Pelatihan dan pendampingan citizen jurnalism dengan menggunakan handphone pada SMK Triguna 1956
Abstract
Abstrak
Perkembangan teknologi smartphone dan media sosial di kalangan remaja belum dibarengi dengan keterampilan produksi konten yang mumpuni. Temuan awal pada siswa SMK Triguna 1956 menunjukkan bahwa meski seluruh siswa aktif bermedia sosial, mayoritas belum memahami teknik penulisan naskah dan sinematografi yang benar, sehingga konten yang dihasilkan berisiko kurang akurat atau tidak terstruktur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan citizen journalism (jurnalisme warga) agar mampu memproduksi konten yang menarik, sinematik, informatif, serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya (anti-hoaks). Metode pelatihan dilakukan melalui empat sesi utama yang meliputi: (1) pembekalan teknik penulisan naskah berbasis format 5W+1H, (2) pelatihan teknik sinematografi dan editing menggunakan aplikasi smartphone, (3) sosialisasi etika bermedia sosial secara bijak, dan (4) pendampingan praktik produksi konten secara berkelompok. Hasil dari pelatihan, peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun narasi, mengambil gambar dengan sudut (angle) yang tepat, dan mengolah visual menjadi informasi yang terstruktur. Siswa mulai memiliki insting jurnalistik dalam menganalisis peristiwa untuk dijadikan konten. Namun, hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta masih membutuhkan pengembangan rasa percaya diri dalam melakukan teknik wawancara mendalam. Serta pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknis siswa dalam memproduksi karya jurnalisme warga secara mandiri.
Kata Kunci: citizen journalism; sinematografi; penulisan naskah; media sosial; seluler
Abstract
The development of smartphone technology and social media among teenagers has not been accompanied by adequate content production skills. Initial findings among students of Triguna 1956 Vocational School indicate that although all students are active on social media, the majority do not yet understand proper scriptwriting and cinematography techniques, so that the resulting content is at risk of being inaccurate or unstructured. This Community Service (PKM) activity aims to equip students with citizen journalism skills so they are able to produce content that is interesting, cinematic, informative, and can be accounted for its truth (anti-hoax). The training method is carried out through four main sessions which include: (1) provision of scriptwriting techniques based on the 5W + 1H format, (2) training in cinematography and editing techniques using smartphone applications, (3) socialization of wise social media ethics, and (4) mentoring in group content production practices. As a result of the training, participants showed significant improvements in their ability to compose narratives, take pictures from the right angles, and process visuals into structured information. Students began to develop journalistic instincts in analyzing events to be used as content. However, evaluation results indicated that participants still needed to develop their confidence in conducting in-depth interviews. Furthermore, the training successfully improved students' digital literacy and technical skills in producing citizen journalism independently.
Keywords: citizen journalism; cinematography; scriptwriting; social media; mobile
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badriyah, S. (den 6 April 2026). Memahami Apa Itu 5W 1H Dalam Teks Berita. Hämtat från www.gramedia.com: https://www.gramedia.com/literasi/5w-1h/
Brown, B. (2016). Cinematography and Practice. Oxford: focal Pres.
Erwan Effendy1, Z. A. (2023). Dasar Dasar Penulisan Berita. Jurnal Pendidikan dan Konseling , 4041.
Fachrudin, A. (2017). Dasar-dasar produksi televisi: produksi berita, feature, laporan investigasi, dokumenter,. Jakarta: Kencana.
Frost, B. (2009). Cinematography for Directors. Seattle: Michael Wiese Production.
https://www.sekawanmedia.co.id. (den 4 Oktober 2025). Pengertian dan Fungsi Portal Web bagi Pengguna. Hämtat från https://www.sekawanmedia.co.id.
KBBI. (den 22 APRIL 2026). https://kbbi.web.id/. Hämtat från https://kbbi.web.id/: https://kbbi.web.id/naskah
lusitadya. (den 6 April 2026). https://brainly.co.id/. Hämtat från https://brainly.co.id/: https://brainly.co.id/tugas/44429838
Muslimin. (2019). Jurnalistik Dasar: Jurus Jitu Menulis Berita, Feature, dan Opini. Makasar: CV. Sosial Politik Genius (SIGn).
Notoatmodjo, S. (2009). Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Nugraha, P. (2012). Citizen Journalism: Panduan Menjadi Jurnalis Warga. Yogyakarta: Gava Media.
Romli, A. S. (2018). Jurnalistik Online: Panduan Mengelola Media Online. Bandung: Nuansa Cendekia.
Setiawan, A. (den 6 April 2026). Aplikasi CapCut, Aplikasi Edit Video yang Populer dan Canggih. Hämtat från Viva.co.id.: https://www.viva.co.id/gaya-hidup/digilife/1462438-aplikasi-capcut
Suwandi, I. (2009). Langkah Otomatis Menjadi Citizen Journalism. Jakarta: Dian Rakyat.
Wendra, I. W. (2019). Buku Ajar Penulisan Karya Ilmiah. Singaraja: Undiksha.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38924
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















