Edukasi pencegahan anemia pada ibu hamil dengan meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah

Ratih Kurniasari, Linda Riski Sefrina, Fathma Syahbanu, Cristhin Lusiana Silaen

Abstract


Abstrak

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan di dunia dengan angka prevalensi 41,8%. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia mencapai 27,7%. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi hingga kematian pada ibu dan bayi.Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi untuk mengubah persepsi, menanggulangi kekhawatiran terkait efek samping, serta menekankan dampak positif tablet tambah darah (TTD) bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Dengan meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD melalui edukasi yang efektif dan interaktif, diharapkan angka prevalensi anemia pada ibu hamil dapat ditekan secara signifikan. Mitra kegiatan ini adalah Puskesmas Adiarsa Karawang yang memiliki cakupan TTD 100 % dengan kejadian anemia ibu hamil bulan April 2025 terdapat 16,2%. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari  petinggi Desa, bidan desa, kader, dan 15 orang ibu hamil. Tim pengabdi berkejasama dengan ahli gizi Puskesmas Adiarsa, Bidan Desa, dan bersama kader-kader Posyandu untuk mengedukasi ibu-ibu tentang pentingnya konsumsi TTD. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tetntang pentingnya konsumsi TTD untuk mencegah dan menanggulangi anemia.

 

Kata kunci: anemia; edukasi; ibu hamil; kepatuhan konsumsi TTD; pengetahuan.

 

Abstract

Anemia in pregnant women is a global health problem with a prevalence of 41.8%. The prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia reaches 27.7%. Anemia in pregnant women can increase the risk of complications and even death for both the mother and the baby. The purpose of this community service is to provide education to change perceptions, address concerns regarding side effects, and emphasize the positive impact of iron tablets (TTD) on maternal health and fetal development. By increasing compliance with TTD consumption through effective and interactive education, it is hoped that the prevalence of anemia in pregnant women can be reduced significantly. The partner for this activity is the Adiarsa Karawang Community Health Center which has 100% TTD coverage with the incidence of anemia in pregnant women in April 2025 at 16.2%. This activity was attended by 30 participants consisting of village officials, village midwives, cadres, and 15 pregnant women. The community service team collaborated with Adiarsa Community Health Center nutritionists, Village Midwives, and Posyandu cadres to educate mothers about the importance of TTD consumption. The results of this activity were an increase in knowledge among pregnant women about the importance of consuming iron tablets to prevent and treat anemia

 

Keywords: anemia; education; pregnant women; compliance with iron supplement consumption; knowledge.


Keywords


anemia; education; pregnant women; compliance with iron supplement consumption; knowledge.

Full Text:

PDF

References


Audi, Kusmiyanti, M., & Widani, N. L. (2024). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Jakarta Barat. Jurnal Keperawatan Cikini, 5(2), 160–171.

Damanik, R. B., Tunggal, T., Yuliastuti, E., & Kristiana, E. (2025). Hubungan Parit as dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Lontar Kabupaten Kotabaru Tahun 2024. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1575–1580. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.307.

Dewinata, N. P., Paramita, D. R. A., & Dwijayanti, A. R. (2024). Tingkat Pengetahu an Ibu Hamil Tentang Anemia dan Tabel Tambah Darah Selama Kehamilan di Desa Silo Jember. Jurnal Ilmiah Farmasi Akademi Farmasi, 7(1), 58–64

Fajarwati, D., & Ama, P. G. B. (2024). Hubungan Pekerjaan , Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet FE di Puskesmas Cipari. Jurnal Illmiah Kesehatan, 16(1), 207–214. https://doi.org/10.37012/jik .v16i1.2235.

Farida, L. N., & Solihah, V. M. (2019). Penanganan Anemia pada Ibu Hamil dengan Pemberian Edukasi dan Suplementasi Tablet Besi. JIKO (Jurnal Ilmiah Kepe rawatan Orthopedi), 3(2), 64–69. https://doi.org/10.46749/jiko.v3i2.31.

Purborini, S. F. A., & Remaropen, N. S. (2024). Hubungan Usia, Paritas, dan Tingkat Pendidikan dengan Kehamilan Tidak Diinginkan pada Pasangan Subur di Surabaya. Media Gizi Kesmas, 12(1), 20. https://doi.org/ 10.20473/mgk.v12i1.2023.207-211.

Qurniyawati, Eny, Murti, Bisma, Tamtomo, and Didik. 2015. “Hubungan Usia Ibu Hamil, Jumlah Anak, Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Kehamilan Tidak Diinginkan Di BPM Titik Hariningrum, Kota Madiun.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional 8(5):229–34.

Ridwan, M., Lestariningsih, S., & Lestari, G. I. (2018). Konsumsi Buah Kurma Me ningkatkan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 11(2), 57–64. https://doi.org/10.26630/jkm.v11i2.1772.

Sanjaya, R., & Sari, S. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Darul Ulum Panaragan Jaya Tulang Bawang Barat Tahun 2019. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 1(1), 1–8. https://doi.org/10.33486/jurnal_kebidanan.v9i1.118.

Sari, N. E., Anggraini, & Zulaikha, S. (2024). Pemberdayaan Kader sebagai Upaya Penanganan Anemia pada Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Bayam Merah di Kampung Bima Sakti Kabupaten Way Kanan. Jurnal Perak Malahayati, 6(2), 282–287. https://doi.org/10.33024/jpm.v6i2.17961

Wardani, R. A., & Herlina. (2024). Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia Melalui Pemberian Intervensi Konsumsi Teh Herba Tomat. Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 3(1), 146–160. https://doi .org/10.56586/pipk.v3i3.359.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.35978

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: