Peningkatan pemahaman peserta didik tentang kekerasan terhadap anak melalui metode partisipatif dan kolaboratif di Madrasah Ibtidaiyah Sultan Agung Sleman

Prameswara Winriadirahman, Ahmad Iqbal, Ali Imran Nasution, Dita Rosalia Arini, Dwi Najah Tsirwiyati, Elkristi Ferdinan Manuel, Ema Nurkhaerani, Faqih Zuhdi Rahman, Slamet Tri Wahyudi, Wendy Budiati Rakhmi

Abstract


Abstrak

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa kasus kekerasan di satuan pendidikan masih tinggi dan menyerupai fenomena “gunung es” karena banyak peristiwa tidak terungkap. Menyikapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan  terhadap anak sesuai dengan kerangka hukum di Indonesia dan mendorong keberanian untuk melaporkan kekerasan terhadap anak serta memperkuat komitmen sekolah dalam menyediakan mekanisme pelaporan yang aman guna mewujudkan lingkungan belajar yang ramah anak. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Sultan Agung, Sleman, pada 23 Januari 2025 yang diikuti oleh 35 peserta didik. Metode yang digunakan melalui metode partisipatif dan kolaboratif dengan pendekatan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap kekerasan terhadap anak yang disampaikan, yang terlihat dari peserta didik yang menjawab kuis pada akhir kegiatan.

 

Kata kunci: kekerasan terhadap anak; satuan pendidikan; partispatif dan kolaboratif.

 

Abstract

The 2023 data from the National Commission for Child Protection indicate that violence in educational units remains a serious concern and continues to reflect an “iceberg phenomenon,” in which many cases go unreported. In response to this situation, a community service program was conducted to improve students’ understanding of the prevention and handling of child violence within the framework of Indonesian law, to encourage them to speak up and report child violence, and to strengthen the school’s commitment to providing a safe and accessible reporting mechanism in order to foster a child-friendly learning environment. The activity took place at Madrasah Ibtidaiyah Sultan Agung, Sleman, on January 23, 2025, and was attended by 35 students. The program used a participatory and collaborative method through group discussions. The results of the activity indicated an improvement in students’ understanding of the issues discussed, as reflected in the quiz at the end of the session.

 

Keywords: child violence; educational institutions; participatory and collaborative.


Keywords


child violence; educational institutions; participatory and collaborative.

Full Text:

PDF

References


Alim Amri, N., & Yunita, A. (2023). Pengaruh Reward Terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini Kelompok A Di Tk Aisyiyah Minasa UPA. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2940–2947. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.616

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY. (2024). Ekspose Data Perlindungan Korban Kekerasan Tahun 2024 (Januari sampai dengan Desember).

Djumeno, L. D., Soedarsono, Y. S. A., Ali, F., & Fauzi, F. (2021). Pemenuhan Hak Anak dalam Pembangunan Karakter (Studi di Organisasi Siswa Siswi Sekolah Dasar Ilsma Al-Ikhlas, Cipete, Jakarta). Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 5(2), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jpus.v5n2.p1-8

Kemen PPPA. (2024). Jumlah Kasus dan Korban Kekerasan terhadap Anak menurut Tahun Penginputan. https://siga.kemenpppa.go.id/dataset?ids=MTIyMg==&entity=cHJvdmluY2U=

Leksono, A. A., & Maulana, M. F. (2024). Jalan Terjal Mewujudkan Satuan Pendidikan Anti Kekerasan. KPAI.

PUSDATIN KPAI. (2024). Data Pengaduan Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (1945).

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (2014).

Wahidin, D., Fajrin, V., Damayanti, A., Noviandri, A. D., Nurkhumairoh, & Aulia, A. (2024). Sosialisasi Penanganan Tindakan Bullying Di SMK Informatika Ciputat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 3(7), 24–30.

Wiyani, N. A. (2017). Save Our Children from School Bullying (3 ed.). Ar-Ruzz Media.

Zunaidi, A. (2024). Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat: Pendekatan Praktis untuk Memberdayakan Komunitas (1 ed.). Yayasan Putra Adi Dharma.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v%25vi%25i.37838

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: