Penguatan literasi geologi lokal melalui pendekatan partisipatif dan teknologi drone untuk mitigasi bencana

Herni Suryani, Sri Apriani Puji Lestari, Arnita Irianti, Nur Okviyani

Abstract


Abstrak

Literasi geologi berperan penting dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap bahaya geologi. Namun, pemahaman masyarakat mengenai jenis batuan, bentang alam, dan keterkaitannya dengan potensi bencana masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi geologi melalui pendekatan partisipatif yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi drone sebagai media edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Padang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, dengan melibatkan sekitar 20 peserta dari Komunitas Pemuda Literasi dan Perjuangan (PULPEN). Metode yang digunakan meliputi studi pendahuluan, penyampaian materi, observasi lapangan, demonstrasi teknologi drone, serta evaluasi melalui pre-test dan exit survey. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya pengetahuan awal peserta terkait konsep geologi dan mitigasi bencana. Sementara itu, exit survey menunjukkan respons positif peserta, dengan 94% menyatakan kegiatan bermanfaat, 81% memahami keterkaitan bentang alam dengan potensi bencana geologi, dan 88% memahami pentingnya mitigasi bencana berbasis kondisi geologi setempat. Kegiatan ini juga menghasilkan leaflet dan infografis edukatif yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh mitra.

 

Kata kunci: literasi geologi; bentang alam; mitigasi bencana; pendekatan partisipatif; teknologi drone.

 

Abstract

Geological literacy plays an important role in supporting community preparedness for disasters, particularly in coastal areas vulnerable to geological hazards. However, public understanding of rock types, landforms, and their relationship to disaster risks remains limited. This community service program aimed to strengthen geological literacy through a participatory approach combined with drone technology as an educational medium. The program was conducted in Padang Village, Campalagian District, Polewali Mandar Regency, involving approximately 20 participants from the Youth Literacy and Struggle Community (PULPEN). The activities included a preliminary study, educational sessions, field observations, drone technology demonstrations, and evaluation through a pre-test and an exit survey. The pre-test results indicated limited initial knowledge of geological concepts and disaster mitigation among participants. Meanwhile, the exit survey revealed positive responses, with 94% considering the activity beneficial, 81% understanding the relationship between landforms and geological hazards, and 88% recognizing the importance of geology-based disaster mitigation. The program also produced educational leaflets and infographics that can be sustainably utilized by the community partner.

 

Keywords: geological literacy; landscape; disaster mitigation; participatory approach; drone technology.


Keywords


geological literacy; landscape; disaster mitigation; participatory approach; drone technology.

Full Text:

PDF

References


Afrian, R., & Islami, Z. R. (2019). Peningkatan Potensi Mitigasi Bencana Dengan Penguatan Kemampuan Literasi Kebencanaan Pada Masyarakat Kota Langsa. Jurnal Pendidikan Geografi, 24(2), 132–144. https://doi.org/10.17977/um017v24i22019p132

Qodrifuddin, A. T., Jumiati, Kartini, Zulva, M., Mihratun, Aini, R., Kumala Utami, R., Febri Cahyani, S., Aprialis, U., Nilam Safitri, B., Sayidah, W., & Raksun, A. (2022). Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Bahaya dan Dampak Bencana Alam Serta Penanggulangannya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1).

BNPB. (2020). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2020-2024.

Djuri, Sudjatmiko, Bachri, S., & Sukido. (1998). Peta Geologi Lembar Majene dan Bagian Barat Lembar Palopo, Sulawesi.

Azhari, M. F., Harlianto, B., Lidiawati, L., Hairunnisa Norfahmi, S., & Desrina Saragih, R. (2025). Pemanfaatan Teknologi Drone dan Artificial Intelligence untuk Edukasi Mitigasi Bencana di SMAN 4 Kepahiang. Indonesian Journal of Community Empowerment and Service. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/icomes/index

Flemming, B. W. (2012). Geology, Morphology, and Sedimentology of Estuaries and Coasts. In Treatise on Estuarine and Coastal Science (Vol. 3, pp. 7–38). Elsevier Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-374711-2.00302-8

Grotzinger, J. P., & Jordan, T. H. (2014). Understanding Earth 7th edition. W. H. Freeman and Company. https://books.google.com/books/about/Understanding_Earth.html?id=8T0YBgAAQBAJ

Rahmat, H. K., & Meidiyustiani, R. (2024). Peningkatan Literasi Kebencanaan Guna Membangun Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Banjir di Kelurahan Bidara Cina. In Indonesian Journal of Emerging Trends in Community Engagement | (Vol. 2, Number 2).

Kurnio, H., Fekete, A., Naz, F., Norf, C., & Jüpner, R. (2021). Resilience Learning and Indigenous Knowledge of Earthquake Risk in Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 62. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2021.102423

Muis, I., Rasyid, M., Ali, B., Jumardi, A., Nurfalaq, A., Idham Rusdi, M., & Hi Manrulu, R. (2024). Pemanfaatan Drone untuk Pemetaan Daerah Longsor dan Banjir Bandang DAS Suso Kabupaten Luwu.

Sucipto, B., & Yuyun Mulyati, D. (2020). Manajemen Risiko Bencana Geologi. KarismaPro: Kajian & Riset Manajemen Profesional, 11, 14–26.

Suleman, S. A., & Bur, S. (2023). Mitigasi Bencana Abrasi dan Sedimentasi Pantai di Pesisir Kabupaten Pangkep. SENSISTEK, 6, 56. https://doi.org/https://doi.org/10.62012/sensistek.v6i1.24250




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39198

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: