Pemberdayaan kader kesehatan mengenai terapi relaksasi autogenik untuk menurunkan kecemasan pada lansia dengan penyakit kronis
Abstract
Abstrak
Desa Purwosekar merupakan salah satu desa binaan Program Studi Sarjana Keperawatan yang berada di kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Jumlah lansia yang menderita penyakit kronis di Desa Purwosekar cukup banyak yaitu 186 lansia. Salah satu masalah yang dialami oleh lansia dengan penyakit kronis adalah munculnya kecemasan akibat ketidakpastian mengenai perkembangan penyakit, ketergantungan pada orang lain, rasa takut akan kematian serta beban finansial akibat biaya pengobatan. Berdasarkan hasil wawancara dengan perawat penanggungjawab kesehatan lansia, beberapa kader kesehatan Desa Purwosekar belum memahami pentingnya intervensi untuk membantu lansia mengelola stres dan kecemasan melalui terapi relaksasi autogenic training (AT). Kader kesehatan belum pernah mengikuti pelatihan tentang terapi relaksasi autogenic training (AT) sehingga mempunyai keinginan untuk mendapatkan informasi dan pelatihan dari petugas kesehatan. Pada kegiatan ini tim pengabdian masyarakat melakukan pemberdayaan kader kesehatan dengan memberikan edukasi dan pelatihan bagi kader kesehatan tentang relaksasi autogenik. Hasil pengukuran pre dan post test didapatkan bahwa pada tahap pre test rata-rata pengetahuan kader kesehatan adalah 62,75 sedangkan pada tahap post test didapatkan rata-rata pengetahuan meningkat menjadi 80,50 setelah diberikan materi dan pelatihan. Hasil evaluasi untuk ketrampilan kader kesehatan mampu melakukan dengan baik 100% semua tindakan sesuai prosedur. Peserta memberikan respon dan sangat antusias terhadap materi. Oleh karena itu perlu ditingkatkan kegiatan edukasi dan pelatihan kepada kader kesehatan, maka rekomendasi rencana tindak lanjut adalah kegiatan serupa dilaksanakan secara kontinu sehingga terjadi peningkatan kemandirian masyarakat dalam menerapkan terapi relaksasi autogenik khususnya pada lansia dengan penyakit kronis yang mengalami kecemasan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia khususnya yang menderita penyakit kronis.
Kata kunci: pemberdayaan kader; relaksasi autogenik; kecemasan lansia; penyakit kronis.
Abstract
Purwosekar Village is one of the villages developed by the Bachelor of Nursing Study Program, located in Tajinan District, Malang Regency. The number of elderly people suffering from chronic diseases in Purwosekar Village is quite significant, totaling 186 individuals. One of the problems experienced by elderly people with chronic diseases is anxiety due to uncertainty regarding the progression of the illness, dependence on others, fear of death, and financial burden due to medical expenses. Based on interviews with nurses responsible for elderly health, some health cadres in Purwosekar Village have not yet understood the importance of interventions to help the elderly manage stress and anxiety through autogenic training (AT) relaxation therapy. The health cadres have never attended training on autogenic training relaxation therapy, and therefore have a desire to receive information and training from health officers. In this activity, the community service team empowered the health cadres by providing education and training for them on autogenic relaxation. The results of the pre-test and post-test measurements showed that at the pre-test stage, the average knowledge of the health cadres was 62.75, while at the post-test stage, the average knowledge increased to 80.50 after the materials and training were provided. The evaluation results for the skills of the health cadres showed that they were able to perform all actions properly according to the procedures at 100%. The participants responded very enthusiastically to the material. Therefore, it is necessary to increase educational activities and training for health cadres. The recommendation for the follow-up plan is that similar activities should be carried out continuously so that there is an increase in community independence in applying autogenic relaxation therapy, especially for older adults with chronic illnesses who experience anxiety, thereby improving the quality of life of the elderly, particularly those suffering from chronic diseases.
Keywords: empowerment of cadres; autogenic relaxation; elderly anxiety; chronic diseases.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ariyani, & Subiyakto, M. H. (2024). Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik terhadap Tingkat Kecemasan dan Tekanan Darah Pasien Pre-Operasi di Ruang Mawar 3 RSUD dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Keseahatan Kusuma Husada, 15(2).
Azizah, N., Komalasari, D. R., Naufal, A. F., & Supriyadi, A. (2022). Dampak Kecemasan Akan Jatuh dan Depresi Terhadap Kualitas Hidup Lansia di Daerah Urban Kota Surakarta. Wahana, 74(1), 73–85. https://doi.org/doi.org/10.36456/wahana.v74i1.5844
Friedman. (2013). Keperawatan Keluarga Teori dan Praktik (8th ed.). Jakarta: Penerbit Buku kedokteran EGC.
Ismadi, H. (2023). Analisis Pendidikan Kesehatan Sekolah. Jurnal Kependidikan, 7(2), 43–49. https://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/kependidikan/article/view/1111
Maghfiroh, R. M., Hariani, D., & Khaleyla, F. (2021). Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus Aconitifolius) Terhadap Kadar Kolesterol Dan Struktur Histologi Aorta Mencit Hiperkolesterolemia. Lenterabio Berkala Ilmiah Biologi, 11(1), 89–100. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/lenterabio.v11n1.p8 9-100
Musyiami, D. . (2020). Hubungan Self Care Behavior dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi di Pejaten Giriwungu Panggang Gunungkidul Yogyakarta’, Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta. Skripsi.
Rorong, J., Aritonang, H. F., & Ranti, F. P. (2018). Sintesis Metil Ester Asam Lemak Dari Minyak Kelapa Hasil Pemanasan. Chemistry Progress, 1(1), 9–18. https://doi.org/doi.org/10.35799/CP.1.1.2008. 20
Smeltzer, S. ., & Bare, B. . (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth, (8th ed.). Jakarta : EGC.
Triprabowo, H., Kusyairi, A., & Salam, A. (2023). Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Loneliness. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 2(10), 118–129. https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/599
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.37522
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















