Pelatihan pengolahan sampah dengan metode Takakura di SMA 29 Jakarta

Evelyne Hanaseta, Bunga Cahyaputri, Jhourqin Jhourqin, Mira Lestary, Ardhia Sri Rahmawati, Anbia Anbia

Abstract


Abstrak

Permasalahan sampah saat ini menjadi isu utama di Indonesia dengan banyaknya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang telah mencapai kapasitas maksimum. Isu ini menjadikan urgensi pengolahan sampah pada hulu dan hilir menjadi sangat penting. Komposisi sampah di Indonesia didominasi oleh sampah organik sebanyak lima puluh persen dalam bentuk sisa makanan, sayuran, sampah kebun dll. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan dan melatih siswa SMA 29 Jakarta dalam penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berbasis pengolahan sampah organik. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan literasi lingkungan siswa dan mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode Pengomposan Takakura menjadi solusi untuk pengolahan sampah organik di hulu (sumber). Manfaat yang dapat dirasakan dengan pengolahan kompos menggunakan metode Takakura adalah kemudahan dalam aplikasi dan dapat digunakna pada skala kecil. Hasil yang diperoleh dalah kegiatan ini adalah peningkatan ilmu pengetahuan pada siswa sebagai agent of change di lingkungan masing- masing dari segi teori dan aplikasi. Kompos yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk kebutuhan internal.

 

Kata kunci: pengolahan sampah; sampah organic; takakura.

 

Abstract

The current waste problem is a major issue in Indonesia, with many Final Processing Sites (TPA) reaching maximum capacity. This issue makes the urgency of upstream and downstream waste processing very important. The composition of waste in Indonesia is dominated by organic waste, amounting to 50 percent in the form of food scraps, vegetables, garden waste, etc. The purpose of this activity is to introduce SMA 29 Jakarta students to the application of appropriate technology (TTG) for managing organic waste. The activity is expected to increase environmental literacy and encourage sustainable waste management behaviors. The Takakura Composting Method is a solution for processing organic waste upstream (source). The benefits that can be felt by composting using the Takakura method are ease of application, and it can be used on a small scale. The results obtained from this activity are increased knowledge in students as agents of change in their respective environments, both in terms of theory and application. The resulting compost is expected to be used by students for internal needs.

 

Keywords: solid waste treatment; organic waste; takakura.


Keywords


solid waste treatment; organic waste; takakura.

Full Text:

PDF

References


Agung, K., Juita, E., & Zuriyani, E. (2021). Analisis Pengelolaan Sampah Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sido Makmur Kecamatan Sipora Utara. JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), 6(2), 115–124. http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JPIG/

Dewilda, Y., Aziz, R., & Rahmayuni, F. (2021). Application of local microorganisms from tuna fish and shrimp waste as bio activator for household organic waste composting by Takakura method. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 896(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/896/1/012026

Ekawandani, N., & Kusuma, A. A. (2019). Pengomposan Sampah Organik (Kubis Dan Kulit Pisang) dengan Menggunakan Em4. Jurnal TEDC, 12(1), 38–43. https://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/129

Harlis, Yelianti, U., Budiarti, R. S., & Hakim, N. (2019). Pelatihan Pembuatan Kompos Organik Metode Keranjang Takakura Sebagai Solusi Penanganan Sampah di Lingkungan Kost Mahasiswa. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–8. www.e-journal.metrouniv.ac.id

Haryanti, S., Prihastanti, E., & Budihastuti, R. (2017). Effect of Fertilization of Takakura with Addition EM4 to Growth Seedling Dates (Phoenix dactilivera). Proceeding of The 7th Annual Basic Science International Conference – 2017, 175–178.

Kartini, A. Z., Hasibuan, H. S., & Tumuyu, S. S. (2021). A SWOT Analysis of Takakura Compost as a Treatment for Household Food Waste (Case Study in Pondok Labu Urban Village). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 940(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/940/1/012075

KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia). (2024). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) [Online]. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/timbulan

Rahmawati, A. Y., Setiawan, Y., & Saifuddin, M. (2021). Strategi Pengelolaan Sampah dari Rumah dan Pengolahan di TPST Janti Kabupaten Sidoarjo Selama Pandemi COVID-19. Abdi Pandawa-Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 2(2), 44–56.

Rezagama, A., & Samudro, G. (2015). Studi Optimasi Takakura dengan Penambahan Sekam dan Bekatul. Jurnal Presipitasi, 12(2), 66–70.

Saad, N. F. M., Ma’min, N. N., Zain, S. M., Basri, N. E. A., & Zaini, N. S. M. (2013). Composting of Mixed Yard and Food Wastes with Effective Microbes. Jurnal Teknologi, 65(2), 89–95. www.jurnalteknologi.utm.my

Tamyiz, M., Hamidah, L. N., Rahmayanti, A., Fitrianah, L., Widiyanti, A., Octavia, L., & Hakim, L. (2018). Pelatihan Pengomposan Sampah Organik dengan Sistem Takakura Pada Siswa MA Darul Ulum Waru. Journal of Science and Social Development, 1(1), 32–40.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.34291

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: