Penguatan pemahaman kesehatan reproduksi melalui emo demo emergency kit pada remaja sekolah

Erin Tri Ummul Iszati, Naela Elmaghfiroh Affandi, Muhammad Ramdhan Satria Kinayungan, Aprillita Putri Puspitasari, Afinda Nur Prasantiara, Zahara Aprilia, Almaasah Nafi'ah, Marsha Auribi Sefira

Abstract


Abstrak

Masa pubertas merupakan periode krusial dalam perkembangan remaja ketika terjadi perubahan fisik dan psikologis, seperti menstruasi pada remaja perempuan dan mimpi basah pada remaja laki-laki yang menuntut pemahaman mengenai kebersihan diri. Namun, keterbatasan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, terutama di wilayah terpencil, masih menjadi permasalahan yang dapat memicu kecemasan, kebingungan, hingga perilaku yang berisiko bagi kesehatan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 8 di SMP Negeri 4 Kalisat terkait kebersihan diri saat menstruasi dan mimpi basah melalui penyuluhan interaktif yang dipadukan dengan demonstrasi (emo demo), permainan berbasis kuis, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 83 pada pre-test menjadi 93 pada post-test. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan edukatif yang kontekstual dan komunikatif mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kesehatan reproduksi, serta mengurangi stigma terhadap topik yang selama ini dianggap tabu. Edukasi seperti ini penting untuk dilakukan secara berkala guna membentuk remaja yang sadar, bertanggung jawab, dan mampu menjaga kesehatan reproduksinya secara mandiri.

 

Kata kunci: kesehatan reproduksi; menstruasi; mimpi basah; pubertas; remaja.

 

Abstract

Puberty is a crucial period in adolescent development marked by physical and psychological changes, such as menstruation in adolescent girls and wet dreams in adolescent boys, which require an understanding of personal hygiene. However, limited knowledge about reproductive health, particularly in remote areas, remains a problem that can lead to anxiety, confusion, and even behaviors that pose health risks. Given these conditions, this community service activity was conducted to enhance the knowledge of 8th-grade students at SMP Negeri 4 Kalisat regarding personal hygiene during menstruation and wet dreams through interactive counseling combined with demonstrations (emo demo), quiz-based games, and evaluation using pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in knowledge, marked by a rise in the average score from 83 on the pre-test to 93 on the post-test. This indicates that a contextual and communicative educational approach can enhance students’ understanding of reproductive health and reduce stigma surrounding topics previously considered taboo. Education like this is important to conduct on a regular basis to foster adolescents who are aware, responsible, and capable of managing their reproductive health independently.

 

Keywords: menstruation; puberty; reproductive health; teenagers; wet dreams.


Keywords


menstruation; puberty; reproductive health; teenagers; wet dreams.

Full Text:

PDF

References


Aprilia, A. P., Rahayu, T., & Wahyuni, S. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap dan Perilaku Seksual Remaja. Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 3(2), 83–90. https://doi.org/10.61132/protein.v3i2.1169

Apriliany, F., Cholisah, E., Umboro, R. O., & Bimaharyanto, D. E. (2022). Edukasi Sistem Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual pada Remaja. SELAPARANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(4), 1730–1734. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i4.1730

Butarbutar, M. H., Yani, A., Hakim, A. R., & Hasibuan, B. (2025). Hubungan Edukasi Kesehatan Dengan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Siswa Sma Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam Medan. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 12505–12511. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2044

Damayanti, D. S., & Munawaroh, M. (2023). Analisis Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Mengenai Pubertas Antara Siswa dan Siswi SMP Negeri 265 Jakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(2), 211–218. https://doi.org/https://doi.org/10.37012/jik.v15i2.1663

Dewi, S. K., Anggraini, S., & Tutpai, G. (2023). Optimalisasi Penyuluhan Kesehatan dalam Komunitas Remaja Indonesia tentang Kesehatan Reproduksi. SELAPARANG.Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 2288–2292. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i4.2288

Dianasari, N. (2024). Kesehatan Remaja Pelayanan Kesehatan Remaja di Daerah Terpencil: Strategi Holistik untuk Meningkatkan Kesehatan Mental dan Edukasi Seksual. Prosiding Seminar Nasional Hukum, Bisnis, Sains Dan Teknologi, 276–283. https://ojs.udb.ac.id/HUBISINTEK/article/view/3455

Dzaky, R. D., & Lestari, S. H. (2021). Pubertas dan Permasalahannya. Prosiding FK: Gerakan Anak Muda Lindungi Reproduksi Indonesia, 1(1), 1–2. https://journal.uc.ac.id/index.php/PFK2021/article/view/2343

Eka, Y. (2023). Pengaruh Pemberian Edukasi Tentang Perubahan Seks Sekunder Masa Pubertas Terhadap Pengetahuan Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 8(2), 32–39. https://doi.org/https://doi.org/10.51933/health.v8i2.1135

Ekawati, D., Sabur, F., Umar, S., & Gasma, A. (2021). Efektivitas Penyuluhan tentang Perubahan Fisik pada Masa Pubertas terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa di SDN No. 29 Cini Ayo Jeneponto. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7), 2057–2064. https://doi.org/10.47492/jip.v2i7.1052

Hardiyanti, S. A., & Rahmawati, P. (2026). Literasi Menstruasi dan Pubertas pada Santriwati: Studi Tingkat Pengetahuan di Pondok Pesantren Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 79–86. https://doi.org/https://doi.org/10.56013/jak.v6i1.5040

Rahma, A., Rahman, F., Arifin, S., Anggraini, L., Minasari, M., Raisya, R., Seambaga, A. A., Shafarina, H., Adila, N. A., & Cahyani, S. (2025). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Interaktif di SMAN 5 Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 114–122. https://doi.org/https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.432

Revinel, R., Ani, R. N., Putri, R. A., & Nuryaningsih, N. (2024). Hubungan antara Tingkat Kecemasan dan Kebersihan Diri Saat Menstruasi pada Remaja Putri. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 5(2), 129–138. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/myjm.5.2.129-138

Rochmah, N., Faizi, M., Hisbiyah, Y., Perwitasari, R. K., Pramesthi, C. N., Ardi, D., & Fatwa, F. (2023). Impact of Educational Intervention of Knowledge about Puberty in Indonesia’s Junior High School Students. International Journal Of Scientific Advances, 4(6). https://doi.org/10.51542/ijscia.v4i6.27

Sasmita, A., Hayati, U., Popang, C. T., & Sulistiyowati, A. N. (2024). The Relationship Of The Role Of Parents In Providing Reproductive Health Education And Care Of Genital Organ Hygiene In Adolescent Women In Man Model Manado. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan (KLINIK), 3(1), 258–265. https://doi.org/10.55606/klinik.v3i1.2623

UNICEF. (2020). Menstrual Health and Hygiene Situation Analysis Indonesia. UNICEF Indonesia & Indonesian Coalition for Menstrual Health and Hygiene. https://www.unicef.org/indonesia/reports/menstrual-health-and-hygiene-situation-analysis




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38780

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: