Peran penting pengetahuan toksikologi molekuler dalam mengenal efek samping penggunaan bahan kimia antijamur dan antibakteri
Abstract
Abstrak
Paparan bahan kimia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan rumah tangga sehari-hari. Berbagai produk yang digunakan di lingkungan rumah tangga, seperti sabun antibakteri, cairan antiseptic, disinfektan permukaan, pembersih kamar mandi, produk antijamur, serta bahan pengawet mengandung senyawa yang dirancang untuk menghambat atau membunuh mikroorganisme. Risiko penggunaan bahan kimia antijamur dan antibakteri tidak hanya berkaitan dengan kejadian keracunan akut (terjadi dalam jangka waktu pendek). Paparan berulang dalam jumlah kecil (paparan kronik) juga perlu diperhatikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu PKK Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo tentang potensi risiko dari produk antijamur dan antibakteri yang digunakan sehari-hati melalui pendekatan toksikologi molekuler. Hasil evaluasi menunjukkan indeks kepuasan peserta sebesar 4,57 dan termasuk dalam kategori puas. Pelaksanaan penyuluhan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan materi yang lebih aplikatif.
Kata kunci: penyuluhan; PKK; toksikologi; molekuler; bahan kimia rumah tangga
Abstract
Chemical exposure is an inseparable part of everyday household life. Various products used in households, such as antibacterial soaps, antiseptic solutions, surface disinfectants, bathroom cleaners, antifungal products, and preservatives, countaun compounds designed to inhibit or kill microorganisms. The risks associated with the use of antifungal and antibacterial chemicals are not limited to acute poisoning, which occurs over a short period. Repeated exposure to small amounts of these chemicals (chronic exposure) should also be taken into consideration. This activity aimed to provide education to members of the family welfare empowerment (PKK) group in Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, regarding the potential risks associated with commonly used antifungal and antibacterial products through a molecular toxicology approach. The evaluation results showed a participants satisfaction index of 4,57, which was categorized as satisfied. The educational program should be conducted continuously, which more practical and applicable materials.
Keywords: education; family welfare empowerment (PKK); toxicology; molecular; household chemical
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aminatus Sa’diyah, S., & Wardani, R. (2025). Jurnal Ilmiah Pamenang JIP. 7(1), 126–142. https://doi.org/10.53599
Annisah Zhafirah Minardi, Suyit Ratno, Chandra Elyia Munthe, Fernandez Christovel Saragih, Ibnu Yunsi, Jonatan Simaremare, Meribeth Siva Sinurat, & Yuranita Siburian. (2026). Analisis Penggunaan Bahan Kimia Rumah Tangga, Limbah yang Dihasilkan, dan Upaya Penanggulangannya di Sekolah Dasar. Scientica Education Journal, 3(3), 57–63. https://indoscholarcenter.com/index.php/SEJ/article/view/274
Arnold, W. A., Blum, A., Branyan, J., Bruton, T. A., Carignan, C. C., Cortopassi, G., Datta, S., DeWitt, J., Doherty, A.-C., Halden, R. U., Harari, H., Hartmann, E. M., Hrubec, T. C., Iyer, S., Kwiatkowski, C. F., LaPier, J., Li, D., Li, L., Muñiz Ortiz, J. G., … Zheng, G. (2023). Quaternary Ammonium Compounds: A Chemical Class of Emerging Concern. Environmental Science & Technology, 57(20), 7645–7665. https://doi.org/10.1021/acs.est.2c08244
Beatriz, M. P. P., & Ilias, T. (2019). Benzalkonium Chlorides: Uses, Regulatory Status, and Microbial Resistance. Applied and Environmental Microbiology, 85(13), e00377-19. https://doi.org/10.1128/AEM.00377-19
Burman, A. A., Putri, W. R., & Putri, N. E. (2025). Studi in-vitro: perbandingan efektifitas antibakteri ekstrak kunyit (Curcuma domestica val) 40%, 50%, dan 70% terhadap isolat bakteri Staphylococcus aureus. Indonesian Journal of Health Research Innovation, 2(3), 216–224.
Jin, Y., Qi, G., Feng, M., & Yu, D. (2022). The path via pathway-based approaches towards safety assessment: A concise review. Toxicology and Applied Pharmacology, 452, 116195. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.taap.2022.116195
Mikeš, O., Vrbová, M., Klánová, J., Čupr, P., Švancara, J., & Pikhart, H. (2019). Early-life exposure to household chemicals and wheezing in children. Science of The Total Environment, 663, 418–425. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.01.254
Mumba, A. S., & Rante, C. S. (2020). Pengendalian hama kutu daun (Aphis gossypii) pada tanaman cabai (Capsicum annum L.) dengan menggunakan ekstrak serai wangi (Cymbopogan nardus L.). Jurnal Agroteknologi Terapan, 1(2), 35–38.
Nurriani, A. E., Nabila, A. S., Alamsyah, A. A., Oktavia, N. P., Beliani, N. N., Cahyaningrum, O. F., Putriku, R. L., Lestari, M. W., & Adi, O. T. A. (2025). Pemanfaatan Sereh (Cymbopogon Citratus) Dengan Pendekatan Molekuler Sebagai Pestisida Organik Untuk Alternatif Pengendalian Serangga. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 282–289. https://doi.org/10.47065/jpm.v5i3.2284
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. (2017). Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 708. Jakarta: Kementerian PANRB.
Purwanti, R. (2022). Penanganan bahan kimia berbahaya pada produk rumah tangga di Padukuhan Gandok, Sleman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia, 2(1).
Quinn, M. M., Lindberg, J. E., Gore, R. J., Sama, S. R., Galligan, C. J., Kriebel, D., Markkanen, P. K., LeBouf, R. F., & Virji, M. A. (2025). Respiratory quaternary ammonium and volatile organic compound exposures experienced by home care aides during residential bathroom cleaning using conventional and green products. Annals of Work Exposures and Health, 69(2), 173–190.
Simanjuntak, F. N., Sumiyati, S., Purba, L. S. L., Simatupang, N. I., & Azzahra, S. F. (2019). Peningkatan pengetahuan kimia dalam kehidupan sehari-hari pada ibu rumah tangga perkotaan kelas ekonomi menengah. Jurnal Comunita Servizio, 1(2), 98–108.
Siregar, S., Fernenda, L., & Hasan, N. (2025). Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Jahe dan Kunyit sebagai Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Pernapasan. J Pengabdi Inov Dan Teknol Kpd Masy, 5(1), 152–160.
Teow, S.-Y., Liew, K., Ali, S. A., Khoo, A. S.-B., & Peh, S.-C. (2016). Antibacterial action of curcumin against Staphylococcus aureus: a brief review. Journal of Tropical Medicine, 2016(1), 2853045.
Visconti, V., Coton, E., Rigalma, K., & Dantigny, P. (2021). Effects of disinfectants on inactivation of mold spores relevant to the food industry: A review. Fungal Biology Reviews, 38, 44–66.
WHO. (2022). Health literacy development for the prevention and control of noncommunicable diseases: Volume 1. Overview. World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i5.42539
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















