Peran edukasi anti-bullying dalam meningkatkan kesadaran peserta didik di SMA Negeri 1 Latambaga
Abstract
Abstrak
Bullying merupakan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan emosional, sosial, serta akademik peserta didik. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perilaku ini masih terjadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta didik mengenai bullying melalui edukasi anti-bullying. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Latambaga dengan melibatkan 33 siswa kelas X sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan edukasi, serta evaluasi melalui pre-kuesioner dan post-kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait pengertian, jenis, dampak, serta upaya pencegahan bullying. Siswa yang sebelumnya hanya mengenali bullying dalam bentuk fisik, setelah kegiatan mampu memahami berbagai bentuk bullying seperti verbal, sosial, dan cyberbullying. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa untuk menghindari perilaku bullying serta menumbuhkan sikap empati dan saling menghargai antar sesama. Dengan demikian, edukasi anti-bullying terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Kata kunci: bullying; edukasi; kesadaran siswa; sekolah.
Abstract
Bullying is a common issue in the school environment that can negatively affect students' emotional, social, and academic development. The lack of students’ understanding regarding the forms and impacts of bullying is one of the factors contributing to its occurrence. This community service activity aims to increase students’ awareness and understanding of bullying through anti-bullying education. The activity was conducted at SMA Negeri 1 Latambaga involving 33 tenth-grade students as participants. The method used included problem identification, planning, implementation of educational activities, and evaluation through pre-questionnaire and post-questionnaire. The results showed an improvement in students’ understanding of the definition, types, impacts, and prevention of bullying. Students who initially only recognized physical bullying were later able to identify various forms such as verbal, social, and cyberbullying. In addition, the activity increased students’ awareness to avoid bullying behavior and fostered empathy and mutual respect among peers. Therefore, anti-bullying education is proven to be effective in enhancing students’ awareness and supporting the creation of a safe and comfortable school environment.
Keywords: bullying; education; student awareness; school
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Fatimatuzzahro, A., Suseno, M. N., & Irwanto. (2017). Efektifitas Terapi Empati untuk MenurunkanPerilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal PETIK, 3(2), 1–12.
Hermini, H., Tsamratulaeni, T., Crestiani, J., Indah, O. D., & Paldy, P. (2023). Sosialisasi anti-bullying: Ayo saling menolong. Madaniya, 4(1), 413–418.
Komarudin. (2016). Peran Lingkungan Sekolah dan Disiplin Belajar dalam Meminimalisir Kenakalan Siswa di SMP PGRI 2 Selagai Linga Kab. Lampung Tengah. Masters thesis, UIN Raden Intan Lampung.
Mawardi, A. D. (2019). Peran Lingkungan Sekolah dalam Hubungannya dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V di SDN Teluk Dalam 6 Banjarmasin. Pahlawan, 14(1), 57–67.
Oktaviany, D., & Ramadan, Z. H. (2023). Analisis Dampak Bullying Terhadap PsikologiSiswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1245–1251. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5400
Prihartono, D., & Hastuti, S. (2019). Sosialisasi penyuluhan stop bullying di sd negeri 02 lengkong wetan serpong kota tangerang selatan. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.
Priyosahubawa, S., Hahury, H. D., Rumerung, D., Matitaputty, I. T., Oppier, H., Sangadji, M., & Pattilouw, D. R. (2024). Sosialisasi Anti Bullying dan Dampaknya Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Pada Siswa SMP Negeri 1 Ambon. I-Com: Indonesian Community Journal, 1(198–207).
Putri, E. D. (2022). Kasus Bullying di Lingkungan Sekolah: Dampak Serta Penanganannya. Keguruan: Jurnal Penelitian, Pemikiran Dan Pengabdian, 10(2), 24–29. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/Keguruan/article/view/6263/4702
Rahman, A. F. S., Sriwahyuni, W., Hakim, A. R., Azhar, F., Cahyani, M. O., Elyunandri, H. P., & Latif, A. (2020). Sosialisasi Pencegahan Tindakan Bullying Di Sekolah Dasar Negeri 020 Balikpapan Utara. JMM-Jurnal Masyarakat Merdeka, 3, 2.
Volk, A. A., Veenstra, R., & Espelage, D. L. (2017). So you want to study bullying?Recommendations to enhance the validity, transparency, and compatibility ofbullying research. Aggression and Violent Behavior, 36, 34–43. https://doi.org/10.1016/j.avb.2017.07.003
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i2.38885
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















