Pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi paving blok pada masyarakat pesisir pantai Amal Tarakan
Abstract
Abstrak
Pantai Amal Kota Tarakan merupakan destinasi wisata unggulan yang menjadi pusat ekonomi masyarakat pesisir. Namun potensi tersebut dihadapkan permasalahan berupa penumpukan sampah plastik yang sulit terurai dan mengancam ekosistem pantai. Kondisi geografis yang sulit dijangkau petugas kebersihan menyebabkan pengelolaan sampah belum optimal sehingga diperlukan keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melatih masyarakat pesisir Pantai Amal dalam mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna yaitu paving blok. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan solusi, pelatihan teknis, serta evaluasi dan monitoring pada Desember 2025 dengan melibatkan 10 keluarga. Pelatihan meliputi sosialisasi pelestarian lingkungan, demonstrasi proses pembuatan paving blok (pengumpulan, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan). Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan peserta dengan pendampingan tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan limbah plastik, dengan ≥80% peserta mampu menghasilkan paving block. Partisipasi aktif peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran lingkungan dan munculnya inisiatif untuk melanjutkan produksi secara mandiri. Berdasarkan hasil kegiatan, pelatihan ini menjawab tujuan yaitu mengurangi penumpukan sampah plastik dengan mengolahnya menjadi produk bernilai guna berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir.
Kata kunci: limbah plastik; paving blok; pemberdayaan masyarakat; pengelolaan sampah; pesisir.
Abstract
Tarakan City's Amal Beach is a leading tourist destination and the economic center of coastal communities. However, this potential faces challenges in the form of the accumulation of difficult-to-decompose plastic waste, which threatens the coastal ecosystem. Geographical conditions, making it difficult for sanitation workers to reach, mean that waste management is suboptimal, necessitating active community involvement. This community service activity aims to train the coastal community of Amal Beach in processing plastic waste into a valuable product, namely paving blocks. The method used is a participatory approach through problem identification, solution planning, technical training, and evaluation and monitoring, involving 10 families until December 2025. The training included environmental conservation awareness campaigns and a demonstration of the paving block production process (collection, mixing, molding, and drying). The entire series of activities involved participants under the guidance of a community service team. The results of the activities demonstrated an increase in community knowledge and skills in plastic waste processing, with ≥80% of participants able to produce paving blocks. The participants' active participation reflected increased environmental awareness and the emergence of initiatives to continue independent production. Based on the results of the activities, this training met the goal of reducing the accumulation of plastic waste by processing it into valuable products based on coastal community empowerment.
Keywords: plastic waste; paving blocks; community empowerment; waste management; coastal area.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aini, F., & Husna, N. (2025). Mengintegrasikan Prinsip 3r Dalam Mendorong Kewarganegaraan Ekologis Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 14(1), 118–129.
Alamsyah, G. T., Ghandhy, A., & Anita, I. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Memproduksi Paving Block Dari Sampah Plastik Di Desa Puspasari, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(2), 1012–1022.
Alves, F., Kuswara, K. M., & Tamelan, P. G. (2025). Pertambahan Penduduk Dan Peningkatan Jumlah Sampah Akibat Adanya Pembangunan Jalan Di Kelurahan Fatukoa Kecamatan Maulafa Kota Kupang Tahun 2024. Jurnal Batakarang, 6(2), 33–39.
Burhan, L. I. (2025). Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Paving Block Ramah Lingkungan Melalui Model Service Learning Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi Teknologi Tepat Guna, 1(03), 1–11.
Fadlilah, I., & Pramita, A. (2025). Pemanfaatan Sampah Plastik Multilayer, Styrofoam Dan Oli Bekas Untuk Pembuatan Paving Block. Jurnal Teknik Kimia Usu, 14(1), 79–85.
Farin, S. E. (2021). Penumpukan Sampah Plastik Yang Sulit Terurai Berpengaruh Pada Lingkungan Hidup Yang Akan Datang. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, 30.
Handoko, C. T., Khoiriyah, S., Aribowo, W., Mudyantini, W., Wahyono, S., Syahwan, F. L., Jimmyanto, H., Adabi, C. R., & Aulia, A. A. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Komunitas Di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Abdimas Mandiri, 9(1), 33–43.
Hasaya, H., Masrida, R., & Firmansyah, D. (2021). Potensi Pemanfaatan Ulang Sampah Plastik Menjadi Eco-Paving Block. Jurnal Jaring Saintek, 3(1), 25–31.
Jelani, E. Y., Jelahu, F. E., Dikson, N. T., & Dae, Y. E. I. (2024). Analisis Dampak Sampah Plastik Terhadap Ekosistem Pantai Pede, Labuan Bajo. Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa, 2(2), 87–95.
Kristion, N., Shodiq, I., Salam, R., Wardani, N. W., Astuti, I., Fatimah, A. A., Istiqomah, N. C., & Khusna, K. Y. (2025). Edukasi Dan Pendampingan Tata Kelola Sampah Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 8444–8451.
Parlindungan, C. J., Hamid, D., & Topowijono, T. (2016). Pengembangan Objek Wisata Pantai Amal Di Kota Tarakan (Studi Kasus Pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kota Tarakan).
Rahmat, I. A., Fajwah, F. D. F., Sugiandika, T. R., Deswita, A. D., Fatimah, S., Wahidah, S. N., Puspita, S. A., Lubis, A. S., Nurfitri, N. S., & Damayanti, S. (2024). Sosialisasi Dan Demonstrasi Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Block Di Desa Kamulyan Kecamtan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(10), 4784–4791.
Ramdhani, D. S., & Rahaju, T. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Pada Komunitas Bank Sampah Bintang Mangrove Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya). Publika, 953–968.
Rohimat, J., Kamil, M., & Saripah, I. (2025). Dampak Model Pelatihan Partisipatif Berbasis Komunitas Belajar Terhadap Kinerja Guru Sman 1 Gunungsindur. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(2), 1018–1034.
Sakinah, A., Sinaga, F. A., Ginting, F., & Sanjaya, A. (2025). Pengaruh Eksternalitas Sampah Plastik Terhadap Kerusakan Ekosistem Pesisir Di Sumatera Utara: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 14176–14181.
Setiawan, R., & Al Faruq, U. (2025). Pelatihan Aplikasi Buang Sampah Sebagai Sarana Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga. Room Of Civil Society Development, 4(4), 622–632.
Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (Sipsn). (2025). Capaian Kinerja Pengelolaan Sampah. Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan. Https://Sipsn.Menlhk.Go.Id/Sipsn/.
Subu, Y. Y., & Bala, K. B. (2024). Faktor Penyebab Penumpukan Sampah Plastik Di Kota Merauke Dan Upaya Untuk Melestarikan Lingkungan Melalui Ensiklik Laudato Si. Jurnal Masalah Pastoral, 12(1), 66–86.
Wulida, S. N., Khosyiati, N. E., Yusuf, A., Biworo, M., & Andrian, S. H. (2024). Inovasi Mesin Pengolahan Paving Block Dari Sampah Plastik Guna Mewujudkan Green Economy Dalam Sdgs 2030. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (Micjo), 1(3), 1552–1558. Https://Doi.Org/10.62567/Micjo.V1i3.199.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38411
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















