Pelatihan pembuatan tepung singkong dan powder scrub dari limbah kulit singkong di Desa Panca Mukti

Relin Yesika, Mega Elfia, Muhammad Arezki Ilham, Muhammad Fahri Ramadhan, Septi Permata Sari

Abstract


Abstrak

Salah satu desa di Bengkulu tengah adalah Desa Panca Mukti. Hasil sektor pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah salah satunya yaitu tanaman pangan seperti padi, jagung, ubi jalar dan singkong. Selama ini singkong di desa panca mukti hanya dibuat olahan sederhana seperti direbus untuk membuat tapai singkong sedangkan kulit singkong hanya dibuang menjadi limbah. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan minat beriwausaha lewat pelatihan pembuatan produk olahan singkong yaitu tepung singkong dan powder scrub dari limbah kulit singkong. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan penyuluhan berupa penyampaian materi tentang mamfaat singkong dan produk olahan singkong yang bernilai ekonomis, tahapan pelatihan (pembuatan produk olahan singkong), dan tahap evaluasi (analisis tingkat pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah kegiatan melalui pengisian pretest dan posttest). Kegiatan ini diberikan kepada 20 ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai rerata posttest dibandingkan pretest, Hal ini mengambarkan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang mamfaat singkong dan potensi usaha dari produk olahan singkong. Hasil postest dan pretest di analisis menggunakan SPSS  (Paired Sample T-Test) dan menunjukan hasil p=0,00. Hasil ini menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest sebelum diberikan penyuluhan dengan nilai postest setelah penyuluhan. Selain itu, masyarakat juga memperoleh keterampilan dalam mengolah singkong dan limbah kulit singkong menjadi tepung singkong dan powder scrub yang dapat menjadi peluang usaha. Dapat disimpulkan pengabdian ini dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat Desa Panca Mukti terkait mamfaat singkong dan produk olahan singkong yang dapat berpotensi menjadi peluang usaha.

 

Kata kunci: singkong; bengkulu tengah; panca mukti; tepung singkong; powder scrub

 

Abstract

The agricultural sector in Central Bengkulu Regency produces various food crops, including rice, maize, sweet potatoes, and cassava. In Panca Mukti Village, cassava has traditionally been processed only into simple products such as boiled cassava or fermented cassava (tapai), while cassava peels are generally discarded as waste. This community service program aimed to increase entrepreneurial interest through training in the production of cassava-based processed products, namely cassava flour and scrub powder made from cassava peel waste. The implementation method consisted of three stages: (1) an educational stage involving the delivery of material on the benefits of cassava and economically valuable cassava-based products; (2) a training stage focusing on hands-on practice in producing cassava flour and cassava peel scrub powder; and (3) an evaluation stage assessing community understanding before and after the program through pre-test and post-test questionnaires. The activity involved 20 members of the Family Welfare Movement (PKK). The results showed a significant increase in the mean post-test scores compared to the pre-test scores, indicating improved community understanding of the benefits of cassava and its potential for value-added business development. Statistical analysis using SPSS (Paired Sample t-test) demonstrated a significant difference between pre-test and post-test scores (p = 0.00). In addition, participants acquired practical skills in processing cassava and cassava peel waste into cassava flour and scrub powder, which have potential as entrepreneurial products. In conclusion, this community service program successfully enhanced the knowledge and skills of the Panca Mukti Village community regarding the benefits of cassava and the development of cassava-based processed products with entrepreneurial potential.

 

Keywords: cassava; bengkulu tengah; panca mukti; powder scrub; cassava flour


Keywords


cassava; bengkulu tengah; panca mukti; powder scrub; cassava flour

Full Text:

PDF

References


Amalia, U. (2024). Uji aktivitas antibakteri ekstrak, fraksi n-heksan, etil asetat, dan air pada kulit singkong (manihot esculenta crantz) terhadap bakteri pseudomonas aeruginosa serta penetapan kadar fenolik. Program Studi Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi Semarang Pada.

Asfariza, D. A. (2023). Perbedaan metode ekstraksi maserasi dan soxhletasi terhadap aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit singkong (manihot esculenta) daging putih. UNIVERSITAS dr. SOEBANDI JEMBER.

BPS, B. T. (2023). Kabupaten bengkulu tengah dalam angka bengkulu tengah regency in figures 2023. https://bengkulutengahkab.bps.go.id/id/publication/2023/02/28/90f8f6121465831ffe5ca17b/kabupaten-bengkulu-tengah-dalam-angka-2023.html

BRIN. (2025). Singkong Mulai Diminati Konsumen AS dan Eropa, BRIN Dorong Produsen Diversifikasi Produk. https://www.brin.go.id/news/122605/singkong-mulai-diminati-konsumen-as-dan-eropa-brin-dorong-produsen-diversifikasi-produk

Budiman, T. Y. (2022). Budiman, T. Y. (2022). Ekstraksi Senyawa Fenolik dari Kulit Singkong (Manihot esculenta crantz) beserta Pengujian Aktivitas Antioksidan dan Nilai SPF. Universitas Pertamina.

Khoiriyah, I., & Wikandari, P. R. (2023). Potensi Minuman Sari Kulit Singkong Fermentasi dengan Kultur Starter Lactobacillus plantarum B1765 sebagai Antioksidan. Unesa Journal of Chemistry, 12(3), 120–128.

Magfiroh, fatika elprina nur. (2023). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit singkong (Manihot esculenta) daging kuning dengan metode DPPH (2,2-diphdiphenyl-1-picrylhydrazyl). Program Studi Sarjana Farmasi Falkultas Ilmu Kesehatan Universitas Dr.Soebandi Jember, 1–86.

Rahma, F., Fazira, Hardiansyah, Audi, E., Lubis, F., & Lubis, A. (2024). Pemanfaatan Kulit Singkong ( Manihot utilisima ) Sebagai Bahan Pakan Rahma F , Rahmadina , Hardianysah E , Audi F , Lubis A , Hasriana E : Pemanfaatan Kulit Singkong ( Manihot utilisima ) Sebagai Bahan Pakan Ternak Alternatif Di Desa Tuntungan 1 . Latar B. Best Journal, 7(1), 1094–1100.

Rikomah, S. E. (2016). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Singkong ( Manihot utilisima ) Pada Bakteri Pseudomonas Aeruginosa Inhibition Test of Cassava Leaves ( Manihot utilisima ) Extract Ethanol on Bacteria Pseudomonas aeruginosa. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Kesehatan, 1(1), 79–88. https://journal.umpr.ac.id/index.php/snik/article/view/1216%0A

Sakalaty, E. E., Suryanto, E., & Koleangan, H. S. J. (2021). Pengaruh Ukuran Partikel Terhadap Kandungan Serat Pangan Dan Aktivitas Antioksidan Dari Kulit Singkong (Manihot esculenta). Media Teknologi Hasil Perikanan, 14(2), 146–155.

Sukmawati, Subagja, I. I., & Elisa, T. (2025). Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Sabun Cair dari Ekstrak Kulit Singkong (Manihot esculenta Crantz). Jurnal Medika Farmaka, 3(24), 318–319. https://doi.org/10.33482/jmedfarm.v3i2.66

Uzma, S. F., Anam, K., & Utami, W. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Singkong (Manihot esculenta Crantz) terhadap Staphylococcus epidermidis. Generics: Journal of Research in Pharmacy, 3(2), 100–111. https://doi.org/10.14710/genres.v3i2.20064




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38696

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: