MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR MELALUI EDUKASI DAN SIMULASI MENGGUNAKAN TABLETOP DISASSTER EXERCISE

Wirmando Wirmando, Fitriyanti Patarru', Jenita Laurensia Saranga'

Abstract


Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana banjir yang sangat berisiko mengakibatkan kerugian materi hingga korban jiwa. Berdasarkan pengamatan selama ini, kita lebih banyak melakukan kegiatan pasca bencana (post event) berupa emergency response dan recovery daripada kegiatan sebelum bencana berupa disaster reduction atau mitigasi dan disaster preparedness. Padahal, apabila kita memiliki sedikit perhatian terhadap kegiatan-kegiatan sebelum bencana, kita dapat mereduksi potensi bahaya/kerugian (damages) yang mungkin timbul ketika terjadi bencana banjir. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir melalui edukasi dan simulasi menggunakan Tabletop Disaster Exercise (TDE). Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Batua Makassar dengan jumlah peserta 30 masyarakat di RW 10, Kel Batua, Kec Manggala Makassar. Kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi berupa penyuluan kesehatan tentang bencana banjir dan simulasi bencana banjir menggunakan table top disaster. Untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan ini, maka tim membagikan angket untuk menilai kesiapsiagaan perserta terhadap bencana banjir. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar serta telah terjadi peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat yaitu 30 (100%) peserta berada dalam kategori baik dalam menghadapi bencana banjir sehingga diharapkan masyarakat dapat meminimalisir dampak dan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana banjir.

Abstract: Indonesia is one of the countries that are prone to flood disasters that are very risky to cause material losses to fatalities. Based on observations so far, we do more post-disaster activities (post events) in the form of emergency response and recovery than activities before disasters in the form of disaster reduction or mitigation and disaster preparedness. In fact, if we have more attention to activities before the disaster, we can reduce the potential danger / loss (damages) that may arise when a flood disaster occurs. The purpose of this activity is to increase knowledge and preparedness in the face of flood disasters through education and simulation using Tabletop Disaster Exercise (TDE). This activity was held in the working area of the “Puskesmas” Batua Makassar with a total of 30 participants in RW 10, District Manggala, Makassar City. The activities carried out are education in the form of health counseling about flood disasters and simulation of flood disasters using table top disasters. To evaluate the success of this activity, the team distributed questionnaires to assess the preparedness of participants for flood disasters. This activity is carried out well and smoothly and there has been an increase in public knowledge and preparedness, namely 30 (100%) participants are in the good category in dealing with flood disasters so that it is hoped that the community can minimize the impact and losses caused by flood disasters.


Keywords


preparedness; flood; simulation; table top disaster exercise.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Addiarto, W. (2019). Upaya mewujudkan kampus siaga bencana melalui peningkatan kesiapsiagaan mahasiswa keperawatan dengan penerapan tabletop disaster excercise (TDE). Jurnal Imliah Kesehatan Keperawatan, 15(1), 35–39. https://doi.org/https://doi.org/10.26753/jikk.v15i1.313

Addiarto, W., & Wahyusari, S. (2018). Efektivitas tabletop disaster exercise (TDE) sebagai media simulasi dalam ruang untuk meningkatkan kemampuan triage dan alur rujukan korban bencana. JI-Kes (Jurnal Ilmu Kesehatan), 2(1), 12–22.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Potensi ancaman bencana. https://www.bnpb.go.id/potensi-ancaman-bencana

Coburn, A., Spence, & Pomonis, A. (1994). Mitigasi bencana (2nd ed.). Cambrid Architectural Research Limited.

Detiknews. (2021). Banjir kembali landa Makassar, 500 rumah di Perumnas terendam.

Djafar, M. I., Mantu, F. N., & Pattelongi, J. I. (2010). Pengaruh penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap kepala keluarga di Desa Romang Tangaya, Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar. Universitas Hasanuddin.

Hadjarati, H., & Hidayat, S. (2018). Penyuluhan peningkatan kesadaran masyarakat desa Tobango, Tangga Jaya, Tanah Putih Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo menuju desa tangguh bencana (khusus banjir). https://repository.ung.ac.id/abdi/show/2/85/penyuluhan-peningkatan-kesadaran-masyarakat-desa-tabongo-tangga-jaya-tanah-putih-kecamatan-dulupi-kabupaten-boalemo-menuju-desa-tangguh-bencana-khusus-banjir.html

Handayani, V. W., Aryanto, A. F., & Kurniawan, D. (2020). Systematic review; akibat bencana alam terhadap penderita diabetes melitus. Journal of Health Educational Science and Technology, 3(2), 105–118. https://doi.org/https://doi.org/10.25139/htc.v3i2.2927

Hasrini, Yusriani, & Gobel, F. A. (2019). Pengaruh metode video dan metode ceramah terhadap personal hygiene dan status kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar di Kec. Sinjai Barat Kab. Sinjai Tahun 2019. Jurnal Mitra Sehat, 10(1), 74–85. https://doi.org/https://doi.org/10.51171/a.v10i1.131

Ibrahim, K., Emaliyawati, E., Yani, D. I., & Nursiswati, N. (2020). Pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana bagi masyarakat. Media Karya Kesehatan, 3(1), 27–38. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/mkk.v3i1.23991

Kadir, A., Usman, A., & Salahuddin, S. (2019). Pola penanganan bencana berbasis masyarakat pada dinas sosial kabupaten Bima. Jurnal Komunikasi Dan Kebudayaan, 6(108–127).

Nugroho, A. (2018). Pengembangan model pembelajaran mitigasi bencana gunung meletu di sekolah dasar lereng gunung Slamet. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisplin, 1(2), 131–137. https://doi.org/https://doi.org/10.36341/jpm.v1i2.413

Prihatmaji, Y. P., Widodo, E., & Nugroho, I. (2013). Penyuluhan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap tanggap bencana (khusus longsor). Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 2(2), 119–123.

Rosadi, I. (2018). Pemahaman pengetahuan siswa terhadap mitigasi non struktural bencana banjir kelas X dan XI di SMA Islam Diponegoro Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ruswandi, Saefudin, A., Mangkuprawira, S., Riani, E., & Kardono, P. (2008). Identifikasi potensi bencana alam dan upaya mitigasi yang paling sesuai diterapkan di pesisir Indramayu dan Ciamis. Jurnal Riset Geologi Dan Pertambangan, 18(2), 1–19.

Samudro, E. G., & Madjid, M. A. (2020). Pemerintah Indonesia menghadapi bencana nasional Covid 19 yang megancam ketahanan nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(2), 132–154. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jkn.56318




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.8244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Wirmando, Fitriyanti Patarru', Jenita Laurensia Saranga'

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: