Peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam penanganan choking pada anak melalui pelatihan pertolongan pertama tersedak

Nirmala Sari, Hendri Devita, Aric Frendi Andriyan, Putri Engla Pasalina, Afrah Diba Faisal

Abstract


Abstrak

Choking (tersedak) merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada bayi dan anak akibat masuknya makanan atau benda asing ke saluran napas. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga kematian apabila tidak segera ditangani dengan tepat. Berdasarkan analisis situasi mitra, sebagian besar orang tua belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengenali tanda-tanda tersedak serta melakukan pertolongan pertama. Kondisi tersebut meningkatkan risiko keterlambatan penanganan saat terjadi kasus choking pada anak di lingkungan keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan orang tua dalam menangani kasus tersedak (choking) pada anak melalui penyuluhan dan pelatihan pertolongan pertama. Orang tua diharapkan mampu mengenali tanda choking serta melakukan tindakan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman untuk mencegah komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada 4 Oktober 2025 di Kelurahan Aie Pacah, Kota Padang, Sumatera Barat, dengan melibatkan 20 orang tua (ibu) sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi edukasi, demonstrasi, simulasi, dan diskusi interaktif mengenai pertolongan pertama pada anak yang mengalami choking. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pelatihan untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Tahapan kegiatan meliputi pre-test, penyampaian materi, demonstrasi dan simulasi penanganan choking, sesi tanya jawab, serta post-test. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan orang tua setelah mengikuti kegiatan edukasi dan simulasi penanganan choking. Rata-rata skor pengetahuan peserta meningkat dari 4,00 pada saat pre-test menjadi 7,95 pada saat post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan simulasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pertolongan pertama pada anak yang mengalami tersedak. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan kesiapsiagaan orang tua dalam menghadapi kejadian tersedak pada anak. Oleh karena itu, program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas kepada guru PAUD/TK serta pengasuh anak sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam penanganan kegawatdaruratan pada anak.

 

Kata kunci: pengetahuan; pertolongan pertama; tersedak; anak.

 

Abstract

Choking is a common emergency in infants and children caused by food or foreign objects entering the respiratory tract. This condition can cause respiratory distress and even death if not treated promptly and appropriately. Based on a partner situation analysis, most parents lack the knowledge and skills to recognize the signs of choking and administer first aid. This situation increases the risk of delayed treatment when choking occurs in children within the family environment. The purpose of this community service activity is to improve parents' knowledge, skills, and preparedness in handling choking in children through first aid counseling and training. Parents are expected to be able to recognize the signs of choking and administer first aid quickly, accurately, and safely to prevent complications. The community service activity was held on October 4, 2025, in Aie Pacah Village, Padang City, West Sumatra, involving 20 parents (mothers) as participants. The methods used included education, demonstrations, simulations, and interactive discussions regarding first aid for children experiencing choking. The activity evaluation was conducted through questionnaires before (pre-test) and after (post-test) the training to measure changes in participants' knowledge levels. The activity stages included a pre-test, material delivery, demonstration and simulation of choking management, a question and answer session, and a post-test. Based on the evaluation results, there was an increase in parents' knowledge levels after participating in the education and simulation activities for choking management. The average knowledge score of participants increased from 4.00 in the pre-test to 7.95 in the post-test. This increase indicates that the education and simulation activities provided were effective in improving parents' understanding of first aid for children who experience choking. This activity has the potential to increase parents' preparedness in dealing with choking incidents in children. Therefore, similar programs need to be implemented continuously and expanded to early childhood education (PAUD/TK) teachers and childcare providers as an effort to strengthen community capacity in handling emergencies in children.

 

Keywords: knowledge; first aid; choking; child.


Keywords


knowledge; first aid; choking; child.

Full Text:

PDF

References


Atmadja, T. F. A.-G., Yulmiftiyanto, L., Saputra, K. A., & A’yunin, N. A. Q. (2023). Pemberdayaan kader posyandu melalui edukasi dan pelatihan praktik pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1844–1850.

Awaluddin, S. A. I. R. (2022). PERTOLONGAN PERTAMA PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK PRA SEKOLAH DI RA ANAK BANGSA. Jurnal Mitra Prima (JMP), 3 No 1.

Miftah Suranata, F., Dewi Mayasari Riu, S., & Muhammadiyah Manado Jl Sasuit Tubun No, S. (2021). Pengaruh Edukasi Terhadap Keterampilan Keluarga Dalam Penanganan Tersedak (Choking) Pada Anak di Lingkungan IV. Jurnal Kesehatan Amanah, 5(1).

Fadhela Efrilia, Astika Nur Rohmah, & Gatot Suparmanto. (2025). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Warga Sekolah dalam Penanganan Tersedak pada Anak di SD Muhammadiyah Pendowohardjo. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 424–434. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4756

Heemoon Lim, H. lee. (2023). Implementation of Simulation-Based Education for Mothers to Manage Pediatric Respiratory Emergencies: Effects on Skills and Confidence. Simulation in Healthcare.

Made Dwi Lidya Juliantari, N., Luh Gede Intan Saraswati, N., Gusti Ayu Putu Satya Laksmi, I., & Studi Keperawatan Program Sarjana, P. (2025). GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENANGANAN TERSEDAK (CHOKING) PADA BALITA. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.52020/jkwgi.v9i2.10605

Pandegirot, J. S., Posangi, J., & Masi, G. N. M. (2019). PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN TERSEDAK TERHADAP PENGETAHUAN IBU MENYUSUI. Jurnal Keperawatan (JKp), 7(2).

Rahman, N., Setiarini, S., & Keperawatan Baiturrahmah Padang Program Studi, A. D. (2021). Jurnal Abdimas Saintika PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG PENANGANAN TERSEDAK (MANAJEMEN CHOKING) PADA ANAK DI KELURAHAN AIR TAWAR KOTA PADANG. Retrieved

Rahmawati, A. N., Triana, N. Y., & Cahyaningrum, E. D. (2024). Peningkatan pengetahuan ibu tentang konsep dasar MPASI dengan media video animasi di Posyandu Kuncup Mekar 1 Desa Sikasur Kabupaten Pemalang. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(3), 2544–2550.

Siregar, N., Pasaribu, Y. A., Kesdam, A., Bukit, I., & Pematangsiantar, B. (2022). PELATIHAN IBU DALAM PENANGANAN CHOKING PADA ANAK YANG TERSEDAK DI KABUPATEN SIMALUNGUN. Communnity Development Journal, 3(2), 595–599.

IDAI, S. D. Hudaya. (2017). Artikel yang harus dilakukan jika anak tersedak. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/yang-harus-dilakukan-jika-anak-tersedak.

Trifianingsih, D., & Anggraini, S. (2022). Tanggap bahaya tersedak dan penatalaksanaannya pada anak. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(4), 1944–1950. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i4.11571




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.38220

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: