Pendampingan komersialisasi tanaman obat di Asman Toga Berseri RW.008 Kelurahan Klender, Jakarta Timur

Ika Agustina, Indri Astuti Handayani, Farida Tuahuns

Abstract


Abstrak

Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Toga Berseri RW.008 di Kelurahan Klender, Jakarta Timur, memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga dalam bentuk produk minuman botanikal. Namun, produk tersebut terkendala dengan masa simpan singkat (2-7 hari) dan kemasan yang sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk melalui diversifikasi sediaan menjadi produk kering yang tahan lama dan kemasan yang lebih menarik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 16 anggota mitra, meliputi materi penyuluhan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), alih teknologi pengeringan menggunakan mesin food dehydrator, pelatihan pengemasan serta pendampingan komersialisasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan uji pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,874 (p>0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan signifikan pada peningkatan pengetahuan kognitif secara umum, namun terdapat peningkatan pemahaman spesifik pada aspek konsep teknologi pengeringan dan standar kemasan hingga mencapai 100%. Secara praktik, mitra berhasil melakukan diversifikasi produk dengan mengubah minuman botanical dari bentuk cair menjadi bentuk kering. Penerapan teknologi ini meminimalisir risiko kerugian akibat kerusakan produk dan memperluas potensi jangkauan pemasaran.

 

Kata kunci: diversifikasi produk; food dehydrator; masa simpan; tanaman obat keluarga.

 

Abstract

The Asman Toga Berseri group in RW.008, Klender Village, East Jakarta, has significant potential for the utilization of medicinal plants as botanical beverages. However, these products are limited by a short shelf life (2–7 days) and simple packaging. This community service activity aims to increase the economic value and competitiveness of the products through diversification into durable dry products and more attractive packaging. The implementation method employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 16 partners, which included counseling on Good Manufacturing Practices for Processed Food (CPPOB), technology transfer using a food dehydrator, packaging training, and commercialization assistance. Knowledge evaluation was conducted using pre-test and post-test, analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Statistical analysis results showed a significance value of 0.874 (p>0.05), indicating no significant difference in general cognitive knowledge improvement; however, there was a specific increase in understanding regarding drying technology concepts and packaging standards, reaching 100%. In practice, the partners successfully diversified their products by converting botanical drinks from liquid to dry forms. The application of this technology minimizes the risk of financial loss due to product spoilage and expands the potential marketing reach.

 

Keywords: product diversification; food dehydrator; shelf life; family medicinal plants.


Keywords


product diversification; food dehydrator; shelf life; family medicinal plants.

Full Text:

PDF

References


Abid, R. (2020). Studi Perbandingan Pengering Bahan Herbal dengan Menggunakan Alat Pengkondisian Udara dan Food Dehydrator. Abstract of Undergraduate Research, Faculty of Industrial Technology, Bung Hatta University, 15(2).

Agustina, I. (2025). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Serbuk Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.). Jurnal Farmasi IKIFA, 4(1), 45–54. https://doi.org/10.53359/jfi.v4i1.320

Arifin, M. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 45–52.

Chandra, P. P., Agustina, I., & Prayoga, T. (2024). Pemanfaatan Minyak Atsiri Litsea elliptica Blume pada Sediaan Sabun Cuci Tangan di Kelurahan Duren Sawit Jakarta Timur. Jurnal Pengabdian IKIFA, 3(2), 29–38. https://doi.org/10.53359/jpi.v3i2.85

Dewi, A. A. K., & Roni, A. (2021). Pengaruh Metode Pengeringan Simplisia Terhadap Kadar Flavonoid Total dalam Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var rubrum). Jurnal Sains Indonesiana, 1(4), 145–151. https://doi.org/10.32584/jsi.v1i4.1205

Handayani, I. A., Santoso, I., Falestin, S. L. K., Syahputra, G., Ashari, K., Fatmawati, A. N., Kenang, S. A., Fauziah, K., & Razak, R. D. (2025a). Pemanfaatan Minyak Essensial Alami Daun Litsea, Bu nga Lavender dan Jeruk Manis sebagai Pengaroma dalam Pembuatan Produk Bath Salt di RW.008 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2), 871–878. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.689

Handayani, I. A., Santoso, I., Falestin, S. L. K., Syahputra, G., Ashari, K., Fatmawati, A. N., Kenang, S. A., Fauziah, K., & Razak, R. D. (2025b). Pemanfaatan Minyak Essensial Alami Daun Litsea, Bunga Lavender dan Jeruk Manis sebagai Pengaroma dalam Pembuatan Produk Bath Salt di RW.008 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2), 871–878. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.689

Ismail, I. (2023). Diversifikasi Olahan Produk Tanaman Obat dalam Rangka Meningkatkan Permintaan dan Nilai Jual. Abdimas Galuh, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.25157/ag.v5i1.9567

Marendra, F. (2025). Peningkatan Ketahanan Pangan Lokal Melalui Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik Pada Industri Kecil dan Menengah. Beujroh: Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Pada Masyarakat, 3(3), 489. https://doi.org/10.30601/beujroh.v3i3.489

Prayoga, T., Agustina, I., Lisnawati, N., Robby, R., & Hidayah, N. (2024). Formulasi Gel Hand Sanitizer Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). JIIS: Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9(1), 209–217. https://doi.org/10.36387/jiis.v9i1.1645

Sari, N. A. (2023). Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat. Jurnal Bina Desa, 5(1), 124–128.

Savitri, F., Santoso, I., & Hanafid, W. (2024). Penyuluhan Mengenai Makanan Aman Bagi Penderita Gastritis. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(1), 198–204. https://doi.org/10.35311/jmpm.v5i1.171

Siswantoro. (2003). Rancang Bangun Alat Pengering Tenaga Surya untuk Tanaman Herbal. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 3(1).




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38208

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: