Pelatihan pembuatan POC limbah bonggol pisang kepok kepada kelompok tani berkat sentosa, Desa Batu Laki, Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Abstract
Abstrak
Desa Batu Laki merupakan salah satu penghasil pisang kepok di Kecamatan Padang Batung Hulu Sungai Selatan. Potensi limbah bonggol pisang kepok yang melimpah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair (POC). Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah melatih masyarakat membuat POC dari bonggol pisang dan meningkatkan pengetahuan petani tentang pembuatan pupuk organik cair dan pemanfaatannya. Sasaran pelatihan adalah kelompok tani Berkat Sentosa, di Desa Batu Laki, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2025. Tahapan pelatihan diawali dengan sosialisasi kepada kelompok tani kemudian penyampaian materi, diskusi, serta praktek langsung pembuatan POC dari bonggol pisang. Pretest dan posttest dilakukan untuk mengukur pengetahuan petani tentang POC. POC yang dibuat difermentasi selama 14 hari. Kegiatan pelatihan berhasil membuat POC yang dicirikan dengan warna cokelat dan beraroma tapai dengan pH 4. Hasil pretest menunjukan nilai pengetahuan peserta sebesar 44,65 dan pada posttest nilainya menjadi 78,33. Pelatihan ini berhasil melatih peserta membuat POC dari bonggol pisang dan meningkatkan pengetahuan sebesar 33,68 poin. Kegiatan yang dilakukan berhasil melatih, meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan masyarakat membuat POC.
Kata kunci: bonggol pisang; EM4; POC.
Abstract
Batu Laki Village is one of the producers of kepok bananas in Padang Batung District, Hulu Sungai Selatan. The abundant potential of kepok banana stalk waste can be utilized as a material for making liquid organic fertilizer (POC). The purpose of this community service activity was to train local farmers in the production of LOF from banana corms and to enhance their knowledge regarding organic fertilizer processing. The training was targeted at the Berkat Sentosa Farmers’ Group and was conducted on August 8, 2025. The program began with an initial socialization session, followed by the delivery of materials, discussions, and hands-on practice in producing LOF from banana corms. A pre-test and post-test were administered to assess the participants’ knowledge of LOF. The fertilizer produced was fermented for 14 days and was characterized by a brown color, a fermented (tape-like) smell, and a pH of 4. The pre-test results showed an average knowledge score of 44.65, which increased to 78.33 after the training. Overall, the program successfully trained participants in producing LOF from banana corms and improved their knowledge by 33.68 points. The community service activities carried out successfully trained, increased the knowledge, and skills of the community in making POC.
Keywords: banana corm, EM4, POC.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abuzaid, H., Amin, E., Moawad, A., Usama Ramadan, Abdelmohsen, Hetta, M., & Mohammed, R. (2020). Liquid Chromatography High-Resolution Mass Spectrometry Analysis, Phytochemical and Biological Study of Two Aizoaceae Plants Plants: A New Kaempferol Derivative from Trianthema portulacastrum L. Pharmacognosy Research, 10(October), 24–30. https://doi.org/10.4103/pr.pr
Anugrah, T. E., Djamaluddin, I., & Mambuhu, N. (2021). Pengaruh Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Buncis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP), 1(1), 1–6.
Arwan, Maharia, D., Ahmad, S., & Hafari, S. (2022). Pengaruh Pupuk Organik Cair ( POC) Bonggol Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian (JIMFP), 2(1), 169–175.
Bahtiar, S. A., Muayyad, A., Ulfaningtias, L., Anggara, J., Priscilla, C., & Miswar. (2017). Pemanfaatan Kompos Bonggol Pisang (Musa acuminata) untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kandungan Gula Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata). Agritrop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 14(1), 18–22.
Elfarisna, E., Rachman, A., & Rahmayuni, E. (2024). Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Pisang Kepok pada Pertumbuhan dan Produksi Okra (Abelmoschus esculentus). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(3), 447–453. https://doi.org/10.18343/jipi.29.3.447
Gultom, E. S., Sitompul, A. F., & Rezeqi, S. (2021). Pemanfaatan Limbah Batang Pohon Pisang untuk Pembuatan Pupuk Organik Cair di Desa Kulasar Kecamatan Silinda Kabupaten Serdang Bedagai. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan, September, 462–467.
Hakim, T., & Anandari, S. (2019). Responsif Bokashi Kotoran Sapi dan POC Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Agrium, 22(2), 102–106. https://doi.org/10.30596/agrium.v21i3.2456
Hidayati, A., Rosmilawati, Usman, A., Tanaya, I. P., & Septiadi, D. (2020). Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Pengembangan Inovasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Pemanfaatan Limbah Pertanian. Prosiding PEPADU Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2020, 2, 34–38.
Ibrahim, Y., & Tanaiyo, R. (2018). Respon Tanaman Sawi (Brasicca juncea L.) terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Kulit Pisang dan Bonggol Pisang. Jurnal Agropolitan, 5(1), 63–69.
Kartana, S. N., Fatmawati, E., & Wawan. (2021). Peranan Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt.). PIPER, 17(2), 85–91.
Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310//M/4/2019 Tentang Pesyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah, 1 (2019).
Lawotan, Y. E., Ice, M. N., Aprilia, M. G., Waton, V. M. M. P., Yeni, M. F. N., Moa, S., Nggedhi, O. E., Nirong, H. L., Steven, F., Koten, M. K., & Robertus, Y. (2024). Edukasi Pemanfaatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Pisang di Desa Ile Gerong. Communnity Development Journal, 5(5), 9349–9353.
Mawarni, P., & Sari, I. J. (2023). Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Hidroponik dengan Sistem Sumbu (Wick System). Jurnal Bioshell, 12(1), 77–84. https://doi.org/10.56013/bio.v12i1.2080
Rasmito, A., Hutomo, A., & Hartono, A. P. (2019). Testing of Liquid Organic Fertilizer by Fermenting Tofu Liquid Waste, Banana and Cabbage Peel Filtrate Starter, and EM4 Bioactivator. Jurnal IPTEK, 23(1), 55–62. https://doi.org/10.31284/j.iptek.2019.v23i1
Saragih, S. W., Mulyara, B., Irham, W. H., Probowo Rangkuti, H., Panjaitan, A. P., Khanafi Koto, M., Aditya Fanzani, K., Salomo Sumbayak, F., & Ilham Dwi Nanda, M. (2023). Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) yang Ramah Lingkungan Di Desa Kapal Merah Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara. In DEDIKASI Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Vol. 1, Nomor 1).
Sari, D. K., Werena, R. D., Anwar, H., Mayasari, R., & Djana, M. (2024). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang menjadi Pupuk Organik Cair Anti Hama dengan Penambahan EM-4. MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 274–278. https://doi.org/10.58184/mestaka.v3i3.373
Statistik, B. P. (2024). Kecamatan Padang Batung dalam Angka. 17, 274.
Tulak, T., Damba, M. R., Hendrik, Tangkearung, S. S., & Tulak, H. (2023). Pemanfaatan Bonggol Pisang sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Organik. Communnity Development Journal, 4(6), 11680–11684.
Waluyo, T. (2020). Optimasi Pengomposan Limbah Sayuran Pasar Minggu sebagai Sumber Pupuk Organik. Jurnal Ilmu dan Budaya, 41(70), 8275–8297.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38742
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















