Penilaian dan Evaluasi Kinerja Daerah Irigasi Parung di Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah

Abdul Aziz Mahendra, Muhammad Khalis Ilmi, Swahip Swahip

Abstract


Abstract: Irrigation networks are essential infrastructure for supplying and distributing water to support agricultural activities; therefore, their physical condition must be maintained through continuous operation and maintenance. The Parung Irrigation Scheme (DI Parung) in Janapria District, Central Lombok Regency, plays a strategic role in supporting agricultural productivity. However, several infrastructure components have experienced deterioration due to the age of the structures, sedimentation, channel damage, and suboptimal maintenance activities. Therefore, an assessment and evaluation of the physical infrastructure performance are required as a basis for determining operation and maintenance priorities for the irrigation network. This study aims to assess and evaluate the performance of the physical infrastructure of the Parung Irrigation Scheme based on the Regulation of the Minister of Public Works and Housing No. 12/PRT/M/2015. The study employed a descriptive method with a field survey approach. Data were collected through field observations, documentation, and secondary data obtained from relevant institutions. The assessment focused on the main structures, conveyance channels, structures along the conveyance channels, drainage channels and associated structures, inspection roads, as well as offices, staff housing, and storage facilities. The results indicate that the physical infrastructure of the Parung Irrigation Scheme generally remains capable of supporting irrigation water delivery effectively, although several defects were identified in the channels and ancillary structures that may reduce water distribution efficiency. Therefore, routine maintenance, rehabilitation of damaged components, and improved coordination between the managing institutions and the Water User Farmers Association (P3A) are required to maintain the optimal, effective, and sustainable performance of the irrigation network.

Abstrak: Jaringan irigasi merupakan prasarana penting yang berfungsi menyediakan dan mendistribusikan air untuk menunjang kegiatan pertanian sehingga kondisi fisiknya harus dipertahankan melalui operasi dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Daerah Irigasi (DI) Parung di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah memiliki peranan strategis dalam mendukung produktivitas pertanian, namun beberapa komponen prasarana mengalami penurunan kondisi akibat usia bangunan, sedimentasi, kerusakan saluran, dan kurang optimalnya kegiatan pemeliharaan. Oleh karena itu, diperlukan penilaian dan evaluasi kinerja prasarana fisik sebagai dasar dalam menentukan prioritas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi kinerja prasarana fisik jaringan irigasi DI Parung berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 12/PRT/M/2015. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan data sekunder dari instansi terkait. Penilaian difokuskan pada komponen bangunan utama, saluran pembawa, bangunan pada saluran pembawa, saluran pembuang beserta bangunannya, jalan inspeksi, serta kantor, perumahan, dan gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi prasarana fisik jaringan irigasi DI Parung secara umum masih mampu mendukung pelayanan air irigasi dengan baik, meskipun masih ditemukan beberapa kerusakan pada saluran dan bangunan pelengkap yang berpotensi menurunkan efisiensi distribusi air. Oleh karena itu, diperlukan pemeliharaan rutin, rehabilitasi pada bagian yang mengalami kerusakan, serta peningkatan koordinasi antara instansi pengelola dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) agar kinerja jaringan irigasi tetap optimal, efektif, dan berkelanjutan.


Keywords


Irrigation networks; Performance evaluation; Physical infrastructure.

Full Text:

PDF

References


Aji, G. I. (2023). Evaluasi kinerja jaringan irigasi Daerah Irigasi Parung Lombok Tengah. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Mataram.

Aprilina, Y. (2022). Penilaian kinerja Daerah Irigasi Batujai di Kabupaten Lombok Tengah. REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 6(2), 241–245.

Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I. (2023). Acara operasi pemeliharaan irigasi partisipatif dan serah terima hasil pekerjaan. Kementerian PUPR.

Buya, H. (2019). Evaluasi kinerja jaringan irigasi tersier di Desa Marente Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Mataram.

Djau, R. A., Nento, S., Olii, A., & Van Gobel, A. R. (2022). Analisis faktor penyebab kerusakan jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Lomaya Kabupaten Bone Bolango. Composite Journal, 2(2), 9–15.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2013). Kriteria perencanaan irigasi KP-04: Bangunan. Kementerian Pekerjaan Umum.

Hamakonda, U. A. (2022). Penilaian kinerja jaringan irigasi berdasarkan sistem informasi (E-PAKSI) D.I. Maligas Kabupaten Simalungun.

Julianto, J., Ridwan, R., Suharyatun, S., & Amin, M. (2022). Uji kinerja saluran tersier pada daerah layanan jaringan irigasi tersier dengan luas 25 ha. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 1(2).

Mubarok, C., Wahyudi, S. I., & Asfari, G. D. (2018). Penilaian kinerja irigasi berdasarkan pendekatan Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015 dan metode MASSCOTE dengan evaluasi Rapid Appraisal Procedure (RAP) di daerah irigasi. Prosiding Seminar Nasional Inovasi dalam Pengembangan Smart City.

Muhlis, A., Darmawani, & Effendie, F. (2019). Tinjauan pemeliharaan bangunan saluran irigasi sekunder Gudang Tengah di Daerah Irigasi Riam Kanan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional Riset Terapan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/M/2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Peraturan Menteri PUPR Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan Standar Teknis, Standar Operasi, dan Manual.

Kementerian Pekerjaan Umum. (2007). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 32/PRT/M/2007 tentang Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi. (2021). Perhitungan saluran dan drainase: Diklat teknis perencanaan irigasi tingkat dasar. Kementerian PUPR.

Salsabilla, I., & Maulidiyah, A. (2023). Penilaian indeks kinerja sistem irigasi Kedung Kecamatan Pandaan. Composite: Journal of Civil Engineering, 2(2).

Yahdita, K., Siswanto, & Fauzi, M. (2020). Penilaian indeks kinerja sarana dan prasarana Daerah Irigasi Seberang Gunung. Jurnal Teknik, 14(1), 1–9.

Yekti, M. I., Dewi, A. A. D. P., & Suparyana, I. N. (2020). Evaluasi kinerja sistem irigasi berdasarkan Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015: Studi kasus Daerah Irigasi Tukad Ayung, Mambal, Kabupaten Badung. Jurnal Spektran, 8(2), 187–197.

Last Name, Initials. (Year). Book title (edition). City, State/Country: Publisher.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Abdul Aziz, Muhammad Khalis Ilmi, Swahip

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Technology, Health, and Agriculture Nexus: Conference Series

Contact Admin:
Email:[email protected]
WhatsApp: +62 878-9185-5086

TCS Visitor

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Technology, Health, and Agriculture Nexus: Conference Series already indexed: