Edukasi penatalaksanaan demam berdarah dengue melalui pendekatan family-centered care di Kelurahan Dukuh Sutorejo
Abstract
Abstrak
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. DBD merupakan infeksi akut yang disebabkan virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Prevalensi DBD pada tahun 2024 di Jawa Timur sebanyak 32.156 kasus dan Surabaya sebanyak 231 orang. Masalah utama yang sering muncul adalah rendahnya pengetahuan keluarga terkait pencegahan, deteksi dini, serta penatalaksanaan awal DBD, sehingga kasus yang seharusnya dapat dicegah atau ditangani lebih cepat justru berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dengan pemberian edukasi melalui pendekatan family-centered care. Kegiatan pengabdian dilakukan selama 2 minggu pada tanggal 19 Mei – 1 Juni 2025 dengan melibatkan 139 keluarga di RW 04 Kelurahan Dukuh Sutorejo. Tim pengabdi memberikan edukasi dan pendampingan tidak hanya diberikan kepada individu, tetapi melibatkan seluruh anggota keluarga melalui metode ceramah dan diskusi, sehingga pengetahuan terkait pencegahan dan penatalaksanaan DBD dapat ditingkatkan secara kolektif. Hasil kuesioner didapatkan pengetahuan responden sebelum kegiatan pendampingan, mayoritas memiliki pengetahuan cukup 59.7% dan setelah kegiatan pendampingan menjadi pengetahuan baik 74.8%. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat keluarga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mencegah, mengenali, dan menangani DBD secara tepat sehingga dapat menurunkan risiko komplikasi.
Kata kunci: Demam Berdarah Dengue (DBD); edukasi; family-centered care.
Abstract
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a serious public health problem in Indonesia. DHF is an acute infection caused by the dengue virus and transmitted by Aedes aegypti mosquitoes. In 2024, the prevalence of DHF in East Java reached 32,156 cases, with 231 cases reported in Surabaya. A major issue frequently encountered is the low level of family knowledge regarding prevention, early detection, and initial management of DHF, causing cases that could have been prevented or treated promptly to progress into more severe conditions. This community service activity aimed to improve family knowledge through educational interventions using a family-centered care approach. The activity was conducted over a two-week period from May 19 to June 1, 2025, involving 139 families in RW 04, Dukuh Sutorejo Subdistrict. Education and assistance were provided not only to individuals but also involved all family members through lectures and discussion methods, enabling collective improvement in knowledge related to DHF prevention and management. Questionnaire results showed that prior to the intervention, the majority of respondents had a moderate level of knowledge (59.7%), which increased to a good level of knowledge (74.8%) after the intervention. Following this community service activity, families are expected to have improved abilities to prevent, recognize, and appropriately manage DHF, thereby reducing the risk of complications.
Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF); education; family-centered care
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bekti, Y. (2017). Penerapan Model Family-Centered Nursing Terhadap Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar Application Of Family-Centered Nursing Model On The Execution Of Family He. Jurnal Kedokteran Yarsi, 23(2), 165–186.
Defianda, A. R., Rauf, S., Artati, R. D., Darma, S., & Kadir, A. (2024). Gambaran Jenjang Pendidikan dengan Tingkat Pengetahuan Orang Tua tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue pada Anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 16265–16270.
Fristanti, D. E., Rokhmalia, F., & Suryono, H. (2022). HUBUNGAN ANTARA PERILAKU 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMEMI TAHUN 2021. GEMA Lingkungan Kesehatan, 20(01), 7–14.
Indrika, E. A., Sulaiha, S., Soleha, U., Faizah, I., & Kamariyah, N. (2023). Increasing knowledge through health education about 3m to prevent DHF (dengue haemoragic fever). Eduhealt, 14(04), 129–132.
Jiu, C. K., Wahyuni, T., & Vianny, A. (2024). Penerapan Model Family Centered Care Dalam Penanganan Penyandangdisabilitas Di Wilayah Kepulauan. Jurnal Ners, 8, 873–879.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, R., & Permata Sari, I. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Demam Berdarah Dengue (Dbd) Dengan Perilaku Pencegahan Pada Ibu Rumah Tangga Di Jetis Wetan Gunungkidul. Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA, 13(2), 75–81. https://doi.org/10.37413/jmakia.v13i2.277
Pratiwi, A. E., & Juwita, D. A. P. R. (2024). Pemberdayaan Keluarga dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Payangan, Gianyar. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 243. https://doi.org/10.30595/jppm.v8i2.14507
Putria Carolina. (2024). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Keluarga dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 7(1), 97–103. https://doi.org/10.32524/jksp.v7i1.1123
Restu Iriani, Ady Purwoto, Haris, Sulistiyani, Ani Nuraeni, Lukman Harun, Mariam Dasat, Erni Eka Sari, Suprapto, E. N. J. (2023). Keperawatan Keluarga PENDEKATAN KOMPREHENSIF DALAM PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA. Get Press Indonesia. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=DVa6EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA121&dq=tahapan+perkembangan+keluarga&ots=qjMVG1V-vE&sig=6_Y2odY7IQjeJopxmRtl9o7X39Q
Sari, D. P., & Rahayu, P. (2022). PENDIDIKAN KESEHATAN BERPENGARUH TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(Januari), 595–602.
Sembiring, E. E. (2023). Edukasi Pencegahan dan Pertolongan Pertama Demam Berdarah Dengue di Rumah. Jurnal Lentera, 4(1), 1–5.
Sulistyawati, S., & Aminah, S. (2023). Effectiveness of Health Education Through Video and Leaflet Media on the Level of Knowledge of Mothers about the Prevention of Dengue Fever in Toddlers. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 9(June), 333–338. https://doi.org/10.33755/jkk
Sumantri, A. W. (2022). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 11(2), 18–28. https://doi.org/10.55045/jkab.v11i2.140
Triwibowo, H., & Hidayatullah, R. (2021). Pengaruh Health Education terhadap Peningkatan Motivasi Kepala Keluarga dalam Mencegah terjadinya DHF di RT 1 Kelurahan Kota Pagatan Kusan Hilir Tanah Bumbu. Jurnal Stikes William Booth.
Yuliandari, D., Arfan, I., Trisnawati, E., Alamsyah, D., & Rizky, A. (2022). HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN PRAKTIK PENCEGAHAN DBD. Jurnal Kesehatan, 15(2), 132–137.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i1.37671
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















