Implementasi program SEHATI sebagai model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan hipertensi di Desa Pekauman Dalam
Abstract
Abstrak
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan sering tidak terdeteksi secara dini, terutama pada kelompok lansia. Di RT 02 Desa Pekauman Dalam, masih ditemukan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, kurangnya aktivitas fisik, serta rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan hipertensi melalui implementasi Program SEHATI (Sehat Tanpa Hipertensi) sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi dan aktivitas fisik. Mitra sasaran adalah masyarakat dewasa dan lansia di RT 02 Desa Pekauman Dalam dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, koordinasi, pengkajian komunitas, perencanaan, pelaksanaan edukasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta demonstrasi senam hipertensi menggunakan media PPT dan leaflet. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan observasi kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam diskusi. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebanyak 31,5%, dari 51,4% sebelum intervensi menjadi 82,9% setelah intervensi. Sebanyak 26 peserta (75%) mampu menjawab pertanyaan terkait hipertensi dan pencegahannya dengan benar, serta 24 peserta (70%) mampu mempraktikkan kembali senam hipertensi secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan status kesehatan komunitas berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) yaitu partisipasi masyarakat dalam program kesehatan, ketersediaan promosi kesehatan, dan kepatuhan terhadap standar kesehatan lingkungan yang meningkat dari skala 2 (cukup menurun) menjadi skala 4 (cukup meningkat). Implementasi Program SEHATI terbukti efektif sebagai model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan hipertensi di tingkat komunitas.
Kata kunci: aktivitas fisik; hipertensi; lansia; pemberdayaan masyarakat; pendidikan kesehatan
Abstract
Hypertension is a non-communicable disease with a high prevalence in Indonesia and is often not detected early, especially in the elderly. In RT 02, Pekauman Dalam Village, there is still low public knowledge about hypertension, lack of physical activity, and low awareness of conducting regular blood pressure checks. This community service activity aims to increase community knowledge, awareness, and skills in hypertension prevention through the implementation of the SEHATI (Healthy Without Hypertension) Program as a community empowerment model based on education and physical activity. The target partners are adults and elderly people in RT 02, Pekauman Dalam Village, with a total of 35 participants. The implementation method uses a participatory approach through the stages of preparation, coordination, community assessment, planning, implementation of education through lectures and interactive discussions, and demonstrations of hypertension exercises using PPT media and leaflets. Evaluation is carried out through questions and answers and observation of participant abilities. The results of the activity show that all participants (100%) participated in the activity enthusiastically and actively in the discussion. There was an increase in community knowledge by 31.5%, from 51.4% before the intervention to 82.9% after the intervention. A total of 26 participants (75%) were able to answer questions related to hypertension and its prevention correctly, and 24 participants (70%) were able to practice hypertension exercises independently again. In addition, there was an increase in community health status based on the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI), namely community participation in health programs, availability of health promotion, and compliance with environmental health standards, which increased from a scale of 2 (moderately decreased) to a scale of 4 (moderately increased). The implementation of the SEHATI Program has proven effective as a model for community empowerment in preventing hypertension at the community level.
Keywords: physical activity; hypertension; elderly; community empowerment; health education.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anri, A., & Kartadarma, S. (2023). The Effect Of Smoking And History Of Hypertension On The Incidence Of Hypertension. International Journal Of Health & Medical Research, 02(12), 473–477. https://doi.org/10.58806/ijhmr.2023.v2i12n01
Apriza, Nurman, M. (2022). Analisis Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Analysis of the relationship between smoking habits and the incidence of hypertension in Kuok , Kampar Regency. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(2), 344–351.
Campbell, N. R. C., Burnens, M. P., Whelton, P. K., Angell, S. Y., Jaffe, M. G., Cohn, J., Brito, A. E., Irazola, V., Brettler, J. W., Roccella, E. J., Figueredo, J. I. M., Rosende, A., & Ordunez, P. (2022). 2021 World Health Organization guideline on pharmacological treatment of hypertension: Policy implications for the Region of the Americas. Revista Panamericana de Salud Publica/Pan American Journal of Public Health, 46, 100219. https://doi.org/10.1016/j.lana.2022.100219
Didah, D. (2025). Optimalisasi Skrining Penyakit Tidak Menular Di Posbindu Sebagai Upaya Deteksi Dini Dan Pencegahan Komplikasi. Sawala : Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa Dan Masyarakat, 6(1), 85–90. https://doi.org/10.24198/sawala.v6i1.59131
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. (2025). Profil Kesehatan Kabupaten Banjar Tahun 2024 (Data 2024).
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan. (2024). Profil Kesehatan Kalimantan Selatan. https://data.kalselprov.go.id/dataset/data/1012
Dorans, K. S., Mills, K. T., Liu, Y., & He, J. (2018). Trends in prevalence and control of hypertension according to the 2017 American College of Cardiology/American Heart Association (ACC/AHA) guideline. Journal of the American Heart Association, 7(11), 1–11. https://doi.org/10.1161/JAHA.118.008888
Farman Dachi,Reza Syahputri,Sunthree Gugun Marieta, P. ari S. (2021). PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3 no. 2. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v3i2.460
Febriana, A., & Ningsih, D. S. (2024). Koping Keluarga Terhadap Keparahan Hipertensi. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 4(1), 16–24. https://doi.org/10.59894/jpkk.v4i1.716
Katherine T Mills, Andrei Stefanescu, MS, J. H. (2020). The global epidemiology of hypertension. Nat Rev Nephro, 16(4), 223–237. https://doi.org/doi:10.1038/s41581-019-0244-2.
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes, 235.
Kina Hutajulu, Bayhakki, R. Z. (2024). EFFECTIVENESS OF PHYSICAL EXERCISE PROGRAM ON REDUCING BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION PATIENTS. 6(December), 717–724. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/ijghr.v6iS6.5166.
Lisnawati Ade Wijaya, & Yuswantina, R. (2024). Pengaruh Pemberian Edukasi Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pasien Hipertensi di Puskesmas Leyangan. Journal of Holistics and Health Sciences, 6(1), 64–72. https://doi.org/10.35473/jhhs.v6i1.402
Parellangi, Sajidah, A., HAmmad, Utama, R. D., Rasyid, M., & Azhima, R. (2025). Pencegahan Hipertensi Melalui Pemberdayaan Keluarga Menuju Perilaku Adaptif Di Desa Pasar Jati Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar Tahun 2025. 4(2), 168–174.
Pescatello, L. S., MacDonald, H. V., Lamberti, L., & Johnson, B. T. (2015). Exercise for Hypertension: A Prescription Update Integrating Existing Recommendations with Emerging Research. Current Hypertension Reports, 17(11). https://doi.org/10.1007/s11906-015-0600-y
Qodir, A. (2022). the Effectiveness of Physical Activity on Blood Pressure of Hipertension Patients. Jurnal Ilmiah Media Husada, 11(1), 1–11.
Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–200.
Safira, A. P., Juliani, E., & Panjaitan, R. S. (2025). Optimalisasi Media Edukasi E - Leaflet Health terhadap Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi di Puskesmas Pancoran Highlight : 6(2), 352–359.
Widiati, A., & Rahmawati, P. (2022). Health Education With Hypertension Treatment Video Media Increases Knowledge About Hypertension Treatment. Jurnal Smart Keperawatan, 9(2), 123. https://doi.org/10.34310/jskp.v9i2.691
Widniah, A. Z., Hidayat, T., & Febriana, A. (2024). STUDI KOMPARATIF : EFEKTIVITAS RENDAMAN KAKI MENGGUNAKAN JAHE MERAH DAN GARAM UNTUK. 8, 6227–6233.
Widniah, A. Z., Taufik Hidayat, & Annisa Febriana. (2023). Pemberian Terapi Akupresur Pada Lansia Hipertensi Di Keluarga Dalam Menurunkan Tekanan Darah. Jurnal SOLMA, 12(2), 847–852. https://doi.org/10.22236/solma.v12i2.12379
Widyasari, I. A. P. G. (2025). Peran Interprofessional Education dalam Upaya Promotif dan Preventif Hipertensi pada Lansia di Desa Toyapakeh, Klungkung. Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 74–92. https://doi.org/10.53977/sjpkm.v4i2.1459
Wulandari, A., Agnesia, C., Azizah, L., Setiyawan, B., Sabrina Aminullah, N., Kebijakan Kesehatan, A., Studi Kesehatan Masyarakat, P., Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, F., & Lambung Mangkurat, U. (2024). Program Skrining, Edukasi, dan Senam Hipertensi pada Masyarakat RT 01 Desa Tiwingan Lama Kabupaten Banjar. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan , 8(1), 836–847.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39776
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















