PEMBERDAYAAN REMAJA KARANG TARUNA MELALUI LITERASI ISLAMI, PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN, DAN GEROBAK LITERASI DI KAMPUNG TALUN, DESA JELEGONG, KABUPATEN BANDUNG

Hernawati - Hernawati, Iim Ibrohim, Supala - Supala, Leon Leon, Nizma Nizma, Aldi Aldi, Surya Surya

Abstract


ABSTRAK

Rendahnya tingkat literasi di kampung Talum menjadi masalah yang dihadapi saat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan remaja Karang Taruna Kampung Talun, Desa Jelegong, Kabupaten Bandung, melalui penguatan literasi Islami, kepemimpinan, literasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan budaya baca melalui pojok baca dan gerobak literasi. Program yang didanai oleh BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026 ini melibatkan 40 anggota Karang Taruna sebagai sasaran utama. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan kepemimpinan, penguatan nilai-nilai akhlak Islami, pelatihan pemanfaatan AI secara etis dan produktif, serta pendampingan pengelolaan pojok baca berisi 245 buku dan gerobak literasi keliling yang dioperasikan setiap hari Minggu ke sejumlah RT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kepemimpinan berkarakter, kemampuan awal memanfaatkan AI secara bertanggung jawab, serta tumbuhnya rasa kepemilikan terhadap program literasi yang dikelola secara mandiri oleh remaja. Peningkatan tersebut dikonfirmasi melalui kuesioner evaluasi pascakegiatan yang diisi oleh 16 perwakilan anggota Karang Taruna, terdiri atas 19 pernyataan sikap (skala Likert) dengan skor rata-rata 4,31 dari skala 5 (98% respons berkategori Setuju/Sangat Setuju) dan 20 soal pemahaman konsep (pilihan ganda) dengan skor rata-rata jawaban benar 94,4% (93,75% peserta mencapai skor ≥90%), yang diperkuat pula oleh hasil pengamatan partisipatif dan diskusi reflektif berupa kemampuan peserta menjelaskan kembali dan mempraktikkan prinsip kepemimpinan berbasis akhlak serta partisipasi aktif dalam diskusi etika pemanfaatan AI. Keterlibatan aktif Karang Taruna dalam perencanaan hingga pengelolaan program menjadi kunci keberlanjutan kegiatan pascapengabdian. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan remaja berbasis komunitas yang memadukan nilai keislaman, kepemimpinan, dan literasi digital.

Kata kunci: literasi Islami; kepemimpinan remaja; kecerdasan buatan; gerobak literasi; Karang Taruna.

 

ABSTRACT

The low level of literacy in Talum village remains a challenge today. This community service program aims to empower adolescent members of Karang Taruna in Kampung Talun, Jelegong Village, Bandung Regency, through Islamic literacy, leadership training, artificial intelligence (AI)-based digital literacy, and the development of a reading corner and mobile literacy cart. Funded by BIMA of the Ministry of Higher Education, Science, and Technology (Kemdiktisaintek) in 2026, the program targeted 40 Karang Taruna members. The implementation methods included leadership training, reinforcement of Islamic character values, ethical and productive AI literacy training, and mentoring for managing a reading corner with 245 books and a mobile literacy cart operated every Sunday across several neighborhood units. The results show improved participant understanding of character-based leadership, initial capability in using AI responsibly, and a growing sense of ownership toward the literacy program, which is independently managed by the youth. This improvement was confirmed through a post-activity evaluation questionnaire completed by 16 representative Karang Taruna members, consisting of 19 Likert-scale attitude statements with a mean score of 4.31 out of 5 (98% of responses rated Agree/Strongly Agree) and 20 multiple-choice comprehension items with a mean correct-answer score of 94.4% (93.75% of participants scoring ≥90%), further supported by participatory observation and reflective discussion showing participants' ability to re-explain and practice character-based leadership principles and their active participation in discussions on AI ethics. The active involvement of Karang Taruna members from planning through management is key to the program's sustainability. This program is expected to serve as a community-based model for youth empowerment that combines Islamic values, leadership, and digital literacy.

Keywords: Islamic literacy; youth leadership; artificial intelligence; mobile literacy cart; Karang Taruna


Keywords


: Islamic literacy; youth leadership; artificial intelligence; mobile literacy cart; Karang Taruna

Full Text:

PDF

References


Arif, M. R., Adi, A. S., & Remaja, P. P. (2014). Peran Karang Taruna Dalam Pembinaan Remaja Di Dusun Candi Desa Candinegoro. 1.

Ayupradani, N. T., Sofiyana, L. N., Huda, M., & Nasucha, Y. (2021). Peningkatan Literasi Digital Anggota Karang Taruna Tunas Harapan sebagai Pembentuk Pendidikan Karakter Bangsa. 3(2), 169–174. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v3i2.15696

Gandasari, F., Koeswinda, A. S., Putri, A. K., & Putri, D. A. (2024). Etika Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence dalam Penyusunan Tugas Mahasiswa. 6(5), 5572–5578.

Giannakos, M., Azevedo, R., Brusilovsky, P., Cukurova, M., Dimitriadis, Y., Hernandez-leo, D., Järvelä, S., Mavrikis, M., Rienties, B., Giannakos, M., Azevedo, R., Brusilovsky, P., Cukurova, M., Dimitriadis, Y., Hernandez-leo, D., Järvelä, S., Mavrikis, M., & Rienties, B. (2025). The promise and challenges of generative AI in education ABSTRACT. Behaviour & Information Technology, 44(11), 2518–2544. https://doi.org/10.1080/0144929X.2024.2394886

Hernawati, S. (2025). The Impact Of Al-Islam And Muhammadiyah Learning Framed By Religious Moderation On Adolescent Resilience. 09(01), 125–139.

Ikhsan, I., Artasoma, P., Karliani, E., Sunarno, A., & Raya, U. P. (2025). ETIKA DALAM Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Di Kelas Ix Smp. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 212–223.

Kementerian Soasial Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna.

Londa, V. Y. (2015). Peranan organisasi Karang Taruna dalam pemberdayaan masyarakat desa (suatu studi di Desa Tewasen, Desa Pondos, Desa Elusan, Desa Wakan Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan). III(31).

Rahayu, A. P., Wahib, A., & Besari, A. (2023). Peningkatan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar Melalui Pojok. Open Community Service Journal, 02(02), 122–130.

Saneba, Katuuk, Rotty, & L. (2021). Organisasi, Manajemen Taruna, Karang. Jurnal bahana manajemen pendidikan, 10(1), 138–142.

Sholihah, M. N., Murtini, W., & S. (2021). Peranan perpustakaan keliling dalam mengembangkan minat baca masyarakat di Kota Surakarta. 5(3).

Sinaga, A. S. R. M., Maryana, R., Marbun, M., & Sitio, A. S. (2022). Pengembangan Website Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati Jambur Pulau Sebagai Media Promosi Produk Desa Berbasis Kecerdasan Buatan. 4(2), 306–313.

Sugiarto, & Farid, A. (2023). Literasi Digital Sebagai Jalan Penguatan Pendidikan Karakter. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6, 580–597.

Sukma, G. D., Farisa, F. A., Amelia, L. K., Zahran, M. A., & Rozak, R. W. A. (2025). Pemahaman pelajar tentang kecerdasan buatan dan implikasinya terhadap literasi. Jurnal Jendela Pendidikan. 5(02), 212–223.

UNESCO. (2021). AI and education : guidance for policy-makers.

Wicaksono, Z. A., & Karniawati, N. (2025). Peran Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung dalam Mengembangkan Minat Baca Masyarakat pada Program Gerobak Baca. 4(2), 101–111.




DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i3.42496

Refbacks

  • There are currently no refbacks.