Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Desa Pace, Kabupaten Jember, berbasis inovasi pertanian dalam upaya peningkatan nilai tambah produk pisang

Halimatus Sa'diyah, Vega Kartika Sari, Riza Yuli Rusdiana, Sri Hartatik, Kacung Hariyono, Rani Aprillia Rahmawati, Suci Wulaningtyas Prasetyo

Abstract


Abstrak

Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi  di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menjadikan budidaya kopi sebagai kegiatan pertanian utama mereka, dengan budidaya pisang sebagai sumber pendapatan tambahan. Namun, kelompok ini menghadapi keterbatasan yang signifikan, seperti kurangnya akses terhadap bibit pisang berkualitas tinggi dan kurangnya inovasi dalam pengembangan produk berbasis pisang, yang mengurangi daya saing pasar mereka. Inisiatif keterlibatan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok tersebut melalui program pelatihan terstruktur yang berfokus pada teknik pengolahan pisang yang inovatif. Kegiatan tersebut meliputi presentasi edukatif dan praktik langsung, khususnya mengajarkan pembuatan “pisang coklat lumer” — keripik pisang yang dilapisi cokelat leleh. Pelatihan ini menggunakan varietas pisang lokal yaitu Kepok dan Sebulen, dipilih karena mudah diperoleh dan tekstur keripik yang renyah. Sebanyak 23 peserta mengikuti program ini. Hasil  evalusi menggunakan kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam pembuatan dan pemasaran produk, termasuk wawasan tentang pendekatan pemasaran digital. Program ini berhasil memberdayakan anggota KWT Srikandi untuk menciptakan produk pisang bernilai lebih tinggi, berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan dan kewirausahaan di tingkat lokal.

 

Kata kunci: inovasi produk; pisang; pemberdayaan; nilai tambah; wirausaha

 

Abstract

The Srikandi Women Farmers Group (KWT) in Pace Village, Silo District, Jember Regency, engages in coffee cultivation as their main agricultural activity, with banana farming serving as a supplementary income source. However, the group encounters significant limitations, such as insufficient access to high-quality banana seedlings and a lack of innovation in banana-based product development, which reduces their market competitiveness. This community engagement initiative aimed to enhance the group’s economic capacity through a structured training program focused on innovative banana processing techniques. The activities included educational presentations and workshops, specifically teaching the preparation of “pisang coklat lumer” — banana chips coated with melted chocolate. The training utilized local banana varieties, including Kepok and Sebulen, chosen because they are easy to obtain and have a crispy chip texture. A total of 23 participants took part in the program. The outcome showed increased participant competence in both product-making and marketing, including insights into digital marketing approaches. This program successfully empowered members of KWT Srikandi to create higher-value banana products, contributing to sustainable economic development and entrepreneurship at the local level.

 

Keywords: product innovation; banana; empowerment; value addition; entrepreneurship


Keywords


product innovation; banana; empowerment; value addition; entrepreneurship

Full Text:

PDF

References


Basri, M., Insani, M., Hermawan, R., Saputri, W., Rahayu, R., Dewi, N. A., Akib, R., Pradani, W., & Ramadhani, A. P. (2021). Pelatihan Pembuatan Keripik Pisang dan Opak Mini Pelangi: Inovasi Produk Pemanfaatan Hasil Kebun di Desa Mekar Sari. Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 10–16. https://doi.org/10.23960/buguh.v1n1.108

Bayhaqi, H., Aslami, N., Islam, U., & Sumatra, N. (2022). Indentifikasi Pasar, Segmen dan Target Pasar Sasaran Bisnis Asuransi. MAMEN: Jurnal Manajemen, 1(1), 111–118. https://doi.org/10.53697/emak.v7i2.3710

Cahyawati, N. (2020). Analisis Nilai Tambah Keripik Pisang Kepok dan Sistem Pemasaran Pisang Kepok (Musa paradisiaca) di Kabupaten Pesawaran. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science, 8(1), 111–118. https://doi.org/23960/jiia.v8i1.4335

