Evaluasi Tingkat Keselamatan Lalu Lintas Pada Simpang Tak Bersinyal Menggunakan Metode Traffic Conflict Technique (TCT)
Iksan Ferdiansyah, Titik Wahyuningsih, Adiman Fariyadin
Abstract
Keselamatan pada simpang tak bersinyal perlu diperhatikan karena interaksi kendaraan dari berbagai arah dapat menghasilkan konflik yang berpotensi berkembang menjadi kecelakaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keselamatan lalu lintas pada Simpang 4 Lendang Bajur, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, berdasarkan karakteristik konflik kendaraan menggunakan metode Traffic Conflict Technique (TCT). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan survei lapangan selama tiga hari, yaitu Senin, Rabu, dan Sabtu, pada periode pagi 06.00–09.00, siang 11.00–14.00, dan sore 15.00–18.00 WITA. Data primer meliputi volume kendaraan, kecepatan, jarak antar kendaraan, jenis konflik, waktu kejadian, dan tindakan penghindaran, sedangkan data sekunder berupa peta lokasi. Analisis dilakukan melalui identifikasi jenis konflik, pengamatan kecepatan dan jarak, perhitungan Time to Accident (TA), serta Conflict Rate. Hasil penelitian menunjukkan total 1.415 kejadian konflik selama periode survei. Konflik crossing menjadi jenis yang paling dominan sebanyak 743 kejadian, diikuti merging 308 kejadian, diverging 286 kejadian, dan weaving 78 kejadian. Pada hari dengan jumlah konflik tertinggi, yaitu Senin, tercatat 507 kejadian. Analisis tingkat keparahan menunjukkan konflik serious mendominasi sebesar 81%, sedangkan non-serious sebesar 19%. Kecepatan kendaraan yang terlibat konflik umumnya berada pada rentang 10–25 km/jam, dengan jarak dominan 1–4 m dan beberapa nilai TA yang sangat rendah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Simpang 4 Lendang Bajur memiliki potensi keselamatan yang perlu ditingkatkan melalui penguatan manajemen lalu lintas dan fasilitas keselamatan.
Keywords
Traffic Safety; Unsignalized Intersections; Traffic Conflict Technique (TCT); Traffic Conflicts; Time to Accident (TA).
References
Azani Kemal. (2023). Analisa keselamatan lalu lintas pada persimpangan dengan metode Traffic Conflict Technique.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Departemen Pekerjaan Umum.
Federal Highway Administration. (1989). Traffic Conflict Techniques for Safety and Operations. U.S. Department of Transportation.
Freitas, M., Cakrawala, M., & Irawan, D. (2025). Evaluasi tingkat keselamatan lalu lintas di simpang empat Trunojoyo dengan pendekatan Traffic Conflict Technique (TCT). 4(2).
Highway Capacity Manual. (1985). Highway Capacity Manual. Transportation Research Board, Washington, DC.
Laureshyn, A., & Várhelyi, A. (2018). The Swedish Traffic Conflict Technique: Observer’s Manual. Lund University, Sweden.
Qori, M., Al Aziz, E., Saepudin, U., & Sutrisna, D. (2025). Analisis tingkat keselamatan lalu lintas pada simpang empat tak bersinyal dengan metode Traffic Conflict Technique (TCT): Studi kasus Simpang Cicariang–Kawalu–Tasikmalaya.
Rekayasa dan Manajemen Lalu Lintas. (2014). Rekayasa dan Manajemen Lalu Lintas.
Sabrina, D., Tinumbia, N., & Ihsani, I. (2022). Analisis tingkat keselamatan lalu lintas pada simpang tidak
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 iksann ferdi ansyah

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Technology, Health, and Agriculture Nexus: Conference Series
Contact Admin:
Email:[email protected]
WhatsApp: +62 878-9185-5086
TCS Visitor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Technology, Health, and Agriculture Nexus: Conference Series already indexed:
