Optimalisasi pengetahuan melalui demonstrasi stimulasi dini tumbuh kembang anak usia 0-72 bulan
Abstract
Abstrak
Deteksi diniipenyimpangan tumbuhikembang anakipada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan di Indonesia masih terkendala oleh rendahnya literasi kesehatan orang tua. Hal ini berakibat pada diagnosis yang terlambat dan efektivitas intervensi yang menurun. Untuk mengatasi tantangan tersebut, intervensi melalui edukasi kesehatan dengan metode demonstrasi secara langsung diterapkan guna mentransformasi pengetahuan menjadi keterampilan praktis. Pendekatan ini memungkinkan orang tua untuk aktif melakukan stimulasi tumbuh kembang balita secara mandiri, sehingga potensi keterlambatan perkembangan dapat diminimalisir melalui penanganan sejak dini. Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi pengetahuan orangtua melalui edukasi stimulasi dini tumbuhikembang balita dengan demonstrasi secara langsung menggunakan KuesioneriPra SkriningiPerkembangan atau KPSP dan diikuti oleh sejumlah 15 orang yang merupakan orangtua bayi, balita, dan anak usiaiprasekolah. Optimalisasi pengetahuan dinilai dengan memberikan pertanyaan yang diukur dua kali yaitu pre-test sebelum edukasiidan post-test setelahiedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebelum diberikan edukasi (57.66%) meningkat menjadi (84%) setelah di berikan edukasi dengan demonstrasi secara langsung. Metode ini efektif karena menggabungkan penjelasan lisan dengan tindakan nyata sehingga meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dan meningkatkan pemahaman keterampilan, sehingga orang tua bisa melakukan stimulasi dini tumbuh kembang dengan bantuan KPSP sesuai dengan usia anak di rumah untuk deteksi penyimpangan secara dini.
Kata kunci: demonstrasi; pengetahuan; perkembangan; skrining.
Abstract
Early detection of child growth and development deviations during the first 1000 days of life in Indonesia is still hampered by low parental health literacy. This results in late diagnosis and decreased intervention effectiveness. To overcome these challenges, interventions through health education with direct demonstration methods are implemented to transform knowledge into practical skills. This approach allows parents to actively stimulate their toddlers' growth and development independently, thereby minimizing the potential for developmental delays through early intervention. This activity aims to optimize parental knowledge through education on early developmental stimulation of toddlers with direct demonstrations using the Pre-Screening Development Questionnaire or KPSP and was attended by 15 people who are parents of infants, toddlers, and preschoolers. Optimization of knowledge was assessed by providing questions that were measured twice: a pre-test before education and a post-test after education. The results of the activity showed an increaseiin knowledge beforeieducation (57.66%) increasing to (84%) afterieducation with direct demonstration. This method is effective because it combines verbal explanations with real actions, thereby increasing active community participation and improving understanding of skills, so that parents can carry out early growth and development stimulation with the help of KPSP accordingito the child's age at home foriearly detection ofideviations.
Keywords: demonstration; knowledge; development; screening.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anjarwati, B., Wedyaningsih, T,S. (2021). Application Of The Developmental Pre Screening Questionnaire (KPSP) On Children’s Fine Motor Development During The Pandemic Period. Journal Proceeding Widya Husada Nursing Conference. 2(1), pp. 6–11.
Budiwibowo, A., Munandar, A. and Bima, K. (2026). Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang pada Anak Usia 48 Sampai 72 Bulan di TK Seroja Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 6(1), pp. 123–130. https://doi.org/10.47134/paud.v2i2. 1417.
Desaign, Q.E. (2020). The Influence of Education Stimulation of Growth and Development Towards the Early Detection Ability of Growing in Children Age 0-5 Years by Parents Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. 14(2), pp. 89–93.
Dewi, S. and Morawati, S. (2024). Gangguan Autis pada Anak. Journal Scientific. 3(6), pp. 418–431. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i6.
Hasmar, W., Sari, I.P. and Warahmah, M. (2022). Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Pelaksanaan Stimulasi Sensori terhadap Perkembangan Anak di TK Islam Baiturrahim. Jurnal Akademika Biturrahim Jambi. 11(20, pp. 214–219. doi: 10.36565/jab.v11i2.516.
Kemenkes RI. (2022). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Khadijah., Areza, S., Halimatu, S., Nabila, S. (2025). Pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-72 Bulan untuk Mencegah Gangguan Perkembangan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 2(20), pp. 1-8. https://doi.org/10.47134/paud.v2i2. 1417.
Khadijah., Nur, H.H., Nabila, T.N., Ayu, S.S. (2022). Analisis Deteksi Dini dan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun di TK El-Banna. Jurnal Pendidikan dan Konseling. 4(4), pp. 326-332.
Khazhymurat, A., Paiyzkhan, M., Khriyenko, S., Seilova, S., Baisanova, S., Kuntuganova, A., Almazan, J. U., & Cruz, J. P. (2023). Health Education Competence: An Investigation Of The Health Education Knowledge, Skills And Attitudes Of Nurses In Kazakhstan. Journal Nurse Education In Practice. https://doi.org/10.1016/j.nepr.2023.103586.
Kurniawan, I., Febriayando, Sepriany, R., Sari, H.F. (2024). Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini untuk Mencegah Stunting di Masa Keemasan Perkembangan Anak di Desa Kinali, Kawangkoan Kabupaten Minahasa. NYIUR-Dimas: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 4(2), pp. 42-49. https://doi.org/10.30984/nyiur.v4i2.992.
Mujahidah, A., Ramadani, D., Latuconsina, M., Safariah, S., Ghinah, S.N., Nurpratama, W.L., Sanjaya, D. (2025). Edukasi Gizi Seimbang pada Ibu untuk Optimalisasi Pertambahan Berat Badan Balita di Posyandu Merpati 8 Desa Karangasih. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. 9(6), pp. 4566-4571. doi: 10.31764/jpmb.v9i6.35178.
Mustikaningrum, A. C., Nafilah. (2025). The Relationship of Mothers Knowledge Level and Their Behavior Level in Providing. Nutrition Research and Development Journal. 5(1), pp. 100–106.
Natsir, N., Sanuddin, S., Zamli, Z. (2025). Penyuluhan Edukasi Pengetahuan Ibu tentang Pertumbuhan, Perkembangan dan Tumbuh Kembang Pada Bayi dan Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadolomoko. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka. 4(1), pp. 307–311. doi: 10.58266/jpmb.v4i1.382.
Nurhaida, Saputri, M., Rita, N., Refialdinata, J. (2025). Penilaian Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) sebagai Upaya Deteksi Dini Gangguan Perkembangan di TK Aisyiyah 6 Kota Padang. J Medika. 4(4), pp. 1940-1945. https://doi.org/10.31004/53feq773.
Siska, N.A., Hinda, N. (2020). Pengaruh Edukasi Stimulasi Tumbuh Kembang terhadap Kemampuan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-5 Tahun oleh Orang Tua. Jurnal Ilmu Kesehatan. 14(2), pp. 89-93. https://doi.org/10.33860/jik.v14i2.132.
Yuserina, F., Ramdhani, N.F., Fatimah, H., Putri, N.A., Utama, A.A. (2025). Program Psikoedukasi Parenting Emas Anti Cemas untuk Ibu dan Balita di Desa Sungau Batang Ilir. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat. 8(11), pp. 5660-5670. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i11.22966.
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39312
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