Kusna, S. L., & Anam, K. (2021). Pelatihan Pengolahan Pelepah Pisang Guna Peningkatan Ketrampilan dan Ekonomi Masyarakat. Al-Umron: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.32665/alumron.v2i1.735

Nadja, R. A., & Halimah, A. S. (2021). Segmentasi Pasar Produk Keripik Pisang Industri Rumah Tangga Morinawa. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 5(2), 334–342. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.02.06

Ningsih, S., Fitria, T. N., Dewi, M. W., Nurcahyani, M. B., Aisah, T., & Zania, R. F. (2024). Pemanfaatan Olahan Pisang Sebagai Tambahan Pendapatan Ibu-Ibu PKK di Desa Keden Kalijambe Sragen. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 06(02), 232–239. https://doi.org/0.29040/budimas.v6i2.14414

Pratiwi, A., Lauren, S., Fatinah, V. H., Novyani, Z., Maulidina, A., Kimia, P. S., Pendidikan, F., Pengetahuan, I., & Pendidikan, U. (2024). Analisis Metabolomik Pisang Ambon Lumut pada Tahap Pasca Panen sebagai Metode Rapid-Analysis Pematangan Buah Metabolomic Analysis of Pisang Ambon Lumut at Post-Harvest Stage as a Rapid-Analysis Method of Ripening Fruit PENDAHULUAN Pisang merupakan buah ya. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 17(2), 160–171. https://doi.org//10.20961/jthp.v17i2.65822

Raditya, M. R., Salsabila, N., Gunawan, P. S., Ramadhan, R., & Pratama, R. H. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengolahan Keripik Pisang di Toko Karya Mandiri. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 761–766. https://doi.org/10.30762/welfare.v2i4.1847

Rahmawati, F., Soesilowati, E., Priambodo, M. P., & Prastiwi, L. F. (2025). Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Digitalisasi UMKM perempuan: Studi Kasus Kelompok Tani Wanita Desa Sidodadi. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, 7(2), 0–7. https://doi.org/10.33480/abdimas.v7i2.6435

Ranjani, D. E., & Yunita, T., & Khotimah, S. (2024). Analisis SWOT Pada UMKM Pisang Lumer Crispy. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 2(2), 410–417. https://doi.org/10.70294/jimu.v2i02.376.

Sari, V. K., Sa’diyah, H., Rusdiana, R. Y., Hartatik, S., Hariyono, K., Saputra, Y. P., & Christy, R. T. (2025). Pemberdayaan KWT Srikandi dalam Budidaya Pisang Unggul Hasil Kultur Jaringan di Desa Pace Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 6(2), 137–144. https://doi.org/10.23960/jpkmt.v6i2.224

Statistik, B. P. (2023). Badan Pusat Statistik (BPS), “Statistik Produksi Hortikultura 2023: Komoditas Buah,.” BPS.

Sukawati Sukawati, Moh Habibul Mujtaba, Rosa Kamelia Sari, Siti Afifah, & Sindi Rosadi. (2025). Pembuatan Keripik Pisang Lumer dalam Pengembangan Usaha Mikro dengan Pemanfaatan Sumber Daya Di Desa Sri Menanti. NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 292–299. https://doi.org/10.55606/nusantara.v4i2.4818

Sumbawati, N. K., Tara, U., Karmeli, E., & Rachman, R. (2023). Pemanfaatan Batang Pisang Menjadi Bahan Olahan Keripik Sebagai Produk Usaha untuk Meningkatkan Perekonomian UMKM dan Mengurangi Limbah Batang Pisang di Desa Ledang Kecamatan Lenangguar. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 328–335.

Syariah Hafizhoh, Ananda Sholih, Arif Rio, Audy Ayuni, Delvina Sari, Dewi Aryanti, Nadila Aulia, & Rini Amelia. (2023). Pemasaran Usaha Sangcok (Pisang Coklat) Dalam Perspektif Islam. Journal of Creative Student Research, 1(4), 229–237. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i4.2265




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38095

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: