Pendampingan pengelolaan aplikasi berbasis web sebagai relawan penanggulangan bencana (medis dan non medis)

Emmelia Kristina Hutagaol, Niko Suwarno, Nur Ali, Afif Wahyudi Hidayat

Abstract


Abstrak

Bencana alam selalu diiringi dengan kerusakan, Dukungan dalam upaya penanggulangan bencana berupakan komunikasi verbal mapun non verbal di percaya dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Memiliki aplikasi  berbasis web dalam  sistem Informasi  untuk koordinasi yang lebih baik menjadi pilihan yang tepat bagi relawan penanggulangan medis dan non medis. Pendampingan ini bertujuan agar adanya peningkatan tingkat pemahaman relawan baik medis dan non medis untuk dapat memberikan Informasi dan mendapatkan Informasi melalui data dan dokumentasi.Metode pengabdian kepada masyarakat yang tergabung dalam TAGANA (Taruna Siaga Bencana) unsur Rajawali ini adalah melalui pelatihan, praktik langsung dan evaluasi dalam penggunakan aplikasi berbasis web baik kepada relawan medis dan non medis, Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test yang didapatkan hasil adanya  peningkatan sebesar 20% dari sebelam dan sesudah penadampingan. Hasil kegiatan juga menunjukkan adanya peningkatan rasa percara diri dari Para Admin yang ditunjuk untuk memiliki otoritas  input data.Dari hasil Forus Discussion Group dihasilkan kesepakatan SOP alur dan kriteria data yang di upload, serta adanya Tim editor.Melalui pendampingan ini telah mewujudkan empowering dari Relawan Penanggulangan dalam hal untuk melaksanakan sistem koordinasi dan merespon bencana serta terpadu.

 

Kata kunci: relawan bencana; pendampingan; digitalisasi; manajemen bencana; aplikasi berbasis web.

 

Abstract

Natural disasters inevitably cause significant destruction, underscoring the critical need for effective disaster management. Both verbal and nonverbal communication are vital for enhancing disaster preparedness. Implementing a web-based information system provides an effective means to facilitate coordination among medical and non-medical response volunteers alike. This initiative sought to improve volunteers’ capacity to provide and access information efficiently through better data sharing and documentation. Community service activities for TAGANA Rajawali  group members included targeted training sessions, hands-on practice, and evaluations on the use of web-based applications in disaster response. The program’s impact was measured through pre- and post-training assessments, revealing a 20% increase in volunteer performance. Additionally, the training significantly enhanced the confidence of administrators tasked with data entry. A Focus Group Discussion achieved consensus on standard operating procedures (SOPs) for managing data flow and upload criteria, and established an editorial team to oversee data quality. This capacity-building support has ultimately empowered Disaster Response Volunteers by enabling integrated coordination and promoting more effective disaster response operations

 

Keywords: disaster volunteers; assistance; digitalization; disaster management; web-based applications.


Keywords


disaster volunteers; assistance; digitalization; disaster management; web-based applications.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, D., Ardana, P., Aini, Q., Utami, M., Yuniarti, E., & Adhicandra, I. (2023). Sistem Informasi DAN REHABILITAS Pascabencana Berbasis WEB. http://sefamediautama.id/Telp.

Affandi, A., & Wibowo, R. P. (2021). Rancang Bangun Aplikasi Perangkat Bergerak Pendataan Kondisi Bencana (Studi Kasus: MDMC Jawa Timur). Jurnal Teknik ITS, 10(1). https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i1.60120

Bajow, N., Mortelmans, L. J. M., Maghraby, N., Alatef Sultan, S. A., Mani, Z. A., & Aloraifi, S. (2022). Disaster health education framework for short and intermediate training in Saudi Arabia: A scoping review. Frontiers in Public Health, 10. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.932597

Hutagaol, E. K., Marini, I., & Hidayat, A. W. (2023). Analisis tingkat pemahaman relawan penanggulangan bencana (non medis) terhadap manajemen pencegahan dan pengendalian infeksi di lokasi pengungsian tahun 2022. Journal of Nursing Practice and Education, 3(2), 197–204. https://doi.org/10.34305/jnpe.v3i2.752

Kristina, E., Wahyudi, A., Studi, P., Kesehatan, A., & Kesehatan, I. (2023). Pemberdayaan Kelompok Relawan (Non Medis) Dalam Manjemen Pencegahan Penyakit Dan Pengendalian Infeksi (PPI) Di Lokasi Bencana. 7(3). https://infeksiemerging.kemkes.go.

Nensi, M., Ledoh, C. C., Satar, S., & Listiani, H. (2025). Pelatihan penggunaan google sites sebagai media pembelajaran interatif bagi MGMP IPA Keerom. 9(November), 3908–3913.

Nugroho, A. Y., Prasetya, J. D., Maharani, Y. N., Cahyadi, T. A., & Kurniawan, F. A. (2024). Perancangan Aplikasi E-Lapor Berbasis Android untuk Membantu Komunitas Peduli Sungai Opak Gajah Wong Melakukan Monitoring Potensi Bencana Daerah ( BPBD ), Dinas Lingkungan Hidup ataupun Balai Besar Sungai . Namun teknis waktu , dan akurat . Aplikasi E- la. 4(1).

Rahman, F., Laily, N., Wulandari, A., Muhammad Ridwan, A., Wanna Yolanda, Z., Fatimah, H., Studi Kesehatan Masyarakat, P., Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, F., Selatan, K., Studi Ilmu Kedokteran Program Doktor, P., Studi Kesehatan Masyarakat Program Magister, P., Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran, I., & Lambung Mangkurat, U. (2022). Program Peningkatan Kapasitas Masyrakat Dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Banjir Berbasis Komunitas. 6.

Socha-Dietrich, K. (2021). Empowering the health workforce to make the most of the digital revolution. OECD Health Working Papers, (129), 0_1,1-4,7-67. https://www.proquest.com/working-papers/empowering-health-workforce-make-most-digital/docview/2557872336/se-2?accountid=13771

Utara, U. S. (2018). Faktor-Faktor Penghambat Implementasi Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Sinabung Kebijakan Faktor-Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Sinabung. 1(1).

Wiryany, D., Natasha, S., Kurniawan, R., Komunikasi, J. I., & Bandung, M. (2022). Perkembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Perubahan Sistem Komunikasi Indonesia. In Jurnal Nomosleca, Oktober (Vol. 8, Issue 2). Jurnal Nomosleca, Oktober, 8(2), 242–252.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.37765

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: