Narasi di Era Layar Sentuh: Studi Kualitatif Minat Menulis Siswa Sekolah Dasar di Tengah Budaya Digital

Rosmini Rosmini

Abstract


Abstract:  This study aims to comprehensively analyse the meaning and dynamics of primary school students' interest in writing in the context of the development of touchscreen-based digital culture. This study uses a qualitative method with a descriptive-interpretative approach to explore students' subjective experiences and how they interpret writing activities. The research subjects include five students as main informants and three class teachers as supporting informants who were selected purposively. Data collection techniques were conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted with reference to the Miles and Huberman model, which includes the stages of data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students still perceived writing activities as an academic requirement that required high cognitive and emotional effort, thus giving rise to reluctance, boredom, and low engagement in the writing process. In addition, digital culture shaped students' learning habits, which tended to favour visual, fast, and interactive activities, which were not in line with the characteristics of writing activities. Student engagement increases when writing instruction is supported by pre- writing activities such as storytelling, discussion, and meaningful social interaction. This study concludes that interest in writing is a narrative and social practice, requiring adaptive writing instruction strategies that are responsive to digital culture and emphasise process and interaction in classroom writing activities.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif makna serta dinamika minat menulis siswa Sekolah Dasar dalam konteks perkembangan budaya digital berbasis layar sentuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif guna menggali pengalaman subjektif siswa dan cara mereka memaknai aktivitas menulis. Subjek penelitian meliputi lima siswa sebagai informan utama dan tiga guru kelas sebagai informan pendukung yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menulis masih dipersepsikan siswa sebagai tuntutan akademik yang memerlukan beban kognitif dan emosional tinggi, sehingga memunculkan sikap enggan, kebosanan, serta rendahnya keterlibatan dalam proses menulis. Selain itu, budaya digital membentuk kebiasaan belajar siswa yang cenderung menyukai aktivitas visual, cepat, dan interaktif, yang kurang sejalan dengan karakteristik kegiatan menulis. Keterlibatan siswa meningkat ketika pembelajaran menulis didukung oleh aktivitas pramenulis seperti bercerita, berdiskusi, dan interaksi sosial yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat menulis merupakan praktik yang bersifat naratif dan sosial, sehingga diperlukan strategi pembelajaran menulis yang adaptif terhadap budaya digital serta menekankan proses dan interaksi dalam kegiatan menulis di kelas.

Keywords


minat menulis, literasi menulis, siswa Sekolah Dasar, budaya digital, pembelajaran menulis

Full Text:

PDF

References


Antony, M. K. (2024). Implementasi Pelatihan Menulis Akademik Bagi Mahasiswa : Kreanova : Jurnal Kreativitas Dan Inovasi. https://doi.org/10.24034/kreanova.v5i2. 7213 ISSN

Azwar, W., Mayasari, D., Winata, A., Garba, M. M., & Isnaini. (2024). Exploration of the Merariq Tradition in Sasak Lombok, Indonesia: Analysis in Islamic Law and Socio-Cultural Dynamics Perspectives. IBDA`: Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 22(1), 23–38. https://doi.org/10.24090/ibda.v22i1.107 66

Cahyani, I. (2015). Peningkatan Keterampilan Menulis dengan Model PAKEM Melalui Teknik Menjadi Wartawan Junior di Sekolah Dasar. SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial Dan Kemanusiaan, 8(1), 39–54. https://doi.org/https://doi.org/10.2121/so siohumanika.v8i1.526

Çapanoğlu, A. Ş. (2024). A phenomenological study on the development of writing skills in primary school based on the opinions of primary school teachers. Education Mind, 3(3), 371–388. https://doi.org/10.58583/EM.3.3.7

Dewi, A. C., & Saputra, E. E. (2025). Model Pembelajaran Menulis Bahasa Indonesia yang Berorientasi pada Kompetensi Literasi. Journal of Humanities, Social Sciences, And Education(JHUSE), 1(6), 71–82. https://doi.org/https://doi.org/10.64690/j huse.v1i6.284

Fahman, Z. (2024). Social Studies in Education Transformasi Sosial dalam Pendidikan Karakter di Era Digital : Peluang dan Tantangan. Social Studies in Education, 02(02), 191–206. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1564 2/sse.2024.2.1.191-206 Transformasi

Felanie, R. (2021). The Effect of Using Youtube Videos o n Students ’ Writing Descriptive Text Across Learning Styles. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 6(2000), 109–118. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i1.144 02

Ferdiyanto, F., Muhid, A., Islam, U., Sunan, N., & Surabaya, A. (2025). Pendekatan untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Kreatif Siswa : Sebuah Scoping Review. Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 414–423. https://doi.org/https://doi.org/10.30743/ mkd.v9i1.11475

Hirch, L., Medeot, C., & Barcia, V. R. (2023). Entre lápices, papeles, teclados y pantallas: prácticas de escritura en entornos virtuales. Traslaciones, 9(18), 82–102. https://doi.org/https://doi.org/10.48162/r ev.5.077

Ittihad, N. A. H. R. ; C. R. (2025). Pembelajaran Menulis Lanjutan Di Sekolah Dasar : Sebuah. 5(1), 78–94. https://doi.org/https://doi.org/10.34307/ misp.v5i1.143

Kadek, N., & Sukmadewi, D. (2023). Implementasi Media Literasi Digital Dalam Memotivasi Kebiasaan Kebiasaan Membaca Bagi Peserta Didik Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 5 Sumerta Denpasar. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin Volume, 3, 493–503. https://doi.org/https://doi.org/10.37329/ metta.v3i4.3406

Muliastrini, N. K. E. (2020). New Literacy Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Di Abad 21. Pendasi: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(1), 115–125. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/j pdi.v4i1.3114

Redhya, Z., & Nurbaya, S. (2024). Exploration of the Implementation of Learning to Write Procedural Texts and its Implications for Student Learning Outcomes. East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR), 3(9), 4323–4334. https://doi.org/https://doi.org/10.55927/ eajmr.v3i9.10933 ISSN-E:

Sabriadi, R. (2025). Penguatan Literasi Bahasa Melalui Kegiatan Membaca Dan Menulis. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 10–15. https://doi.org/https://doi.org/10.33627/ es.v7i2.2201

Sanjani A, M. (2021). Pentingnya Strategi Pembelajaran Yang Tepat. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 10(2), 32–37. https://doi.org/https://doi.org/10.37755/j sap.v10i2.517

Sari, D. Y., Oktariani, L., & Novira, M. (2024). Upaya dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(3). https://doi.org/https://doi.org/10.55606/j pbb.v3i3.3837

Yunus, M. M. (2017). Keterampilan menulis dan permasalahannya. Bangun Rekaprima, 03(9), 62–67. https://doi.org/https://doi.org/10.32497/ bangunrekaprima.v3i1.764


Refbacks

  • There are currently no refbacks.