Skrining dan edukasi kesehatan mental kepada siswa SMPN 2 Poncol menggunakan instrumen SRQ (Self Reporting Questionnaire)

Yuke Petricia, Fatimatul Zahrok, Muhammad Ilyas Baihaqi, Oktavia Nikmatul Wahyuningtyas, Walfi Prabuligiaro, Ichsan Maulidy Ahmad, Fatasya Aulya, Sefia Nur Dea Anjelina, Sudarno Sudarno

Abstract


Abstrak

Permasalahan kesehatan mental pada remaja menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian, terutama di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil observasi dan koordinasi dengan pihak SMPN 2 Poncol, belum pernah dilakukan skrining kesehatan mental secara rutin sehingga kondisi psikologis siswa belum teridentifikasi secara optimal. Selain itu, pengetahuan siswa mengenai kesehatan mental dan cara mengelola stres masih terbatas. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan masalah psikologis tidak terdeteksi sejak dini dan berdampak pada proses belajar maupun perkembangan sosial siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi kondisi kesehatan mental siswa SMPN 2 Poncol melalui skrining awal menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ) serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sistematis melalui empat tahap, yaitu persiapan dan koordinasi dengan pihak sekolah, pelaksanaan skrining menggunakan instrumen SRQ, wawancara lanjutan pada siswa yang menunjukkan indikasi gangguan psikologis, serta edukasi kesehatan mental mengenai pengelolaan stres, kecemasan, dan pentingnya dukungan sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 34 siswa SMPN 2 Poncol dari total 37 siswa yang terdaftar. Hasil skrining menunjukkan bahwa 17 siswa (50%) terindikasi mengalami gejala psikologis, sedangkan 17 siswa lainnya (50%) tidak menunjukkan gejala psikologis. Berdasarkan jenis kelamin, gejala psikologis ditemukan pada 6 siswa laki-laki (30%) dan 11 siswa perempuan (78,6%). Hasil wawancara menunjukkan bahwa tekanan akademik, hubungan dengan teman sebaya, dan kondisi keluarga menjadi beberapa faktor yang memengaruhi kondisi psikologis siswa. Kegiatan ini berhasil memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan mental siswa sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga kesehatan jiwa. Temuan ini menunjukkan perlunya skrining kesehatan mental secara berkala serta kolaborasi antara sekolah dan tenaga kesehatan dalam upaya promotif dan preventif untuk mendukung kesehatan mental siswa.

 

Kata kunci: skrining; kesehatan_mental; self_reporting_questionnaire.

 

Abstract

Mental health issues among adolescents are a pressing issue, particularly within the school environment. Based on observations and coordination with SMPN 2 Poncol, routine mental health screenings have not been conducted, resulting in inadequate identification of students' psychological well-being. Furthermore, students' knowledge of mental health and stress management remains limited. This situation can potentially lead to early undetected psychological problems, impacting their learning and social development.This activity aims to conduct initial mental health screenings for students at SMPN 2 Poncol. This community service activity aims to identify students' mental health conditions through initial screening using the Self-Reporting Questionnaire (SRQ) and increase students' knowledge about the importance of maintaining mental health. The activity was implemented systematically through four stages: preparation and coordination with the school, screening using the SRQ instrument, follow-up interviews with students who exhibited psychological disorders, and mental health education on stress management and anxiety management, as well as the importance of social support. The activity was conducted with 34 of the 37 registered students at SMPN 2 Poncol. The screening results showed that 17 students (50%) were indicated to be experiencing psychological symptoms, while the other 17 students (50%) did not show any psychological symptoms. Based on gender, psychological symptoms were found in 6 male students (30%) and 11 female students (78.6%). Interview results indicated that academic pressure, peer relationships, and family conditions were some of the factors that influenced students' psychological conditions. This activity succeeded in providing an initial overview of students' mental health conditions while raising their awareness of the importance of maintaining mental health. These findings demonstrate the need for regular mental health screenings and collaboration between schools and health professionals in promotive and preventive efforts to support students' mental health.

 

Keywords: screening; mental health; SRQ.


Keywords


screening; mental health; SRQ.

Full Text:

PDF

References


Adolescents, S. T. (2025). PADA REMAJA Article History : menyadari bahwa anak mereka telah tumbuh menjadi seorang remaja , bukan lagi anak yang. 1–8.

Agustine, E. M., Sutini, T., & Mardhiyah, A. (2018). Skrining Perilaku Remaja Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung. Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal), 4(1), 32–40. https://doi.org/10.33755/jkk.v4i1.96

Anshori, M. Y., Saifullah, A. D., & Sandhi, A. (2022). Gejala Depresi Pada Remaja Korban Bullying: A Scoping Review. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal), 2(3), 162. https://doi.org/10.22146/jkkk.44273

Ayu, I. G., Satya, P., Ayu, N., Eka, M., Komang, N., & Resiyanthi, A. (2025). JAI : Jurnal Abdimas ITEKES Bali Institut Teknologi dan Kesehatan ( ITEKES ) Bali SEKOLAH MELALUI EDUKASI DAN SCREENING KESEHATAN DI SMK BALI DEWATA ( Empowering adolescents in building school mental health enterprises through health education and screeni. 4(2), 98–104.

Berbasis, R., Di, W. E. B., & Dradjat, R. (2022). Rancang Bangun Aplikasi Skrining Kesehatan Mental. 4(1), 29–38.

Lewa, E. D., Muttaqien, A. R., & Maidin, A. (2025). Penyuluhan PHBS dan Skrining Kesehatan Bagi Anak Remaja. 4(1), 153–161.

Purwanta, Salsabila Firdausi Sudiro, & Virginia Koeswardani, H. H. (2024). Upaya Deteksi Permasalahan Kesehatan Mental Siswa di SMPN 2 Kismantoro dengan Alat Skrining Perilaku Strength and Difficulties Questionnaire. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 2(2), 438–445. https://doi.org/10.22146/parikesit.v2i2.12260

Rospia, E. D., Cahyaningtyas, D. K., & Amilia, R. (2024). Skrining Kesehatan Mental Ibu Melalui Instrumen Edinburg Postnatal Deppression Scale (Epds) Sebagai Upaya Pencegahan Depresi Pascapersalinan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 3020–3024

Sari, O. K., Ramdhani, N., & Subandi, S. (2020). Kesehatan Mental Di Era Digital: Peluang Pengembangan Layanan Profesional Psikolog. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 30(4). https://doi.org/10.22435/mpk.v30i4.3311

Syarifuddin, S., & Ponseng, N. A. (2021). Penyuluhan Kesehatan Mental Di Masa Pandemi Covid-19. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 850. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6551

Triasari, L., Inayah, M., & Harnany, A. S. (2025). Keyword : Screening, Kecemasan, Mahasiswa Baru. 4(2), 295–302.

Wahyuni, S., Wianti, A., Hijriani, H., & Hadinata, D. (2025). Skrining Kesehatan Mental Usia Dewasa Awal Pada Mahasiswa Universitas YPIB Majalengka Sebagai Tindakan Pencegahan Gangguan Mental. 4(1), 37–43.

Wetik, S. V, Laka, A. A. M. L., & Sumilat, V. J. (2024). Penguatan Dukungan Psikologis Lingkungan Sekolah Melalui Kegiatan Skrining Dan Stimulasi Psikososial. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Jurnal Lintas Karsa, 1(1), 1–10.

Wijaya, A. E., Asmin, E., & Saptenno, L. (2023). Levels of Depression and Anxiety in Productive Age. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 150–156. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.916

Wijoyo, E. B., Qolina, E., Suryati, T., Mashito, D., Studi, P., Profesi, P., Kesehatan, F. I., Muhammadiyah, U., Studi, P., Keperawatan, S., Keperawatan, F. I., Cendekia, U., Keperawatan, P. S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Kesehatan, D., & Tangerang, K. (2025). Skrining Jenis Kepribadian Remaja di SMA Negeri Kota Tangerang. 4(1), 33–40.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39082

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: