Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai pilar efektivitas proses nazien dan namitten pada industri tembakau

Parawita Dewanti, Adin Novitasari, Agiska Nadya Septyawati, Cindy Auliya Putri

Abstract


Abstrak

Industri pengolahan tembakau merupakan salah satu sektor agribisnis yang memiliki karakteristik padat karya serta melibatkan proses kerja yang kompleks dan berisiko tinggi. Selain dituntut menghasilkan produk dengan kualitas yang konsisten, industri ini juga dihadapkan pada berbagai potensi bahaya kerja seperti paparan debu organik, kelelahan akibat pekerjaan berulang, serta risiko kebakaran yang tinggi akibat sifat bahan baku tembakau kering yang mudah terbakar. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penguatan implementasi budaya K3 guna mendukung efektivitas dan produktivitas proses Nazien dan Namitten. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada 22 Februari 2026 di PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau. Mitra sasaran kegiatan ini adalah kelompok buruh sortir dan kemas di gudang pengolahan PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau dengan total peserta yang terlibat aktif sebanyak 20 orang. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi tiga tahapan utama, yaitu penyuluhan interaktif mengenai prinsip ergonomi dan K3, pelatihan praktis (coaching) postur kerja yang aman, serta pendampingan langsung pada saat proses produksi berlangsung. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan capaian yang sangat signifikan baik secara kualitatif maupun kuantitatif.  Secara kuantitatif, sesi penyuluhan ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran K3 pekerja, yang ditandai dengan lonjakan nilai post-test menjadi 88,5 (mengalami kenaikan signifikan sebesar +36,0 poin atau setara dengan +68,6%). Secara kualitatif, kesadaran pekerja terhadap pentingnya alat pelindung diri (APD) dan postur kerja yang benar meningkat tajam, serta tercipta lingkungan kerja yang jauh lebih rapi, sehat, dan aman. Dengan adanya edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai pilar efektivitas proses Nazien dan Namitten, diharapkan dapat menjadi sarana penunjang untuk meningkatkan kualitas tembakau.

 

Kata kunci: keselamatan dan kesehatan kerja; nazien; namitten; tembakau; industri.

 

Abstract

The tobacco processing industry is a labor-intensive agribusiness sector that involves complex and high-risk work processes. In addition to being required to produce products with consistent quality, this industry faces various potential occupational hazards, such as exposure to organic dust, fatigue from repetitive work, and a high risk of fire due to the flammable nature of dried tobacco raw materials. The purpose of this community service activity is to increase understanding and strengthen the implementation of OHS culture to support the effectiveness and productivity of the Nazien and Namitten processes. The target partners for this activity are the sorting and packaging workers at the PTPN 1 Regional 5 Kebun Tembakau processing warehouse, with a total of 20 actively involved participants. The implementation method used includes three main stages: interactive counseling on ergonomics and OHS principles, practical training (coaching) on safe work postures, and direct assistance during the production process. The results of the community service activity show very significant achievements both qualitatively and quantitatively. Quantitatively, this counseling session proved effective in building workers' OSH awareness, as indicated by a surge in the post-test score to 88.5 (a significant increase of +36.0 points or equivalent to +68.6%). Qualitatively, worker awareness of the importance of personal protective equipment (PPE) and correct work posture has increased sharply,and a much tidier, healthier, and safer work environment has been created. With occupational safety and health (OHS) education as a pillar of the effectiveness of the Nazien and Namitten process, it is hoped that it will serve as a supporting tool for improving tobacco quality.

 

Keywords: occupational safety and health; nazien; namitten; tobacco; industry.


Keywords


occupational safety and health; nazien; namitten; tobacco; industry.

Full Text:

PDF

References


Aprillya, D. N., Febryan Tahri, A., Rifani, S. E., & Arifin, D. (2022). Peran Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Untuk Mencegah Kecelakaan Kerja: Literature Review. 10(4), 2898–2907. https://doi.org/10.30651/jms.v10i4.27478

Fanani, M. N., Dwi, N., & Budiono, P. (2025). Pengaruh Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan. In Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (Vol. 20, Number 1). https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi,

Habib Awaliya, A., & Anggara, O. C. (2026). Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dalam Proses Produksi Tembakau Di Industri X. Jurnal Teknik SILITEK, 06(02).

Harlianingtyas, I., Supriyadi, Humaida, S., Iryono, Harwika, L. D. P., & Rosulina, A. N. (2023). Identifikasi Hasil Saring Rompos Daun Tembakau Bawah Naungan Varietas H382 dengan Metode Pengeringan Air Curing Api Berat dan Api Ringan. Jurnal Ilmiah Inovasi, 23(1), 51–58. https://doi.org/10.25047/JII.V23I1.3858

Mardiana, A., Widayanti, S., Soedarto, T., & Atasa, D. (2022). Analisis Manajemen Risiko Usahatani Tembakau Di Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 9(2), 680–698. https://doi.org/10.25157/JIMAG.V9I2.7531

Praditya, R. A., Zaidan Prayuda, R., & Purwanto, A. (2025). Dampak Penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dan K3 ( Keselamatan dan Kesehatan Kerja ) terhadap Kinerja Perusahaan. Professional Education Studies and Operations Research, 2(1). https://www.journal-profesor.org

Putri, K. W., & Assidiq, F. M. (2022). Analisis Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 Serta Langkah Menciptakan Safety Culture Terhadap Pt. Gunanusa Utama Fabricators. SENSISTEK, 5(1), 27–31.

Rintiasti, A., & Krisnadi, I. (2017). Grading Warna Daun Tembakau Bawah Naungan Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan. Jurnal Industri Hasil Perkebunan, 12(1), 43–57.

Sarbiah, A. (2023). Penerapan Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Karyawan. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(2), e1210. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1210

Suryaningrat, I. B., Sawindra, V. M., & Mahardika, N. S. (2025). Analisis Sistem Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Tingkat Risiko Kecelakaan Pekerja Menggunakan Metode Hirarc Di Ud Nyoto Permadi. Jurnal Agroindustri, 15(2), 213–224. https://doi.org/10.31186/jagroindustri.15.2.213-224

Suwandy, S. D., Rahman, Y., Asbari, M., & Novitasari, D. (2023). Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan: Narrative Literature Review. Jurnal Jubisma, 5(1), 31–2023.

Syaichu, A. (2022). Analisis Kelayakan Usaha Pengeringan Tembakau Besuki Na Oogst. SISTEM. https://www.academia.edu/111960684/Analisis_Kelayakan_Usaha_Pengeringan_Tembakau_Besuki_Na_Oogst

Try Muktianto, R., & Cahyo Diartho. (2018). Besuki Na-Oogst Tobacco Commodity in the Perspective of Sustainable Development in Jember Regency. Journal of Sustainable Agriculture, 33(2), 115–125. https://doi.org/10.20961/carakatani.v33i2.20598

Wahyudi, I. A., Fahrezy Hidayat, N., Valentino, M. R., & Dwi, M. R. (2025). Penerapan Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Karyawan. EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 65–70. https://doi.org/10.36277/EUNOIA.V4I2.661

Wulandari, A., Rakhmawati Afrida, I., & Nanda Prafitasari, A. (2024). Identifikasi Morfologi Tembakau Na-Oogst pada Petani Tembakau di Kelurahan Antirogo Jember. National Multidisciplinary Sciences; SIGMA 2, 3(3).

Yunitasari, D., Esline Adirosa, C., Istiyani, N., Teguh Hadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan P., Jember Jl Kalimantan, U., & Bumi Tegal Boto Kotak Pos, -Kampus. (2024). Model Perencanaan Kebijakan dalam Peningkatan Produktivitas Tembakau Besuki Na-Oogst di Kabupaten Jember (Mactor Analysis). Agrikultura, 35(3), 539–550. https://doi.org/10.24198/AGRIKULTURA.V35I3.55695




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i4.40304

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

EDITORIAL OFFICE: