Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi melalui edukasi kesehatan pada kelompok ibu arisan di Perum Korpri UPN Purwomartani Kabupaten Sleman
Abstract
Abstrak
Jumlah estimasi penderita hipertensi tertinggi di Kabupaten Sleman pada tahun 2025 terdapat di Kecamatan Kalasan sebesar 4.217 orang dan sebanyak 2.141 orang merupakan penderita perempuan. Perum Korpri UPN Kalurahan Purwomartani Kabupaten Sleman termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Kalasan yang memiliki kelompok ibu-ibu arisan yang dilakukan rutin setiap bulan. Kelompok tersebut merupakan sasaran potensial untuk kegiatan promosi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan hipertensi pada kelompok ibu arisan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu rumah tangga yang merupakan kelompok potensial yang berusia 32 hingga 65 tahun yang berjumlah 22 orang. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan evaluasi yang menggunakan pre-test dan post-test yang diberikan kepada peserta sebelum dan sesudah penyampaian materi. Analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk membandingkan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil secara statistik, terjadi peningkatan pengetahuan peserta berkategori baik sebesar 22,7% dan diperoleh nilai p-value sebesar 0,009, artinya terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan. Kesimpulannya bahwa kegiatan ini secara efektif dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang pencegahan hipertensi. Kelompok usia yang paling banyak menderita hipertensi di Indonesia berada pada rentang usia 45-54 tahun dengan jumlah 40.202 penderita. Data kasus hipertensi Kabupaten Sleman tahun 2026 sebesar 51,822 orang menderita hipertensi. Data Puskesmas Ngemplak I dan Ngemplak II jumlah penderita hipertensi pada tahun 2024 mencapai 3.902 orang dan 3.364 orang yang menjadikan hipertensi sebagai gangguan kesehatan paling banyak di daerah tersebut. Kegiatan edukasi dilaksanakan di Perum Korpri UPN Kalurahan Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu rumah tangga berusia 32 hingga 65 tahun yang berjumlah 22 orang. Metode edukasi yang digunakan adalah metode ceramah dan instrument penelitian berupa kuesioner pre-test dan post-test. Pengabdian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis kuantitatuf dan uji Wilcoxon. Hasil secara statistik, terjadi peningkatan pengetahuan peserta berkategori baik sebesar 22,7% dan diperoleh nilai p-value sebesar 0,009, artinya terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan terhadap edukasi.
Kata kunci: edukasi; pencegahan hipertensi; kelompok ibu arisan.
Abstract
The highest estimated number of hypertension sufferers in Sleman Regency in 2025 is in Kalasan District, with 4,217 people, of which 2,141 are women. The Korpri UPN Housing Complex in Purwomartani Village, Sleman Regency, is within the Kalasan Health Center's working area, which has a monthly women's social gathering (arisan) group. This group is a potential target for health promotion activities. This activity aims to increase knowledge about hypertension prevention among the women's social gathering group. The target group is 22 housewives, a potential group aged 32 to 65 years old. This community service uses a lecture and evaluation method using a pre-test and post-test given to participants before and after the presentation of the material. The analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test to compare participants' knowledge before and after the intervention. Statistically, there was an increase in participants' knowledge in the good category of 22.7% and a p-value of 0.009 was obtained, meaning there was a significant increase in participants' knowledge. The conclusion is that this activity can effectively increase participants' knowledge about hypertension prevention.
Keywords: education; hypertension prevention; mothers' social gathering group.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
BKPK Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka: Data Akurat Kebijakan Tepat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. (2025). Profil Kesehatan Kabupaten Sleman Tahun 2025. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. https://dinkes.slemankab.go.id/informasi-berkala/
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. (2026). Luaran Perawatan Hipertensi.
Ernawati, I. ., Fandinata, S. S., & Permatasari, S. N. (2020). Kepatuhan Konsumsi Obat Pasien Hipertensi, Pengukuran dan Cara Meningkatkan Pengetahuan. Graniti.
Fauziah, S. A., Arina, S., Karina, M. P., & Rilo, C. M. (2025). Penyuluhan Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi pada Ibu PKK di Desa Dukunanyar. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJDCH), 5(2), 41–45.
Hutagulung, S. (2021). Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Stroke dan Tentang Hipertensi sebagai Faktor Risiko Stroke. Nusamedia.
Kalurahan Purwomartani. (2026). Gambaran Umum Kalurahan Purwomartani.
Kristin, J., Kahtan, M. I., & Irsan, A. (2024). Efektifitas Penyuluhan Metode Ceramah dengan Powerpoint terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Personal Hygiene. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(7), 1272–1278.
Lakoro, A., Handian, F. I., & Susanti, N. (2023). Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Kejadian Hipertensi pada Pralansia di Puskesmas Bualemo. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(1), 15–25.
Notoadmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.
Nuraisyah, F., & Azizah, E. N. (2023). Pengaruh Penyuluhan melalui Media Poster terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Penyakit Hipertensi di Dusun Jobohan. BAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 55–59. https://doi.org/https://doi.org/10.51135/baktivol3iss1pp55-59
Nurhidayati, I., Aniswari, A. Y., Sulistyowati, A. D., & Sutaryono, S. (2018). Penderita Hipertensi Dewasa Lebih Patuh Daripada Lansia dalam Minum Obat Penurun Tekanan Darah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(2), 1–5.
Nurmala, I., Adi, I., Fauzie, N., Neka, E., & Nur, L. (2018). Promosi Kesehatan. Airlangga University Press.
Rachmawati, W. C. (2019). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Wineka Media.
Rahman, H., Ramli, Patilaiya, H. L., Djafar, M. H., & Musiana. (2021). Promosi Kesehatan untuk Meningkatkan Peran Aktif Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular. BAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.51135/baktivol1iss1pp1-11
Soekardi, R., & Marlinawati, U. (2018). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Tentang HIV-AIDS Pada Ibu Rumah Tangga Peserta Arisan di Perum Korpri UPN Sambiroto Purwomartani Sleman Yogyakarta 2017. Jurnal Medika Respati, 13(1), 8–15.
Sumardiyono, Probandari, A. N., & Widyaningsih, V. (2020). Statistik Dasar Untuk Kesehatan dan Kedokteran: Analisis Menggunakan SPSS 23 (Pertama). UNS Press.
Wahyuni, N. T. (2023). Modul Ajar Promosi Kesehatan. LP2M Universitas IPWIJA.
WHO. (2025). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Wicaksono, U., Prayogo, D., Sadu, B., Gunawati, F., & Elizabet. (2023). Penguatan Kesadaran Pelajar SMA Terhadap Risiko Keluhan Muskuloskeletal dengan Perilaku Rajin Latihan Fisik melalui Prinsip Nilai Paulinian. SWARNA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(7), 792–798.
Wulandari, D. (2022). Metode Pembelajaran Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar. Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah, 10(1), 73–82.
Yuniarti, A. M., Fardiansyah, A., & Putri, S. W. (2021). Motivasi dan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Masyarakat Mengikuti Program Posbindu PTM. Jurnal IJPN, 2(1), 22–27.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39016
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















