Pelatihan pembuatan nata de coco: optimalisasi pangan sehat berbasis serat untuk kesehatan
Abstract
Abstrak
Serat pangan berperan penting dalam menjaga kesehatan, termasuk mengatur kadar gula darah, menurunkan kolesterol, meningkatkan keseimbangan mikrobiota usus, serta berfungsi sebagai prebiotik. Namun, konsumsi serat masyarakat masih rendah, termasuk di Desa Tamansari, meskipun daerah ini memiliki potensi air kelapa yang dapat diolah menjadi nata de coco, yaitu pangan fungsional tinggi serat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengolah air kelapa menjadi nata de coco sebagai upaya optimalisasi pemenuhan serat pangan harian. Kegiatan dilaksanakan pada September 2025 dan diikuti oleh 25 anggota KWT. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi, penyuluhan kesehatan melalui ceramah, demonstrasi pembuatan nata de coco, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Penyuluhan membahas manfaat serat dan teknis pembuatan nata de coco, sedangkan demonstrasi memberikan pengalaman langsung mulai dari persiapan bahan hingga fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 4,56 pada pre-test menjadi 7,64 pada post-test (selisih 3,08; p = 0,000). Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menyatakan kesiapan untuk mempraktikkan pembuatan nata de coco secara mandiri sebagai pangan sehat maupun peluang usaha rumah tangga. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi gizi dan keterampilan pengolahan pangan fungsional berbasis potensi lokal. Diharapkan pelatihan lanjutan mengenai pengemasan dan pemasaran dapat memperkuat keberlanjutan program.
Kata kunci: kelompok wanita tani; nata de coco; pangan fungsional; serat pangan
Abstract
Dietary fiber plays an essential role in maintaining health, including regulating blood glucose levels, reducing cholesterol, improving gut microbiota balance, and functioning as a prebiotic. However, fiber intake among the community remains low, including in Tamansari Village, despite the area’s abundant coconut water that can be processed into nata de coco, a high-fiber functional food. This community program aimed to enhance the knowledge and skills of the Women Farmer Group (KWT) in processing coconut water into nata de coco as an effort to optimize daily fiber intake. The activity was conducted in September 2025 and involved 25 KWT members. The implementation methods included situation analysis, health education through lectures, demonstration of nata de coco production, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The educational sessions addressed the benefits of dietary fiber and the technical steps for producing nata de coco, while the demonstration provided hands-on experience ranging from ingredient preparation to fermentation. The results indicated a significant increase in participants’ knowledge, as reflected by the rise in average scores from 4.56 (pre-test) to 7.64 (post-test) (difference: 3.08; p = 0.000). Qualitatively, participants demonstrated high enthusiasm and expressed readiness to independently produce nata de coco as a healthy food option as well as a potential home-based business opportunity. This program successfully improved nutrition literacy and skills in processing functional foods based on local resources. Further training on packaging and marketing is recommended to support the sustainability of the program.
Keywords: dietary fiber; functional food; nata de coco; women farmer group
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggraini, S., Anggie Nauli, H., Noor Prastia, T., Rahmawati Putri, B., Nida, I., Aoliyai, ul, Aisah, N., & Khoerotul Ainniah, Y. (2025). Effectiveness Of Lecture Method In Increasing Knowledge Related To Adolescent Health. Hearty, 13(2), 543–547. https://doi.org/10.32832/HEARTY.V13I2.19962
Cronin, P., Joyce, S. A., O’toole, P. W., & O’connor, E. M. (2021). Dietary Fibre Modulates the Gut Microbiota. Nutrients, 13(5), 1655. https://doi.org/10.3390/NU13051655
Dinas Perkebunan. (2022). Penyajian Data Statistik Persebaran Luas Areal Dan Produksi Komoditas Kelapa Dalam Dinas Perkebunan Di Provinsi Lampung Tahun 2020 Melalui Peta Gis (Geographic Information System)—Penyajian Data Statistik Persebaran Luas Areal Dan Produksi Komoditas Kelapa Dalam Dinas Perkebunan Di Provinsi Lampung Tahun 2020 Melalui Peta Gis (Geographic Information System). Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.
Dramawan, A., Rusmini, R., & Ningsih, M. U. (2022). Pendampingan Pemanfaatan Jahe Merah Sebagai Bahan Pengobatan Non-Farmakologi Pada Masyarakat Desa Karang Bayan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), 60–64. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i1.6622
Feng, Y., Jin, Q., Liu, X., Lin, T., Johnson, A., & Huang, H. (2025). Advances in understanding dietary fiber: Classification, structural characterization, modification, and gut microbiome interactions. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 24(1), e70092. https://doi.org/10.1111/1541-4337.70092
Ioniță-Mîndrican, C. B., Ziani, K., Mititelu, M., Oprea, E., Neacșu, S. M., Moroșan, E., Dumitrescu, D. E., Roșca, A. C., Drăgănescu, D., & Negrei, C. (2022). Therapeutic Benefits and Dietary Restrictions of Fiber Intake: A State of the Art Review. Nutrients, 14(13), 2641. https://doi.org/10.3390/NU14132641
Kustyawati, M. E., Rizal, S., As, S., Nawansih, O., & Artikel, P. (2023). Aplikasi Teknologi Fermentasi Nata Decoco Untuk Memanfaatkan Limbah Air Kelapa Di Desa Bunut Pesawaran. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2(1), 265–273. https://doi.org/10.23960/JPFP.V2I1.6985
Novidiyanto, N., & Sutyawan, S. (2023). Pelatihan Pengolahan Snack Sehat Berbahan Dasar Umbi Kemili Di Desa Simpang Yul Kabupaten Bangka Barat. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1259–1267. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.15196
Nurhayati, N., Marianah, M., Haris, S. F., Hardianingsih, L., & Ihromi, S. (2023). Pelatihan Pengolahan Nata de coco Dan Minuman Antioksidan Pada Industri Rumah Tangga Minyak Kelapa. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1462–1466. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.14592
Phan, H. T., Nguyen, K. D., Nguyen, H. H. M., Dao, N. T., Le, P. T. K., & Le, H. V. (2023). Nata de coco as an abundant bacterial cellulose resource to prepare aerogels for the removal of organic dyes in water. Bioresource Technology Reports, 24, 101613. https://doi.org/10.1016/j.biteb.2023.101613
Qin, X., Yuan, Y., Fei, S., Lin, X., Shi, S., Wang, X., Pang, Q., Kang, J., Li, C., & Liu, S. (2024). Exploring the biotic and abiotic drivers influencing nata de coco production by Komagataeibacter nataicola in pre-fermented coconut water. International Journal of Food Microbiology, 414, 110620. https://doi.org/10.1016/j.ijfoodmicro.2024.110620
Rantika, N., & Rusdiana, T. (2023). Artikel Tinjauan: Penggunaan Dan Pengembangan Dietary Fiber. 16.
Rokhmah, F. D., Briawan, D., Ekayanti, I., & Sudikno, S. (2023). The changes of dietary fiber intake in obese adults: NCDs cohort study in Bogor City. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 8(3), 438–446. https://doi.org/10.30867/action.v8i3.1005
Safrizal, O., Safrida Sari, M., & Rizal, Y. (2022). Pkm Pendampingan Penguatan Usaha Kube “Sejahtera Mandiri” Dalam Mengantisipasi Pandemi Covid-19. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(9), 2009–2018. https://doi.org/10.53625/JABDI.V1I9.1229
Syah S.U. (2023) Potential And Feasibility Of Development Of Coconut Product Hiliration In Indragiri Hilir Regency, Riau Province. Diambil 8 Desember 2025, dari https://woc.greenpublisher.id/index.php/woc/article/view/81/86
Ulia H., Aini A.P., Nurmalasari E.,, Khairati M., Luthfi M.Z., Yahya A.K. (2023) Pembuatan Nata De Coco di Nagari Kamang Hilir Kabupaten Agam Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Journal of Industrial Community Empowerment, 2(1), 7-12. http://dx.doi.org/10.52759/jice.v2i1.190
Wang, Z., Li, S., Zhao, X., Liu, Z., Shi, R., & Hao, M. (2025). Applications of bacterial cellulose in the food industry and its health-promoting potential. Food Chemistry, 464, 141763. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2024.141763
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.37445
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















