Peningkatan berat badan balita gizi kurang melalui intervensi serbuk taburia di puskesmas Sukatani

Musmundiroh Musmundiroh, Herlina Simanjuntak, Rosi Kurnia Sugiharti

Abstract


Abstrak

Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya penanganannya adalah pemberian serbuk Taburia sebagai suplemen zat gizi mikro untuk membantu meningkatkan berat badan balita gizi kurang. Berbagai program telah dilakukan pemerintah, seperti pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan melalui posyandu, serta suplementasi gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu melalui edukasi gizi serta mengoptimalkan pemberian serbuk Taburia sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan berat badan balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Sukatani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada ibu yang memiliki balita sebagai mitra sasaran utama dengan responden 30 orang ibu yang mempunyai balita  secara data yang diperoleh dari 18  balita (60%) gizi kurang sedangkan 12 balita gizi normal sebesar 40%. Metode yang digunakan kegiatan dengan pretes, penyuluhan, edukasi pemberian taburia dan  Post test, Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi balita yang terlihat dari kemampuan peserta dalam memahami manfaat dan pola makan sehat. Sebelum penyuluhan, 60% berpengetahuan kurang dan 40% berpengetahuan baik. Setelah edukasi pengetahuan baik meningkat menjadi 80% dan pengetahuan kurang menjadi 20% di wilayah kerja Puskesmas Sukatani. Selain itu, para ibu menunjukkan antusiasme dan kepatuhan yang baik selama proses pendampingan gizi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah promotif dan preventif yang berkelanjutan dalam penanganan balita gizi kurang di masyarakat.

 

Kata kunci: taburia; balita; gizi kurang

 

Abstract

Malnutrition in toddlers remains a public health problem that impacts the growth and development of children. One of the efforts to address it is the provision of Taburia powder as a micronutrient supplement to help increase the weight of malnourished toddlers. Various programs have been carried out by the government, such as providing additional food, nutrition education, growth monitoring through integrated health posts (posyandu), and nutritional supplementation. This community service activity aims to increase maternal knowledge through nutrition education and optimize the provision of Taburia powder as a promotive and preventive effort in increasing the weight of malnourished toddlers in the Sukatani Community Health Center work area. This community service activity is aimed at mothers who have toddlers as the main target partners with respondents of 30 mothers who have toddlers. Data obtained from 18 toddlers (60%) are malnourished while 12 toddlers have normal nutrition amounting to 40%. The method used is a pre-test, counseling, education on providing Taburia and Post-test. The results of the activity show an increase in maternal knowledge about fulfilling toddler nutrition as seen from the ability of participants in understanding the benefits and patterns of healthy eating. Before the counseling, 60% had poor knowledge and 40% had good knowledge. After the education, good knowledge increased to 80% and poor knowledge to 20% in the Sukatani Community Health Center work area. Furthermore, mothers demonstrated enthusiasm and good compliance during the nutrition mentoring process. This activity is expected to become a sustainable promotional and preventive measure in managing malnourished toddlers in the community.

 

Keywords: taburia powder; malnutrioused; toddlers


Keywords


taburia powder; malnutrioused; toddlers

Full Text:

PDF

References


Agustine, M. V. (2024). Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting pada Balita dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Bojong Rawalumbu Tahun 2021. Journal of Islamic Studies & Social Science, 1(1), 27–42. https://repository.unkris.ac.id/id/eprint/1848/

Citra Elly Agustina1, R. Y. W. (2024). Efek Pemberian Multi Mikronutrien Suplement (MMS) dan Garam Beriodium terhadapPanjang Badan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Majene. JIurnall Ilmiah Kesehatan, 8(2), 66–75.

Dwi Salmarini, D., Malahayati, S., Wulan Ramadhan, P., Auliyani, N., Fitriah, S., & Yuniarti, A. (2023). Pemberdayaan Kader Posyandu Bina Sejahtera dalam Pencegahan dan Pengendalian Stunting melalui pendekatan kesehatan Ibu dan Anak di Kelurahan Sungai Lulut. Indonesia Berdaya, 4(4), 1573–1584.

Ersila, W., Prafitri, L. D., & Susri Utami. (2024). Pengaruh modisco terhadap peningkatan berat badan pada balita. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 15 No 1(1), 42–49.

Faridi A, Bayyinah N, V. A. (2023). Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro, Pengetahuan ibu terkait Gizi Pola Asuh dengan Gizi Kurang Balita. 2(1), 14–21.

Firda Sahdani1*, Emyr Reisha Isaura1, 2, S. S. (2021). ASSOCIATION BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING PRACTICE , TABURIA SUPPLEMENTATION , AND STUNTING PREVALENCE AMONG CHILDREN AGED 24 – 60 MONTHS IN SIDOTOPO WETAN , SURABAYA. Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal), 16 No 2(2), 175–181.

Ismayanty, D., Mahmudah, R., & Avicenna, E. (2025). Perbandingan Efektivitas Pemberian Madu Randu dan Sari Kurma terhadap Peningkatan Nafsu Makan Balita Stunting Comparison of the Effectiveness of Giving Randu Honey and Date Juice in Increasing Appetite of Stunting Toddlers. 12(2), 205–212.

Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes, 235.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta Kemenkes RI.

Mursyida, R. F., Fitriyana, R. A., Luluklestari, Fitriyani, R. A., & Imamah. (2024). Emodemo Pembuatan Pmt Dari Bahan Lokal Pada Balita Bgm Usia 07-60 Bulan Di Desa Gunung M Addah. Jurnal Abdi Nusa, 4(3), 272–277. https://doi.org/10.52005/abdinusa.v4i3.319

Rasmawati, & Yulianah Sulaiman. (2024). Efek Pemberian Multi Mikronutrien Suplement (MMS) dan Garam. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 7(2), 272–283. https://ejournal.stikesbbmajene.ac.id/index.php/jptk

Salma, Haniarti, & Nurhaeda. (2021). Peningkatan Berat Badan Gizi Kurang Dengan Pemberian Makan Nutrisi Berbahaya Baku Tempe dan Kembang Kol di Wilayah Kerja Puskesmas Kabere. 3(1), 55–64.

WHO. (2021). Malnutrition. https://www.who.int/health-topics/malnutrition#tab=

Wijayanti, A. R. (2025). Kementrian Kesehatan Buku Survei Status Gizi Indonesia Hasil SSGI 2024.

Yuanita Ayu Anugrahini, M. (2025). Evaluasi Pelaksanaan Program PMT-P pada Balita Wasting. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(01), 93–112. https://journal.umg.ac.id/index.php/manajerial/article/view/10630




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39884

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: