Pendampingan Pengkaderan Mahasiswa untuk Meningkatkan Kepemimpinan dan Kapasitas Organisasi Paguyuban
Abstract
Pengkaderan mahasiswa dalam organisasi paguyuban merupakan proses penting dalam membentuk kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kemahasiswaan, landasan spiritual, kemampuan berpikir ilmiah, dan kesadaran kebangsaan. Namun, proses kaderisasi tidak cukup dilakukan melalui penyampaian materi secara teoritis, tetapi membutuhkan pendampingan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, merefleksikan pengalaman, dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan organisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa melalui pendampingan pengkaderan berbasis diskusi tematik. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Peserta memperoleh pendampingan melalui lima materi utama, yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), kemahasiswaan, ketauhidan, kerangka berpikir ilmiah, dan kebangsaan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, pertukaran pengalaman, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, diskusi reflektif, dan angket respons. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai kepemimpinan, tanggung jawab kemahasiswaan, nilai spiritual dan moral, berpikir kritis dan sistematis, serta wawasan kebangsaan. Integrasi kelima materi tersebut memberikan kerangka kaderisasi yang lebih komprehensif karena menghubungkan aspek kepemimpinan, spiritualitas, intelektualitas, kehidupan kemahasiswaan, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan pengkaderan berbasis diskusi tematik dapat menjadi salah satu strategi dalam memperkuat kapasitas kader organisasi paguyuban. Keberlanjutan program perlu diarahkan pada pendampingan rutin, praktik kepemimpinan, kegiatan sosial, dan evaluasi perkembangan kader secara berkesinambungan.
Full Text:
PDFReferences
Andreucci-Annunziata, P., Riedemann, A., Cortés, S., Mellado, A., del Río, M. T., & Vega-Muñoz, A. (2023). Conceptualizations and instructional strategies on critical thinking in higher education: A systematic review of systematic reviews. Frontiers in Education, 8. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1141686
Dewanti, L., Soelistiyono, A., Astuty, H. S., Berliani, T., & R, R. (2025). The Role of Student Led Organizations in Developing Leadership and Soft Skills in Higher Education. Asian Journal of Applied Education (AJAE), 4(4), 517–532. https://doi.org/10.55927/ajae.v4i4.15453
Haftador, A. M., Tehranineshat, B., Keshtkaran, Z., & Mohebbi, Z. (2023). A study of the effects of blended learning on university students’ critical thinking: A systematic review. Journal of Education and Health Promotion, 12(1). https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_665_22
Murdiono, M., & Wuryandani, W. (2021). Civic and nationalism education for young Indonesian generation in the globalization era. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 158–171. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.39452
Nurkholis, N., & Santosa, A. B. (2024). Development of Student Character through the Implementation of Religious Values: An Influential Leadership. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 298–310. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v8i1.6693
Purwaningsih, E., & Kanukisya, B. (2023). Fostering Nationalism among University Students in Indonesia: A Communal Perspective. Society, 11(2), 529–542. https://doi.org/10.33019/society.v11i2.632
Rini Fitria, Abdul Rosid, Suwarni, Amirul Syah, & Musyarrafah Sulaiman Kurdi. (2023). Identification of Best Practices of Higher Education Leadership in Shaping Student Character following Islamic Guidance. Jurnal Iqra’ : Kajian Ilmu Pendidikan, 8(1), 434–448. https://doi.org/10.25217/ji.v8i1.3928
DOI: https://doi.org/10.31764/kjpm.v3i2.42454
Refbacks
- There are currently no refbacks.