Implementasi literasi hukum untuk generasi muda melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal
Abstract
Abstrak
Rendahnya literasi dan pemahaman hukum di kalangan peserta didik dapat memperbesar risiko keterlibatan mereka dalam perundungan, kenakalan remaja, penyalahgunaan media sosial, narkotika, judi daring, serta berbagai perilaku berisiko lainnya. Artikel pengabdian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal sebagai salah satu upaya peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pendidikan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan deskriptif-dokumenter melalui tahapan perencanaan, koordinasi, penyuluhan, diskusi, dan evaluasi administratif. Data dikumpulkan dari laporan kegiatan, materi presentasi, notulen, foto dokumentasi, serta wawancara singkat dengan tim pelaksana. Program JMS dilaksanakan di sebelas lembaga pendidikan di Kecamatan Panyabungan, yang meliputi SMP, SMA/MA, SMK, dan perguruan tinggi. Materi penyuluhan mencakup perundungan, kenakalan remaja, bahaya narkotika, etika bermedia sosial, judi daring, pertambangan ilegal, serta isu malpraktik dan aborsi dalam perspektif kesehatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program JMS berjalan secara sistematis, komunikatif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta, meskipun menghadapi sejumlah hambatan administratif, teknis, dan penyesuaian jadwal lapangan. Kegiatan ini juga menghasilkan dokumentasi operasional yang dapat dijadikan rujukan dalam pengembangan model penyuluhan hukum serupa di tingkat lokal.
Kata kunci: generasi muda; jaksa masuk sekolah; litreasi hokum; penyuluhan hukum.
Abstract
Low levels of legal literacy and legal awareness among students may increase their vulnerability to bullying, juvenile delinquency, social media misuse, narcotics abuse, online gambling, and other at-risk behaviors. This community service article aims to describe the implementation of the Jaksa Masuk Sekolah (Prosecutor Goes to School, JMS) program by the Mandailing Natal District Prosecutor’s Office as an initiative to strengthen legal awareness in educational settings. The program was carried out using a descriptive documentary approach through the stages of planning, coordination, legal outreach, discussion, and administrative evaluation. Data were obtained from activity reports, presentation materials, minutes of meetings, photographic documentation, and brief interviews with the implementation team. The JMS program was conducted at eleven educational institutions in Panyabungan Subdistrict, comprising junior high schools, senior high schools/madrasahs, vocational schools, and a university. The outreach materials covered bullying, juvenile delinquency, the dangers of narcotics, ethics in social media use, online gambling, illegal mining, and issues related to medical malpractice and abortion within a health-law context. The results show that the JMS program was implemented in a systematic, communicative, and responsive manner, although several administrative, technical, and field scheduling constraints were encountered. The program also produced operational documentation that may serve as a reference for the development of similar legal outreach models at the local level.
Keywords: young generation; prosecutors in schools; legal literacy; legal education.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abas, M., Irwanto, D., & Dewi, S. (2025). The role of the Karawang District Prosecutor’s Office in preventive efforts to combating corruption in Karawang Regency. Pena Justisia: Media Komunikasi Dan Kajian Hukum, 24(1), 3076–3092. https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.6223
Al Fatih, S., Nur, A. I., Hermanto, B., & Haris, H. (2025). Understanding regulations of online gambling in Indonesia: Is it forbidden? Jurisdictie, 16(1), 55–76. https://doi.org/10.18860/j.v16i1.31101
Atkins, T. D. (2020). #ForTheCulture: Generation Z and the future of legal education. Michigan Journal of Race and Law, 26(1), 115–170. https://doi.org/10.36643/mjrl.26.1.fortheculture
Fahmi, Z., Fariza, S. A., & Mtd, N. W. A. (2025). Negligence in the medical profession: A comparative study of Islamic law and Indonesian law. SHISHYA: Studies and Perspectives on Law and Justice, 1(2), 54–60. https://doi.org/10.63306/kqy31157
Fahmi, Z., Hasibuan, A. M., Nasution, R. R., Asrofi, A., & Suroto, S. (2025). Criminal liability for illegal abortion in Indonesian and Islamic law: a comparative study. Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah Dan Hukum, 19(1), 35–68. https://doi.org/10.24239/blc.v19i1.3909
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. (2025a). Kasi Intelijen Memimpin Pelaksanaan Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 2. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=402TkzivnA4
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. (2025b, November 20). Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Peringati Hari Anak Sedunia 2025 Lewat Program Jaksa Cilik dan Jaksa Masuk Sekolah. Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. https://kejari-mandailingnatal.kejaksaan.go.id/?p=862
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. (2025c, December 15). Perkuat Kesadaran Hukum, Kasi Intel Kejari Madina Menjadi Narasumber Seminar di STAIN Madina. Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. http://kejari-mandailingnatal.kejaksaan.go.id/?p=1002
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. (2026a, January 19). Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah di MAN 1 Mandailing Natal. Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. https://kejari-mandailingnatal.kejaksaan.go.id/?p=1046
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. (2026b, January 26). Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah di SMAN 1 Panyabungan dan SMPN 2 Panyabungan. Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. https://kejari-mandailingnatal.kejaksaan.go.id/?p=1054
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. (2026c, January 28). Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah di SMK Negeri 3 Panyabungan. Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. https://kejari-mandailingnatal.kejaksaan.go.id/?p=1059
Lv, Y. (2022). Cultivation of teenagers’ digital media literacy and network legal literacy in the era of digital virtual technology. Scientific Programming, 2022, 1–9. https://doi.org/10.1155/2022/2978460
Madhusodani, N. L. M., Yuliartini, N. P. R., & Mangku, D. G. S. (2025). From legal structure to legal culture: Rethinking the Prosecutor’s School Outreach program in Singaraja City. Journal of Judicial Review, 27(1), 103–120. https://doi.org/10.37253/jjr.v27i1.10151
Maeyangsari, D., Adrian, S. F., Suci, A. T., Nandrini, F. T., & Rayhan, M. (2024). Peran Kejaksaan dalam memberikan penyuluhan hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 239–244. https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/762
Mahy, P., Winarnita, M., & Herriman, N. (2022). Influencing the influencers: Regulating the morality of online conduct in Indonesia. Policy & Internet, 14(3), 574–596. https://doi.org/10.1002/poi3.321
Manyerere, D. J. (2025). Tanzania youth and social media: perceptions, experiences and implications for human rights violations. International Journal of Adolescence and Youth, 30(1). https://doi.org/10.1080/02673843.2025.2506665
Pardede, J. P. (2025, July 9). Kejari Madina Gelar Jaksa Masuk Kampus ke STIKES Namira, Muhammad Iqbal: Kenali Hukum Jauhi Hukuman. Majalah Berita Umum TRIAS: Inspirasi Pengambil Kebijakan. https://triasinfo.com/yudikatif/read/954/Kejari-Madina-Gelar-Jaksa-Masuk-Kampus-ke-STIKES-Namira-Muhammad-Iqbal-Kenali-Hukum-Jauhi-Hukuman
Rohman, A., Hartiwiningsih, H., & Rustamaji, M. (2024). Illegal mining in Indonesia: need for robust legislation and enforcement. Cogent Social Sciences, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2358158
Trihastuti, N., & Putri, S. A. (2020). Reposition of child protection through the enforcement of human rights and constitutional rights. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 9(2), 314–335. https://doi.org/10.25216/jhp.9.2.2020.314-335
Zunaidi, A. (2024). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Pendekatan praktis untuk memberdayakan komunitas (U. S. Hidayatun (ed.)). Yayasan Putra Adi Dharma.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38573
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















