli. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan Pemasaran dengan Marketing mix pada Pengerajin bambu di desa bawuran melalui pengembangan perekonomidan dan produk yang berkualitas dan melibatkan pengerajin. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pengerajin setempat dalam setiap tahap kegiatan. Pengabdian dilakukan dalam tiga tahapan: seminar awal untuk mengidentifikasi kebutuhan, pelaksanaan kegiatan pengembangan perekonomian, dan evaluasi hasil program. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei pengerajin bambu, dan observasi langsung Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemasaran, dengan rata-rata penilaian Hasil laba yang didapatkan, pemesanan baru, dan Fasilitas pemasaran masing-masing meningkat dari 3 (cukup baik) menjadi 5 (sangat baik). Keterlibatan pengerajin dalam program ini terbukti efektif, dengan persentase partisipasi warga dalam berbagai kegiatan mencapai 90%. Peningkatan ini berkontribusi pada peningkatan penjualan dan potensi pengembangan industri di daerah tersebut. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan pemasaran yang melibatkanpengerajin secara aktif berhasil meningkatkan daya tarik pembeli kerajinan bambu. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, mitra dan pengerajin bambu sangat penting untuk keberlanjutan program dan pengembangan industi. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup survei berkala untuk memahami kebutuhan pengerajin dan mpembeli, serta penambahan variasi produk yang mendukung.
Kata kunci: marketing mix; kerajinan bambu; desa bawuran
Abstract
Bamboo Craftsmen, located in Bawuran Village, Bantul Regency, have significant industrial potential that has not yet been fully utilized. A lack of adequate digital marketing is one of the main challenges in attracting buyers. Therefore, this community service aims to enhance marketing using the marketing mix for bamboo craftsmen in Bawuran Village by developing the economy and high-quality products while involving the craftsmen. The method used in this community service is a participatory approach that involves local craftsmen in every stage of the activity. The program is implemented in three stages: an initial seminar to identify needs, the execution of economic development activities, and an evaluation of program outcomes. Data is collected through interviews, surveys of bamboo craftsmen, and direct observation. The results of the program show a significant improvement in marketing, with the average assessment of profits earned, new orders, and marketing facilities increasing from 3 (fairly good) to 5 (very good). The involvement of craftsmen in this program proved effective, with a participation rate of 90% among residents in various activities. This improvement has contributed to increased sales and the potential for industrial development in the region. It can be concluded that marketing development involving active participation from craftsmen successfully enhances the appeal of bamboo crafts to buyers. These findings indicate that collaboration between the government, partners, and bamboo craftsmen is crucial for the sustainability of the program and industrial development. Recommendations for further development include regular surveys to understand the needs of craftsmen and buyers, as well as adding product variations to support growth.
Keywords: marketing mix; bamboo crafts; bawuran village
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Dengo, S., Suoth, A. E. P., & Lengkong, F. D. J. (2019). Pengaruh Implementasi Program Bumdes Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Tonsewer Selatan Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa. Jurnal Administrasi Publik, 5, 1–7.
Etty Zuliawati Zed. (2023). Pendampingan Strategi Peningkatan Minat Beli Konsumen Melalui Marketing Mix Pada Home Industri Bolu Kijing. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, 2(2), 109–115.
Fam, K.-S., Brito, P.Q., Gadekar, M., R. (2019). Consumer attitude towards sales promotion techniques: a multi-country study. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics, 31(2), 437–463.
Farisi, S. Al. (2022). PERAN UMKM (USAHA MIKRO KECIL MENENGAH) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. Dinamika Ekonomi Syariah, 9(1), 73.
Haque-fawzi, M. G., Iskandar, ahmad syarief, Erlangga, H., Nurjaya, Sumarsi, D., & I. (2022). STRATEGI PEMASARAN Konsep, Teori dan Implementasi. In Pascal Books.
Iid Zaenal Mustopa, Euis Salbiah, M. Y. G. G. S. (2024). IMPLEMENTASI PRINSIP PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESAPADA BADAN USAHA MILIK DESA ”MAJU BERSAMA ” DI DESA CIPAYUNGIRANG KECAMATAN MEGAMENDUNG KABUPATEN BOGOR. Karimah Tauhid, 3(10).
Nurhayaty, M. (2022). Strategi Mix Marketing (Product, Price, Place, Promotion, Eople, Process, Physical Evidence) 7P Di Pd Rasa Galendo Kabupaten Ciamis. Jurnal Media Teknologi, 8(2), 119–127. https://doi.org/10.25157/jmt.v8i2.2669
Reza M. Zulkarnaean. (2016). Pembangunanpontensi ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) pondok salam kabupaten purwakarta. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 5(1), 1.
Rika Maria, H. (2021). Urgensi Perencanaan Strategis dalam Meningkatkan Pengembangan dan Mutu Pendidikan. JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(5).
SOFYAN, J. (2024). Membangun Ekonomi Desa.
Vitrian, V. A. (2021). Pelaksanaan Evaluasi Program Tahfiz Siswa MTsN 6 Nganjuk Selama Pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2020/2021.
Wheelen, T. L. dan J. D. H. (2004). Strategic Management and Business Policy (Ninth Edit). New Jersey: Prentice Hall.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v9i2.29802
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE: