Edukasi dan skrining kesehatan fisik dan mental
Abstract
Abstrak
Masa remaja merupakan periode penting yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan fisik dan mental. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di Paroki St. Maria Bunda Penolong Abadi Prabumulih, masih diperlukan peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan mental, perilaku hidup sehat, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, serta deteksi dini masalah kesehatan melalui skrining sederhana. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya edukasi dan skrining kesehatan fisik dan mental pada remaja. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan fisik dan mental serta melakukan deteksi dini status kesehatan melalui skrining. Metode yang digunakan berupa edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, pemutaran video, dan demonstrasi menggunakan media PowerPoint (PPT) serta phantom SADARI. Skrining kesehatan dilakukan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada peserta putri. Kegiatan diikuti oleh 56 remaja yang terdiri dari 30 laki-laki (53,8%) dan 26 perempuan (46,2%). Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta memiliki status gizi normal sebanyak 31 orang (55,4%), sedangkan 17 orang (30,3%) underweight, 6 orang (10,7%) overweight, dan 2 orang (3,6%) obesitas. Hasil edukasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kesehatan fisik dan mental, pencegahan NAPZA, serta pengetahuan dan keterampilan peserta putri dalam melakukan SADARI. Disimpulkan bahwa edukasi dan skrining kesehatan fisik dan mental dapat meningkatkan pengetahuan remaja serta membantu deteksi dini kondisi kesehatan, sehingga dapat mendukung penerapan perilaku hidup sehat pada remaja di Paroki St. Maria Bunda Penolong Abadi Prabumulih.
Kata kunci: kesehatan fisik; kesehatan mental; pengetahuan; remaja
Abstract
Adolescence is a critical period during which young people are vulnerable to various physical and mental health issues. Based on the results of a needs assessment at St. Mary, Mother of Perpetual Help Parish in Prabumulih, there remains a need to improve adolescents’ knowledge of mental health, healthy lifestyles, the prevention of substance abuse, and the early detection of health problems through simple screenings. Therefore, this community service activity was conducted as an effort to educate and screen adolescents for physical and mental health. The objective of this activity is to improve adolescents’ knowledge of physical and mental health and to conduct early detection of health status through screening. The methods used included education through lectures, discussions, Q&A sessions, video screenings, and demonstrations using PowerPoint (PPT) presentations and the SADARI phantom. Health screening was conducted by measuring body weight and height to determine nutritional status based on Body Mass Index (BMI), as well as a (SADARI) on female participants. The activity was attended by 56 adolescents comprising 30 males (53.8%) and 26 females (46.2%). The screening results showed that the majority of participants had a normal nutritional status, totaling 31 people (55.4%), while 17 people (30.3%) were underweight, 6 people (10.7%) were overweight, and 2 people (3.6%) were obese. The results of the educational program showed an increase in participants’ understanding of physical and mental health and drug prevention, as well as an improvement in the female participants’ knowledge and skills in performing SADARI. It was concluded that education and physical and mental health screenings can enhance adolescents’ knowledge and aid in the early detection of health conditions, thereby supporting the adoption of healthy lifestyle behaviors among adolescents in the St. Mary, Mother of Perpetual Help Parish in Prabumulih.
Keywords: physical health; mental health; knowledge; adolescents
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al Yasin, R., Anjani, R. R. K., Salsabil, S., Rahmayanti, T., & Amalia, R. (2022). Pengaruh sosial media terhadap kesehatan mental dan fisik remaja: A systematic review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(2), 82–90.
Anggraini, T., Murdiningsih, M., & Silaban, T. D. S. (2023). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Remaja Dalam Pencegahan Hiv/Aids. Jurnal'Aisyiyah Medika, 8(2).
Avelina, Y., Conterius, R. E. B., Putri, A. A., & Balamaking, A. A. (2024). Edukasi kesehatan jiwa dan skrining masalah kesehatan jiwa dan psikososial pada remaja sebagai upaya membentuk remaja yang sehat mental. Jurnal Abdimas Saintika, 6(1), 26-33
Aziz, A. A. (2025). Tingkat pengetahuan kesehatan mental pada remaja di MAN 1 Tuban. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 4(10). https://journal-mandiracendikia.com/jikmc
Biromo, A. R., Santoso, A. H., Gunaidi, F. C., Edbert, J., & Anthony, L. (2025). Penapisan kesehatan mental melalui edukasi dan skrining depresi, stres dan kecemasan (DASS-42) pada masyarakat di Kelurahan Grogol. Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan, 3(2), 69–75. https://doi.org/10.57214/jpbidkes.v3i2.193
Bratajaya, C. N. A., Sartika, A., & Rahayu, P. (2025). Peningkatan kesadaran kesehatan mental pada remaja di SMP Negeri 3 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Medika Mengabdi, 2(1), 46–50. https://doi.org/10.59981/138v4283
Budi, Y. S., Fitria, Y., & Damayanti, F. E. (2024). Upaya peningkatan kesehatan mental pada usia remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), 2(2), 17–24. http://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/home
Damanik, N. S., Simanjuntak, P., Deviani, S., Angian, S. N. B., & Wahyuni, R. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan mental berbasis komunitas terhadap pengetahuan dan sikap remaja di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa Tahun 2025. KLINIK: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 4(1), 116–123. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i1.4523
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.
Erdah Suswati, W. S., Budiman, M. E. A., & Yuhbaba, Z. N. (2023). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 537.
Ernawati, D., Aryani, T., & Mamnuah. (2023). PKM pelatihan screening kesehatan mental di Brajan Tamantirto Kasihan Bantul. EJOIN: Jurnal Pengabdian, 1(12), 1422–1426
Fakhriyani, D. V. (2019). KESEHATAN MENTAL.Yogyakarta: Deepublish
Fatimah, M., Sartika, D., Mabela, N., Rahma, D., Almugni, R. D., Liya, D., Rahmalia, D., Utami, M. P., Anisah, A., Utama, H. W., Marlina, D., & Sari, B. A. (2024). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) holistik pada bidang kesehatan di Desa Suka Merindu Ogan Ilir Sumatera Selatan. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 1(3), Juli 2024. https://e-jurnal.jurnalcenter.com/index.php/micjo
Fransiskus X. Dotulong, Ake Royke Calvin, Chintami Luciana Watak, Maria N. Ria, Greita M. S. Timpal, & Felni G. N. Womboiang. (2024). Penguatan Kesehatan Mental Pada Anak Remaja di LPKA Kelas II . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MAPALUS, 3(1), 18–25. Diambil dari https://ejournal.stikesgunungmaria.ac.id/index.php/jpmm/article/view/112
Gintari, K. W., Jayanti, D. M. D., Laksmi, I. G. A. P. S., & Sintar, S. N. N. (2023). The overview of mental health in adolescents. Journal Nursing Research Publication Media, 2(3), 167–183.
Helti, M. R., Hati, Y., Sari, J., Zaen, N. L., & Muchsin, R. (2025). Edukasi pencegahan dan tata kelola kesehatan mental di sekolah dalam aspek tumbuh kembang remaja. JUPEMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 1(1), 27–34.
Hidayah, M. S., & Amin, A. C. (2024). Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMK Kesehatan di Yogyakarta. Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(3), 208–213.
Ilkes, J., Bunga Shabrina, A., & Tarigan, B. (2024). Hubungan Antara Kesehatan Fisik dan Mental dengan Perkembangan Personal pada Remaja Madrasah Tsanawiyah di Jawa Barat. 15(2).
Istyanto, F., & Rahmi, S. A. (2023). Manfaat aktivitas fisik terhadap kesehatan mental: Narrative literature review. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 14(2), 182–192.
Jayanti, D. M. A. D., Ekawati, N. L. P., & Mirayanti, N. K. A. (2021). Psikoedukasi Keluarga Mampu Merubah Peran Keluarga Sebagai Caregiver Pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(1), 1. https://doi.org/10.26630/jkep.v16i1.1884
Kartikasari, D., Lestari, P., & Wahyuni, S. (2022). Mental hygiene dan kesehatan jiwa remaja. Yogyakarta: Deepublish
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. BKPK Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Depresi pada Anak Muda di Indonesia: Visualisasi Data SKI 2023.
Marsidi, S. R., Dewanti, L. P., & Melani, V. (2023). Edukasi kesehatan mental dan kesehatan fisik pada remaja Panti Asuhan Tunas Mahardika. Jurnal Abdimas, 9(3), 276–282.
Nony, C., Bratajaya, A., Sartika, A., & Rahayu, P. (2025). PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 3 CIKARANG UTARA KABUPATEN BEKASI. https://publikasi.medikasuherman.ac.id/ind
Pratiwi, A., Ariani, S., & Karina, R. (2018). Pendidikan kesehatan mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) terhadap nilai pengetahuan dan sikap remaja putri. Jurnal Kesehatan, 7(1). https://doi.org/10.37048/kesehatan.v8i1.156
Rahmawaty Fetty, Silalahi Ribka Pebriani, Berthiana T, & Mansyah Barto. (2022). 4522-Article Text-17301-2-10-20230111 (1). Jurnal Surya Medika.
Rahmawaty, F., Silalahi, R. P., T, B., & Mansyah, B. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental pada Remaja: Factors Affecting Mental Health in Adolesents. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(3), 276–281. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i3.4522
Santosa, H. dan Imelda, F. (2022) Kebutuhan Gizi Berbagai Usia. Jawa Barat: Media Sains Indonesia.
Sari, P. Y., Sulistyowati, E. T., Istiqomah, I., Iswantingsih, E., & Nugroho, H. (2025). Kondisi kesehatan mental remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 495–500. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.5200
Sartika, D. (2024). Edukasi penyuluhan mental health terhadap pengetahuan remaja di SMA Inshafuddin Banda Aceh. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(3), 324–334. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.633
Shabrina, A. B., Carsiwan, & Tarigan, B. (2024). Hubungan antara kesehatan fisik dan mental dengan perkembangan personal pada remaja Madrasah Tsanawiyah di Jawa Barat. Jurnal ILKES, 15(2), 155.
Sinay, H., Lapodi, A. R., & Tukiman, S. (2024). Edukasi kesehatan mental pada kalangan remaja di SMAN 26 Maluku Tengah. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(3), 3319–3323. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i3.3652
Suswati, W. S. E., Budiman, M. E. A., & Yuhbaba, Z. N. (2023). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 537–546.
Wetik, S. V., & Laka, A. A. M. L. (2023). Gambaran kesehatan mental remaja: Overview of mental health in adolescents. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 6(1). http://jktp.jurnalpoltekkesjayapura.com/jktp/index
WHO. (2025). Adolescent health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Williams, J. H. (2008). Employee engagement: Improving participation in safety. Professional Safety, 53(12), 40-45
Yulia, Rahma, G., Hasnah, F., & Alhamda, S. (2024). Determinan kesehatan mental pada remaja usia 11–18 tahun di Kota Padang. JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(2), 290–297 http://dx.doi.org/10.33757/jik.v8i2.1146
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39024
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















