Sosialisasi literasi gizi seimbang melalui komunikasi kesehatan partisipatif
Abstract
Abstrak
Kondisi gizi anak usia sekolah dasar masih menjadi persoalan penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Rendahnya pemahaman tentang gizi seimbang, kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, serta minimnya edukasi gizi di lingkungan sekolah menjadi faktor penyebab yang perlu mendapat perhatian. Tujuan pengabdian ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua siswa terhadap pentingnya pola makan gizi seimbang melalui pendekatan komunikasi kesehatan partisipatif. Mitra sasaran pengabdian SD Negeri 2 Regol Garut, Orangtua Siswa kelas VI, dengan jumlah 32. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan (1) sosialisasi literasi gizi seimbang melalui media interaktif dan ceramah edukatif; (2) diskusi partisipatif terkait kebiasaan makan sehat; serta (3) evaluasi perubahan pengetahuan dan sikap melalui observasi, dan post-test. Pendekatan komunikasi partisipatif digunakan untuk memastikan terjadinya dialog dua arah antara fasilitator, dan orang tua siswa, sehingga pesan kesehatan dapat dipahami dan diinternalisasi secara lebih efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep gizi seimbang, kesadaran dalam memilih makanan bergizi, dan keterlibatan aktif orangtua dalam menindaklanjuti kegiatan literasi gizi. Selain itu, lingkungan sekolah mulai menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat melalui kegiatan “Bekal Sehat Bersama”. Kegiatan ini, membuktikan bahwa komunikasi kesehatan partisipatif efektif dalam menumbuhkan gerakan literasi gizi seimbang yang berkelanjutan di lingkungan SDN 2 Regol, Garut.
Kata kunci: gerakan literasi; komunikasi kesehatan partisipatif; literasi gizi seimbang; pola makan; sosialisasi.
Abstract
The nutritional condition of elementary school-aged children remains a significant issue in public health development. The low level of understanding of balanced nutrition, fast food consumption habits, and the lack of nutrition education in the school environment are contributing factors that require attention. The purpose of this community service is to increase the knowledge and awareness of parents of students regarding the importance of a balanced nutritional diet through a participatory health communication approach. The community service partners of SD Negeri 2 Regol Garut are 32 parents of grade VI students. The community service implementation method is carried out in stages: (1) socialization of balanced nutrition literacy through interactive media and educational lectures; (2) participatory discussions related to healthy eating habits; and (3) evaluation of changes in knowledge and attitudes through observation and post-tests. The participatory communication approach is used to ensure a two-way dialogue between facilitators and parents, so that health messages can be understood and internalized more effectively. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the concept of balanced nutrition, awareness in choosing nutritious foods, and active parental involvement in coordinating nutritional literacy activities. Furthermore, the school environment began to show behavioral changes toward healthier behavior through the "Healthy Lunch Together" activity. This activity demonstrated the effectiveness of participatory health communication in fostering a sustainable balanced nutrition literacy movement at SDN 2 Regol, Garut.
Keywords: literacy movement; participatory health communication; balanced nutrition literacy; diet; socialization.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Attamimi, H. R., Lestari, Y., & Rinenggantyas, N. M. (2024). Pentingnya Kemampuan Komunikasi Dalam Pelayanan Kesehatan. Community Proffesional Service Journal, 2(1), 1–23.
Hidayat, R., Anwar, S., & Fitriani, D. (2022). Edukasi gizi seimbang berbasis sekolah sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan sikap hidup sehat siswa SD. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 145–153.
Indriasari, Rahayu; Nadjamuddin, Ulfah; Arsyad, Dian Sidik; Iswarawanti, Dwi Nastiti. (2021). School-based nutrition education improves breakfast-related personal influences and behavior of Indonesian adolescents: a cluster randomized controlled study. Nutrition Research and Practice, 15(5), 639-654. DOI: 10.4162/nrp.2021.15.5.639
Indriani, Lina; Widia Oktari, Senny; Syarah, May; Rafli, Muhammad Febri. (2025). Edukasi Gizi pada Siswa Sekolah Dasar “Makanan Sehat, Tubuh Kuatt” Profí´cio: Jurnal Abdimas FKIP UTP, 6(2), DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5044
Indriasari, Rahayu; Nadjamuddin, Ulfah; Arsyad, Dian Sidik; Iswarawanti, Dwi Nastiti. (2021). School-based nutrition education improves breakfast-related personal influences and behavior of Indonesian adolescents: a cluster randomized controlled study. Nutrition Research and Practice, 15(5), 639-654. DOI: 10.4162/nrp.2021.15.5.639
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurniasari, R., & Rahmatunnisa, R. (2021). Pendidikan gizi menggunakan media Nutriedutainment terhadap pengetahuan gizi seimbang anak sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Kuliner, 1(2), 33–40. https://doi.org/10.35706/giziku.v1i2.4755
Ma’ruf, Muhammad; Rais, Ichwan Ridwan; Bachri, Moch. Saiful. (2022). Peran edukasi dalam pemilihan makanan sehat pada anak sekolah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(1), 87.15-91.90. DOI: 10.33474/jp2m.v5i1.21427
Maryanti, Dwi; (penulis tunggal) (2021). Edukasi Esensial Pemilihan Penganan Sehat bagi Siswa Sekolah Dasar di SDIT Buah Hati Kabupaten Cilacap. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 2(3), DOI: 10.55606/jpkmi.v2i3.573
Naja, F. N., Ramadhani, N. F., & Askaffi, T. M. (2022). Penanggulangan Stunting melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat dengan Sosialisasi dan Edukasi Stunting di Desa Sukorejo. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 16–26. https://doi.org/10.35309/dharma.v2i2.5590
Pratama, A., & Lestari, N. (2022). Literasi gizi melalui pendekatan partisipatif pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Abdimas Kesehatan, 4(1), 33–41.
Rahmawati, I., Putri, A. R., & Maulana, M. (2020). Komunikasi kesehatan partisipatif dalam edukasi gizi anak sekolah. Jurnal Komunikasi Pengabdian, 2(2), 88–96.
Rusiawati, Ria Tri Harini Dwi; Wijana, I Ketut. (2023). Pengaruh Literasi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa dalam Memilih Makanan Sehat dan Aman sesuai Pedoman Gizi Seimbang. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6679
Sari, D. P., Wulandari, S., & Nugroho, A. (2021). Pengaruh edukasi gizi interaktif terhadap pengetahuan gizi siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(3), 201–209.
Safitri, N., & Hasanah, L.N. (2025). Pengaruh edukasi gizi seimbang terhadap pengetahuan dan sikap gizi anak sekolah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.40652 Syafiie, Muhammad; Canoy, Berlin Aprilia; Mita, Karola Marie; Primadani, Furqan; Prastya, Kiftian Hady. (2022). Sosialisasi Pola Konsumsi Makanan dan Minuman Sehat Sebagai Upaya Literasi Kesehatan di SDN 012 Balikpapan Kota. EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), DOI: 10.36277/eunoia.v4i1.648
Teo, C.H., Chin, Y.S., Lim, P.Y., et al. (2019). School-based intervention that integrates nutrition education and supportive healthy school food environment among Malaysian primary school children: a study protocol. BMC Public Health, 19, 1427. https://doi.org/10.1186/s12889-019-7708-y
Yuliana, E., Fadilah, R., & Saputra, H. (2023). Pendekatan partisipatif dalam program literasi gizi di sekolah dasar. Jurnal Abdimas Pendidikan, 7(1), 55–63.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.37883
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















