Membangun gizi seimbang di desa: intervensi edukasi untuk cegah stunting

Richa Noprianty, Ratna Dian Kurniawati, Madinatul Munawaroh, Ecih Winengsih, Agung Sutriyawan

Abstract


Abstrak

Angka stunting di Desa Dukuh, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung masih tergolong tinggi dan menjadi permasalahan kesehatan prioritas pada mitra sasaran, khususnya di RW 13 yang teridentifikasi memiliki 6 balita stunting. Kondisi ini menunjukkan adanya permasalahan nyata pada mitra berupa kurang optimalnya pengetahuan keluarga tentang gizi seimbang, praktik pemberian makan pada balita yang belum tepat, serta kondisi kesehatan lingkungan yang belum mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, keterbatasan akses informasi dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan turut memperburuk situasi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengabdian kepada masyarakat yang terarah melalui edukasi gizi dan peningkatan kesehatan lingkungan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra, sehingga diharapkan dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 oleh dosen Fakultas Ilmu Kesehatan dan mahasiswa Universitas Bhakti Kencana. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan dan ibu yang mempunyai anak usia 0 – 5 tahun berjumlah 34 orang. Kegiatan berupa pemberian edukasi tentang pencegahan stunting melalui gizi seimbang dengan metode isi piringku, pemberian vitamin A dan obat cacing dari kader serta membuat camilan bergizi dan sehat untuk balita. Peserta diberikan kuesioner pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest responden adalah 10,79 dan meningkat menjadi 11,03 pada posttest. Terdapat peningkatan rerata sebesar 0,24 poin setelah dilakukan intervensi. Pembuatan camilan sehat menggunakan tempe dan sayuran diikuti oleh masyarakat dan dipilih pemenangnya. Cemilan dinilai dari rasa, tekstur dan warna yang menarik. Melalui demonstrasi dan pelatihan kreatif, keterampilan ibu dalam menyusun resep camilan sehat dan bergizi dapat ditingkatkan sebagai upaya pencegahan stunting di masyarakat.

 

Kata kunci: camilan bergizi; edukasi kesehatan; gizi seimbang; pengabdian kepada masyarakat; stunting.

 

Abstract

The prevalence of stunting in Dukuh Village, Ibun Subdistrict, Bandung Regency remains high and represents a priority public health concern, particularly in RW 13, where six stunted toddlers have been identified. This situation reflects underlying issues, including inadequate family knowledge of balanced nutrition, inappropriate infant and young child feeding practices, and suboptimal environmental health conditions that hinder optimal child growth and development. Limited access to sustained health information and education further contributes to the persistence of the problem. This community engagement program aimed to address these challenges through targeted nutrition education and environmental health improvement interventions. The activity was conducted in August 2025 by lecturers and students from the Faculty of Health Sciences, Bhakti Kencana University. Participants included 34 individuals, consisting of health cadres and mothers with children aged 0–5 years. The intervention comprised education on stunting prevention through balanced nutrition using the “My Plate” approach, distribution of vitamin A supplementation and deworming medication by health cadres, and training on the preparation of healthy and nutritious snacks for toddlers. Participants completed pretest and posttest questionnaires to assess knowledge changes. The results indicated an increase in the mean score from 10.79 (pretest) to 11.03 (posttest), with a mean difference of 0.24 points, suggesting a modest improvement in participants’ knowledge following the intervention. Additionally, a community-based activity involving the preparation of healthy snacks made from tempeh and vegetables was conducted, with entries evaluated based on taste, texture, and visual appeal. Through demonstrations and hands-on training, mothers’ skills in developing nutritious snack recipes were enhanced, contributing to community-based efforts in stunting prevention.

 

Keywords: nutritious snacks; health education; balanced nutrition; community service; stunting.


Keywords


nutritious snacks; health education; balanced nutrition; community service; stunting.

Full Text:

PDF

References


Akbar, R. R., Kartika, W., & Khairunnisa, M. (2023). The Effect of Stunting on Child Growth and Development. Scientific Journal, 2(4), 153–160. https://doi.org/10.56260/sciena.v2i4.118

Ayu Rahmadani, R., Setiawati, A., Aris, I., Lontaan, A., & Prasetyowati, P. (2025). Effectiveness of nutrition education on stunting prevention behavior in mothers under five. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 3(1), 01–08. https://doi.org/10.61099/junedik.v3i1.68

Beatty, A., Borkum, E., Leith, W., Null, C., & Suriastini, W. (2024). A cluster randomized controlled trial of a community-based initiative to reduce stunting in rural Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 20(1). https://doi.org/10.1111/mcn.13593

Gordon, B., Boisson, S., Johnston, R., Trouba, D. J., & Cumming, O. (2023). Unsafe water, sanitation and hygiene: a persistent health burden. Bulletin of the World Health Organization, 101(9), 551. https://doi.org/10.2471/BLT.23.290668

Hidayanti, L., Zen Rahfiludin, M., Nugraheni, S. A., & Murwani, R. (2023). Development of tempe flour-enriched snacks to prevent anemia in adolescent girls. Progress in Nutrition, 25(1), 1–9. https://doi.org/10.23751/pn.v25i1.12602

Humairoh, F., Firdaus, F. A., Ulfa, R. A., Gustiani, N. F., Saputri, D., Aprina, D., Nurdianti, L., Oloan, H. N., Ramadhan, M. A. N., & Ananda, S. (2023). Nugget Tempe: Inovasi Makanan Pencegah Stunting. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 273–277. https://doi.org/10.54951/comsep.v4i3.515

Ilmani, D. A., & Fikawati, S. (2023). Nutrition Intake as a Risk Factor of Stunting in Children Aged 25–30 Months in Central Jakarta, Indonesia. Jurnal Gizi Dan Pangan, 18(2), 117–126. https://doi.org/10.25182/jgp.2023.18.2.117-126

Kusumawardani, L. H., Rasdiyanah, R., Rachmawati, U., Jauhar, M., & Desy Rohana, I. G. A. P. (2020). Community-Based Stunting Intervention Strategies: Literature Review. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 8(2), 259. https://doi.org/10.20527/dk.v8i2.8555

Mustakim, M. R. D., Irwanto, Irawan, R., Irmawati, M., & Setyoboedi, B. (2022). Impact of Stunting on Devel[1] M. R. D. Mustakim, Irwanto, R. Irawan, M. Irmawati, and B. Setyoboedi, “Impact of Stunting on Development of Children between 1-3 Years of Age,” Ethiop. J. Health Sci., vol. 32, no. 3, pp. 569–578, 2022, doi: 10.4314/ejhs.v3. Ethiopian Journal of Health Sciences, 32(3), 569–578.

Noprianty, R., Dahliah, D., Nur’aeni, S., Rivai, S. I., Santoso, R., & Jumiatun. (2024). Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi. PengabdianMu, 9(2), 188–195.

Noprianty, R., Wahyudi, F. M., & Valiani, C. (2023). Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia II (I Made Sukma Wijaya (ed.); 1st ed.). Media Sains Indonesia.

Ode, W., Urufia, N., Yaumil, A., Thaifur, B. R., & Ode, W. (2024). VOLUME 7 NO 8 AGUSTUS 2024 Deteksi Dini Status Gizi Anak Umur 0-60 Bulan di Posyandu Ferbena Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wolio Early Detection of Nutritional Status of Children Aged 0-60 Months At Posyandu Ferbena Work Area UPTD Puskesmas Wolio Jurnal Ko. 7(8), 3398–3405. https://doi.org/10.56338/jks.v2i1.671

Peraturan Bupati Bandung Nomor 74 Tahun 2019. (2019). Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting.

Rachmi, C. N., Li, M., & Baur, L. A. (2018). The double burden of malnutrition in Association of South East Asian Nations (ASEAN) countries: A comprehensive review of the literature. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 27(4), 736–755. https://doi.org/10.6133/apjcn.062018.02

Shekar, M., Okamura, K. S., & Vilar-compte, M. (2024). H U M A N D E V E LO P M E N T Investment Framework for Nutrition 2024.

Soliman, A., De Sanctis, V., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., Hamed, N., & Soliman, N. (2021). Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Biomedica, 92(1), 1–12. https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346

Sunaryo, D. R., Candradewini, & Arifianti, R. (2022). Implementasi Kebijakan Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Bandung. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik, 4(4), 205–213.

Syagata, A. S., Rohmah, F. N., Khairani, K., & Arifah, S. (2021). Evaluasi pelaksanaan pengukuran tinggi badan oleh kader Posyandu di Wilayah Yogyakarta. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 17(2), 195–203. https://doi.org/10.31101/jkk.2311

United Nations Children’s Fund, & World Health Organisation. (2023). Progress on household drinking water, sanitation and hygiene 2000-2022: A special focus on gender.

Vaivada, T., Akseer, N., Akseer, S., Somaskandan, A., Stefopulos, M., & Bhutta, Z. A. (2020). Stunting in childhood: An overview of global burden, trends, determinants, and drivers of decline. American Journal of Clinical Nutrition, 112, 777S-791S. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa159

WHO. (2020). The Double Burden of Malnutrition: Priority Actions On Ending Childhood Obesity.

WHO. (2021). Mid-term review of the Strategic Action Plan to reduce the double burden of malnutrition in the WHO South-East Asia Region 2016-2025 (Issue December).




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38560

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: